alexa-tracking

SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad05e001a9975b2108b4584/smi-ajang-temu-kangen-musisi-lintas-60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Tak banyak dari kita yang tahu persis dimana sesungguhnya keberadaan musisi-musisi tanah air yang pernah berjaya bahkan mengharumkan nama Indonesia hingga ke pentas musik dunia di era 60 hingga 70an.

Jika hari ini Indonesia banyak memiliki musisi muda berbakat baik solo ataupun group band yang juga bisa go international itu semua lantaran jasa sekumpulan musisi di era 60-70an yang waktu itu berjaya membuka jalan buat keberlangsungan regenerasi musik Indonesia dan hasilnya cukup membawa pengaruh pada perkembangan musik indonesia saat ini.

SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)Betul memang banyak musisi di era tersebut ada yang sudah meninggal dunia seperti May Sumarna, Ronny Makasutji, Darma Purba, Benny Panjaitan, Bartje Van Houten, Titik Nur, Idris Sardi, Rinto Harahap, Jockie Suryoprayogo dan lainnya.

Tapi tak sedikit juga diantara mereka yang masih hidup, tercatat masih ada sekitar 80 hingga 90 orang musisi yang masih ada. "Ya, yang namanya kehidupan pasti ada yang diatas ada juga yang dibawah demikian juga drama kehidupan yang dialami oleh sekelompok musisi senior tanah air dijaman 60-70an diantara sekumpulan 90 orang musisi tersebut ada yang hidupnya sukses, ada yang biasa-biasa saja, bahkan ada juga yang hidupnya susah.

SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)Untuk itulah  Silaturahmi Musisi Indonesia (SMI) dibentuk supaya ada rasa kangen, rasa bersaudara, rasa saling memiliki, saling perduli satu sama lainnya," jelas penyanyi senior Aida Mustafa yang juga bertindak sebagai panitia penyelenggara.

Mereka semua sekarang ini berkumpul dalam sebuah wadah yang diberi nama Silaturahmi Musisi Indonesia (SMI) masa 60-70an. Sebagai informasi SMI tidak ingin menyebut perkumpulan mereka sebagai organisasi formal tapi mereka lebih senang menyebutnya sebagai keluarga. Hal ini supaya hubungan pertemanan itu bisa mengalir seperti keluarga sehingga tidak ada sekat.

"Ini acara yang sudah kali kelima kita buat, kadang kita buat di Bogor kadang kita buat di Jakarta, waktunya gak tentu karena sekangennya kita-kita semua disini aja kalau mau ketemu ya kita buat gatheringnya, jadi fleksibel aja. Soal biaya segala sesuatunya kita buat swadaya jadi terasa ringan dan tidak ada yang terbebani," ujar Aida Mustafa ketika di temui di sela-sela gathering SMI di Cisarua, Bogor, Jawa Barat belum lama ini.

SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)Yang namanya musisi kalau sedang berkumpul apalagi yang mereka lakukan kalau bukan bermain musik dan nyanyi bersama sekaligus bernostalgia dengan karya-karya mereka yang pernah nge hits di jamannya.

"Ya kegiatan kami kalau kumpul selain bercerita kami juga bernostalgia dengan bermain musik sambil mengenang karya-karya kami yang pernah hits waktu itu. Siapa yang nggak tahu karyanya Koesplus, Panbers, Dlloyd, Rinto Harahap dan lainnya, " kenang Aida.

Lalu lanjutnya, secara fisik kami memang sudah tua tapi semangat kami soal bermusik tak akan pernah padam sampai akhir hidup kami. Kedepannya kami berharap supaya ada tergugah rasa keperdulian dari musisi muda terhadap musisi sepuh seperti kami, " jelasnya.

SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an
SMI Ajang Temu Kangen Musisi Lintas 60-70an. (TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO)Karena kami ini kalau dalam keluarga adalah orang tua dari mereka. Orangtua dalam bermusik. Supaya kedepannya regenerasi bermusik itu bisa berjalan dengan baik. Ya nggak mungkin dong 'anak-anak nggak kenal sama orangtuanya' demikian juga dimusik ya nggak elok aja rasanya kalau musisi-musisi muda nggak respect sama musisi senior bahkan sepuh seperti kami-kami ini," pungkas Aida.

Adapun musisi yang hadir dan terlibat meramaikan gathering Silaturahmi Musisi Indonesia (SMI) di Cisarua, Bogor adalah Mawi Purba, Aida Mustafa, Jopie Item, Henky Benyamin, Rita Nasution, Jelly Tobing, Dimas Wahab,Tony Sunaryo Tony Ibanez, Arche Rampengan, Budhy Rahardjo Deddie Rs, Abadi Soesman, Erwin Harahap, Maxi Panbers,Asido 'Panbers',Radja Nasution, Boy delhaye, Bakar Iskandar, Ferly, Rudy Rampengan, Indra R, Najib Oesman, Ismet MA.Imran, Gatot Disc S, Johny Rodith, Joko Pratomo, Arnold, Yoyo P, Roy Wuisang, Maya Roy W, Nina Radja Nasution, Johnny Swadie, Amin Ivo, Nelson Rumantir, Yudhi Supangkat, Nana Sumarna, Lingga Tobing, Chandra Gading, Johny Legoh, Yuyun George, George Irvan Al yahya, Iwan Darsono, Achi Lym C, Meinar Nainggolan, Ote Abadi, Hans Noya, dan lainnya.


Sumber : http://www.tribunnews.com/seleb/2018...lintas-60-70an

---