alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Perubahan konsumsi memaksa mal berubah
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad094bddac13e38228b4568/perubahan-konsumsi-memaksa-mal-berubah

Perubahan konsumsi memaksa mal berubah

Perubahan konsumsi memaksa mal berubah
Sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Kuta, Bali, menampilkan Tari Kecak, Sabtu (31/3/2018). Pementasan itu digelar untuk menarik minat pengunjung dan wisatawan.
Perubahan konsumsi masyarakat membuat kunjungan masyarakat ke mal berubah. Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan menjelaskan, jika sebelumnya masyarakat ke mal hanya buat berbelanja, kini masyarakat lebih mencari pengalaman yang memberikan kesenangan dan kepuasan. Mulai dari acara yang diadakan di mal, lokasi yang menarik, hingga restoran atau tenant yang unik.

Ridwan menyarankan agar setiap pusat perbelanjaan mulai menyediakan kegiatan-kegiatan yang dibutuhkan generasi milenial itu agar mal tetap ramai dikunjungi.

"Kalau mal mau bertahan, ya harus memberikan pengalaman yang luar biasa. Harus ada sesuatu yang bisa dinikmati, sesuatu yang wow, udah enggak mau yang biasa-biasa lagi," ucap Ridwan seperti dikutip dari CNN Indonesia, dalam Rakernas APPBI di Jakarta, Kamis (12/4/2018).

Selain kegiatan, Ridwan juga meminta sebanyak 320 pengelola pusat perbelanjaan yang tergabung dalam APPBI untuk mulai berpromosi di dunia maya seperti media sosial. Menurut pengamatan Ridwan, sejauh ini baru terdapat puluhan pusat perbelanjaan yang mulai promosi secara daring. Padahal, cara ini terbukti efektif menarik pelanggan.

Selama ini, dunia ritel terlihat lesu. Salah satu indikasinya adalah pesatnya jual beli online alias e-commerce. Indikasi lain, banyaknya perusahaan ritel yang menutup gerai mereka. Misalnya, Lotus Department Store, Debenhams, Ramayana, 7-Eleven, dan Matahari Department Store.

Ridwan menyebut, untuk mal kelas menengah rerata kunjungan mencapai 11 ribu-30 ribu orang per hari. "Rata-rata mal sedang 30 ribu, ya antara 11 ribu-30 ribu itu sudah bagus banget untuk mal-mal kecil. Beberapa mal kunjungan naik dan turun tergantung, karena orang kalau tidak menarik dia tidak datang," kata Ridwan, di Jakarta, Kamis (12/4/2018) seperti dikutip dari Kontan.co.id .

Beberapa mal menengah, seperti mal Kota Kasablanka, Jakarta bahkan menurut Ridwan kunjungannya mencapai 65 ribu-85 ribu di hari biasa. "Di Sabtu-Minggu bisa 85 ribu- 120 ribu orang tergantung eventnya apa," ujar Ridwan.

Kementerian Perdagangan meminta pengelola mal menyesuaikan diri dengan kebutuhan generasi milenial. Salah satu caranya, berekspansi di bidang jual beli online.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan, generasi milenial memiliki gaya hidup ingin serba mudah. Namun, milenal juga tetap membutuhkan mal untuk hang out dan berkegiatan di luar rumah.

Dengan begitu, pengelola juga bisa memadukan berjualan di toko dan juga secara online. "Tenant mix juga ada perubahan sesuai lifestyle. Kalau Cirebon Mall masih jadi tujuan wisata atau hiburan. Beda sama Jakarta," ujarnya seperti dikutip dari Indopos.

Perubahan konsumsi ini juga membuat perubahan okupansi dan komposisi tenant mal. Kini banyak sekali tenant mal adalah specialty store yang unik, sehingga menarik minat pengunjung. Sedangkan tenant food and beverages (F&B) menjadi salah satu yang menaruh minat besar. Porsinya mencapai 30 persen dari total penyewa mal.

Sementara itu, saat ini tingkat keterisian mal mencapai 90 persen. "Kalau lihat rata-rata sih sebenarnya masih lumayan. Kalau trade center itu masih 80 persen," ujar Ridwan.

Hal ini selaras dengan data tahun lalu. Menurut Ridwan, September tahun lalu, pusat perbelanjaan ITC (trade center) mulai sepi. Sedangkan mal yang mengusung konsep gaya hidup justru makin menarik pengunjung.
Perubahan konsumsi memaksa mal berubah


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...sa-mal-berubah

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Perubahan konsumsi memaksa mal berubah Indeks acuan sawit bantu cegah fluktuasi harga lokal

- Perubahan konsumsi memaksa mal berubah Laku, sekolah dinas buat calon menantu

- Perubahan konsumsi memaksa mal berubah Upaya Jokowi bangun akses dan fasilitas air bersih di Asmat

Urutan Terlama
makanya online atau mati emoticon-Lempar Bata emoticon-Lempar Bata emoticon-Lempar Bata emoticon-Lempar Bata
Kalo menurut ane sih , kayakya pedagang seperti di itc/pusat2 perbelanjaan di mall( pedagang local) kebanyakan menawarkan harga tinggi di bandingkan toko online hargaya terlalu jauh, jadi orang sudah beralih ke online( gak ribet tinggal cek barang di gambar) pesan bayar sampai


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di