alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menimbang Prabowo-TGB
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad03e91c2cb17bd638b4567/menimbang-prabowo-tgb

Menimbang Prabowo-TGB

Menimbang Prabowo-TGB
Kamis, 12 April 2018 15:30 WIB

Menimbang Prabowo-TGB

Tribunnews.com

[size={defaultattr}]


Oleh: H. Sopyan Iskandar
TRIBUNNEWS.COM - Teka-teki itu terjawab sudah. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima mandat partainya sebagai calon presiden 2019 dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).
Kini, 08 – sebutan untuk Prabowo di kalangan Gerindra – tinggal membangun koalisi mengingat suara Gerindra dengan 73 kursi dari 560 kursi di DPR RI (11,81%) hasil Pemilu 2014, tak memenuhi presidential threshold (ambang batas pencalonan presiden) 20%.

Selain dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah “paten”, 08 kini menjajaki koalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
PAN, meski menempatkan kadernya di Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo namun chemistry-nya lebih ke 08, apalagi pernah berkoalisi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di mana Ketua Umum PAN saat itu, Hatta Rajasa, menjadi calon wakil presiden dari 08.

PKB, pun menempatkan kadernya di Kabinet Kerja, juga masih bisa “dikilik”, terutama jika ketua umumnya, Muhaimin Iskandar, yang menyodor-nyodorkan diri sebagai cawapres bagi Jokowi, tak jadi dipinang.
Bagaimana dengan Partai Demokrat yang selama ini memosisikan diri sebagai penyeimbang? Chemistry 08 dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak sebangun. Sudah bukan rahasia lagi bahwa semasa aktif di TNI, terjadi rivalitas di antara keduanya. Mungkin karena itulah Demokrat tak diundang dalam Rakornas Gerindra kemarin.
Tetapi, di dalam politik ada agadium “tak ada kawan atau lawan abadi, yang abadi adalah kepentingan”.
Jika 08 meminang Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat yang juga Ketua DPD Partai Demokrat NTB, akrab dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB), maka bisa jadi Demokrat mau berkoalisi dengan Gerindra.
Bagaimana dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang selama ini digadang-gadang Demokrat?
[/size]


Demi kepentingan bangsa dan negara, AHY cukup menjadi menteri saja bila nanti Prabowo-TGB terpilih, sekaligus untuk kaderisasi dan menimba pengalaman.

Di DPR RI, Demokrat memiliki 61 kursi (10,19%), PAN 49 kursi (7,59%), PKB 47 kursi (9,04%), dan PKS 40 kursi (6,79%).

Bagaimana dengan PKS yang sudah “paten”? Belakangan, partai dakwah yang suaranya paling buncit di antara Gerindra, Demokrat, PAN dan PKB ini menyodorkan syarat, yakni salah satu dari sembilan kadernya yang sudah ditetapkan sebagai capres/cawapres, harus dipinang 08 bila Gerindra mau berkoalisi dengan PKS.



Tiga mantan Presiden PKS, yakni Hidayat Nur Wahid, Tifatul Sembiring, Anis Matta, dan juga Presiden PKS Sohibul Iman, masuk daftar capres/cawapres PKS. Selebihnya Ahmad Heryawan, Irwan Prayitno, Salim Segaf Al Jufrie, Al Muzamil Yusuf dan Mardani Ali Sera.

Dari sembilan nama itu, tak satu pun yang berdasarkan hasil survei, elektabilitasnya melampaui TGB. Apalagi dalam pilpres yang lebih berpengaruh adalah sosok personal, bukan partai.



Jadi, daripada nanti tidak mendapatkan apa-apa karena kalah pilpres, dan mau bergabung dengan koalisi Jokowi juga tak mungkin karena chemistry PKS tidak cocok, lebih baik PKS merelakan TGB sebagai cawapres dari 08, dan sebagian dari kesembilan kader PKS tersebut cukup menjadi menteri saja kelak bila menang.

Dalam terminologi Jawa, jangan sampai Gerindra, PKS, Demokrat, PAN dan PKB “rebut balung tanpa isi” (berebut tulang tanpa sumsum), atau berebut layang-layang putus, ketika satu pihak sudah mendapatkan layang-layang itu, supaya tak ada yang bisa menguasainya, layang-layang itu kemudian dirobek oleh pihak lain.

Akhirnya, tak ada yang beroleh manfaat dari layang-layang putus yang diperbutkan itu.

Perpaduan 08 yang nasionalis dan TGB yang religius sudah pasti akan menjadi kekuatan yang super dahsyat dan bisa menandingi petahana Presiden Jokowi.

Mengapa bukan Anies Baswedan saja? Anies belum genap setahun menjabat Gubernur DKI Jakarta, sehingga masih perlu membuktikan prestasinya. Sedangkan TGB sudah dua periode menjabat Gubernur NTB, sehingga sudah pasti berprestasi dan kenyang asam garam.


Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Jokowi-ahok 4 pbb emoticon-Angkat Beer
apa sih prestasinya tgb ini, kok ga berhenti digembar gemborkan sbg cawapres.
ada kah kaskuser NTB di sini yang bisa kasi testimoni rasanya di pimpin oleh beliau?
konon ....... dari antah berantah .......
Prabowo - Gatot

Gatot - AHY

lebih marketable
jgn dipaksakan

lebih baik tgb incar posisi menteri dulu

tinggal pinter2 dukung capres yg peluang menang nya besar
GAK COCOK
MENDINGAN GATOT - TGB

Diubah oleh SonSonny
GATOT - TGB gan..
prabowo kasih aja golden ticket nya
mening duduk2 kaya eyang mega emoticon-Shutup
yang penting undercontrol emoticon-shakehand
kenapa gak tbb-aher?

eaaaa makin pusing dah lo nasbung emoticon-Big Grin
tgb? langkahin dulu 9 kader fekaes emoticon-Big Grin
kagak laku emoticon-Traveller
Minim prestasi kok nekad nyawapres? emoticon-Big Grin
ini mau pemilihan capres-cawapres apa ngecak togel sihhemoticon-Wakaka
Quote:


Ente lupa ? Yang penting :
1. Seiman.
2. Terlihat sholeh (beneran / pura2 juga gpp).
3. Jualan agama.

Jadi rebutan partai
emoticon-Ngakak
masih bisa berubah2 formasinya

biasalah orang2 pulitik

sluman slumun
Quote:


punya bini lebih cantik dan lebih muda dr sebelomnya...
Quote:


Terlihat sholeh, bini tua dicerai buat ganti yang mudaan. emoticon-Big Grin

Katanya hapal kitab, kelakuan ribut mulu sama saudara sendiri.
Setahu ane di kitab mengajarkan supaya menjaga ukhuwah dan silaturahmi, ini malah pecah kongsi. emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin

Rebutan peninggalan leluhur coy! emoticon-Big Grin

Menimbang Prabowo-TGB
Banyak yg ketakutan jika tgb maju 😀
ga tau kenapa gw kok kurang sreg ama TGB
Siapapun cawapresnya....satu hal yang sudah bisa dipastikan adalah :

Perang Kolosal Nastak vs Nasbung jilid 2 akan terjadi

Mudah2an konsumsi mereka berubah jadi prasmanan, bukan sekedar nastak nasbung lagi
Quote:


Tujuannya cuman 1 menyelamatkan keluarga bakrie , dan menutup kasus korupsi dirinya
Coba loe googling pake Kata kunci korupsi muhamad zainul madji .. ... emoticon-Ultah
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di