alexa-tracking

Anak Buruh Parut Kelapa Ini Menderita Gizi Buruk

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad0513c642eb6fd128b458b/anak-buruh-parut-kelapa-ini-menderita-gizi-buruk
Anak Buruh Parut Kelapa Ini Menderita Gizi Buruk
Anak Buruh Parut Kelapa Ini Menderita Gizi Buruk

Laporan Reporter Tribuntembilahan.com, T Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN – Natania Ratifa Zhanin sudah berusia 16 bulan.

Namum malang, bayi itu sampai saat ini belum bisa berjalan.

Ia didiagnosis menderita gizi buruk.

Kondisi Natania kian di perparah dengan Keterbatasan ekonomi orang tuanya.

Ketiadaan biaya membuatnya kesulitan mendapat perawatan maksimal.

Pekerjaan sang ayah Basirun (30) yang hanya sebagai buruh parut kelapa di Pasar Tembilahan.

Basirun tidak mampu berbuat banyak untuk mengobati anaknya

Uluran tangan dari pihak terkait dan masyarakat Indragiri Hilir (Inhil) diharapkan bisa membebaskan derita keluarga yang tinggal di Jalan Kembang Lorong Jelita, Tembilahan tersebut.

Namun Basirun saat ini bisa sedikit tersenyum.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil sudah memberikan perhatian dan perawatannya kepada Natania.

Kepala Dinkes Inhil, Zainal Arifin, menjawab pemberitaan salah satu media siber nasional.

Sebelumnya media tersebut memberitakan bahwa Natania tak pernah tersentuh perhatian Pemkab.

Zainal menegaskan, Natania bahkan telah tercatat sebagai peserta rutin Rumah Pemulihan Gizi (RPG Inhil) sejak 8 Maret 2018 lalu.

“Pertama kali terpantau oleh kita saat Natania dibawa keluarganya berobat ke Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, 28 Februari lalu karena terserang batuk pilek,” ujar Zainal melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuntembilahan.com, Jum’at (13/4/2018).

Melihat keadaan Natania yang pada saat itu berat badannya 5,6 kilogram dengan panjang badan 61 cm, petugas Puskesmas segera memasukkan Natania pada program RPG.

“Sejak 8 Maret, Natania sudah tercatat sebagai peserta RPG yang keseluruhan biayanya ditanggung oleh Pemkab Inhil,” tegas Zainal pada Tribuntembilahan.com.

Zainal menjelaskan, di Rumah Pemulihan Gizi tersebut Natania diberi nutrisi tambahan seperti susu dan biskuit.

Selain itu, sang ibunda juga dilatih oleh petugas tentang tata cara penyajian makanan cukup gizi dengan biaya yang murah.

Sejak ditangani oleh RPG, kondisi Natania kini telah berangsur membaik.

Berat badan Natania telah mulai beranjak naik.

Jika semula hanya 5,6 kilogram, kini berat badan Natania telah mencapai 6,5 kilogram.

Selain telah ditangani oleh Dinkes Inhil, perhatian juga datang dari Kapolres Inhil AKBP Christian Romy SIK

Kapolres Inhil didampingi oleh Kasat Lantas AKP Aninditha Rizal SH SIK mendatangi milik Basirun di Jalan Kembang Lorong Jelita, Tembilahan, Inhil, Kamis (12/4/2018) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan beras, gula, minyak makan, telor, susu, biskuit dan sejumlah uang untuk membantu biaya pengobatan Natania.

Kapolres berharap bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan penderitaan keluarga pra sejahtera itu.

“Bantuan ini adalah sebagai rasa prihatin atas penderitaan yang diderita keluarga tersebut,” ujar Kapolres Inhil disela – sela pemberian bantuan.

Basirun pun tidak dapat menahan tangis harunya menerima bantuan dari Kapolres Inhil.

Basirun yang nampak tidak dapat menahan rasa harunya, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kesediaan Kapolres datang ke rumah mereka.

“Saya mendoakan supaya Kapolres dan jajarannya, mendapat berkah dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Basirun sambil menahan tangis. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Natania, Anak Buruh Parut Kelapa Penderita Gizi Buruk, Begini Perkembangan Kondisinya,


Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...ita-gizi-buruk

---

Baca Juga :

- Pemerintah Masukkan 100 Kabupaten Jadi Prioritas Penanganan Stunting

- Alami Gizi Buruk, Berat Badan Remaja 15 Tahun Hanya 6,7 Kilogram

×