alexa-tracking

Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad05165a09a393e6c8b457a/pengerjaan-tol-semarang-batang-dikebut-agar-fungsional-saat-lebaran-2018
Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018
Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018

JPP, SEMARANG - Pengerjaan proyek jalan tol Semarang-Batang dikebut oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. agar segera bisa dilalui oleh kendaraan pada arus mudik Lebaran tahun ini.

"Upaya percepatan kami lakukan dengan menambah jumlah pekerja pada Seksi IV (Kendal) dan Seksi V (Semarang)," kata Kepala Seksi Keuangan dan SDM Waskita Karya Idi Heryadi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2018).

Jumlah pekerja di dua seksi pengerjaan jalan tol tersebut yang sebelumnya hanya 600-an orang, kata dia, ditambah menjadi 1.000-an orang untuk mempercepat pengerjaan pembangunan.

Penambahan juga dilakukan pada alat-alat, seperti crane ekskavator, dump truk, dan sebagainya, termasuk penambahan jam kerja menjadi dua shift sampai malam hari.

"Kami lakukan percepatan untuk mengejar target sampai Lebaran mendatang. Namun, kalau melihat kondisi di lapangan, Lebaran nanti kemungkinan baru bisa fungsional dengan satu jalur," katanya.

Ia menyebutkan pembangunan jalan tol Semarang-Batang Seksi IV di wilayah Kendal memiliki panjang 13 km, sementara Seksi V di Kota Semarang memiliki panjang sekitar 10,4 km.

"Pembangunan yang sudah dilakukan sekarang ini mencapai 74,32 persen. Harusnya sudah mencapai 90 persen. Ada kendala beberapa lahan yang belum dibebaskan, baik di Kendal maupun Semarang," kata Idi.

Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi Kontrak Waskita Karya Ronald Adriano menyebutkan beberapa lahan yang belum dibebaskan yakni makam di Klampisan, Masjid Al Mustaghfirin, dan satu lahan warga.

"Itu baru yang di Seksi V atau Kota Semarang. Yang di Kendal masih ada 131 bidang lahan yang belum dibebaskan yang tersebar di Desa Magelung, Menjalin, Kertomulyo, Sumbersari, Nolokerto, dan Sumberrejo," katanya.

Namun, kata dia, kesemuanya sudah dalam proses konsinyasi di Pengadilan Negeri (PN) Kendal, sementara untuk makan di Klampisan, Ngaliyan, Semarang, tinggal menunggu proses relokasi karena sudah ada lahan pengganti dan tidak ada warga keberatan.

"Namun, kami belum bisa melakukan relokasi makam karena lahan pengganti masih berupa dataran rendah. Kami harus melakukan pengurukan dulu, baru memindahkan satu-persatu makan ke lahan pengganti," terang Ronald.

Menurutnya, dalam sehari pihaknya rata-rata bisa memindahkan 70 makam, sehingga untuk memindah 1.100 titik makam membutuhkan waktu sekitar satu bulan ke tempat relokasi yang tidak begitu jauh sesuai keinginan warga. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/infrastru...t-lebaran-2018

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018 Ekspedisi Laut Dalam Jawa Selatan Dimulai

- Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018 Pertumbuhan Industri Kreatif di Bantul Menggembirakan .

- Pengerjaan Tol Semarang-Batang Dikebut Agar Fungsional Saat Lebaran 2018 INASGOC Terus Perkuat Koordinasi di Jawa Barat