alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad037781a997503118b4569/sempat-nihil-bmkg-kini-12-titik-panas-terdeteksi-di-riau

Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau

Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau

JPP, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada 12 titik panas di Provinsi Riau pada Jumat (13/4/2018), yang jadi indikasi kebakaran hutan dan lahan. Padahal awal Maret, BMKG telah menyatakan, kondisi di Riau, dan seluruh Sumatra, justru nihil titik panas.

Demikian disampaikan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Sukisno, dalam pernyataan pers, Jumat. "Dari 18 titik panas yang terdeteksi di Pulau Sumatera, 12 di antaranya ada di Riau," katanya.

BMKG mendeteksi titik panas (hotspot) menggunakan Satelit Terra Aqua. Pemutakhiran data terakhir dilakukan pada pukul 06.00 WIB. Selusin hotspot yang terdeteksi itu tersebar di lima daerah. Sebanyak empat titik berada di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Bengkalis dan Pelalawan masing-masing tiga titik, serta Siak dan Kepulauan Meranti masing-masing satu titik.

Dari data tersebut terdapat lima titik yang memiliki tingkat keakuratan (level confident) di atas 70 persen, sehingga bisa dipastikan terjadi kebakaran. Areanya antara lain di Kabupaten Rohil ada dua titik, Bengkalis ada dua titik dan Kepulauan Meranti ada satu titik.

Padahal, pada awal Maret 2018, BMKG menyatakan hasil pencitraan satelit pada Jumat (2/3/2018) pagi menunjukan Provinsi Riau yang selama ini menjadi indikasi kebakaran hutan dan lahan, justru nihil titik panas.

Berdasarkan data BMKG dengan menggunakan Satelit Terra & Aqua tidak ada satu pun titik panas di Riau, bahkan juga di seluruh Sumatra. "Sumatra, titik panas nihil," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisno, ketika itu.



11 Kabupaten-Kota

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat seluas 1.646 hektare lahan di Bumi Lancang tersebut terbakar sepanjang empat bulan pertama 2018. Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur di Pekanbaru, pada Rabu (11/4/2018) mengatakan, titik-titik Karhutla tersebut menyebar di 11 kabupaten dan kota.

Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan wilayah terparah yang mengalami kebakaran sepanjang awal 2018. "Total luas kebakaran di Meranti mencapai 896,61 hektar. Mayoritas lahan yang terbakar di sana adalah lahan gambut," katanya.

Selanjutnya, Jim mengatakan, berdasarkan data BPBD Riau hingga Senin, 9 April 2018, Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah ke dua yang mengalami Karlahut cukup parah setelah Meranti, dengan total luas mencapai 159,5 hektare.

Kabupaten Siak dan Kabupaten Indragiri Hulu menempati posisi ke tiga dan empat dengan luas kebakaran terluas, masing-masing mencapai 131,5 hektare dan 121,5 hektare. Selanjutnya di Kabupaten Rokan Hilir, luas lahan terbakar mencapai 80,75 hektare.

Akan tetapi, Karlahut di Kabupaten Rokan Hilir berpotensi meluas setelah dalam sepekan terakhir titik api baru yang berlokasi di Kecamatan Tanah Putih hingga hari ini belum bisa dikendalikan.

Kepolisian Resor Rokan Hilir menyatakan total luas Karlahut di wilayah itu mencapai 260 hektare, termasuk 10 hektare di antaranya berlokasi di lahan perusahaan PT Johanes Kepenghuluan Rantau Bais.

Lebih jauh, Jim mengatakan, BPBD Riau yang merupakan bagian dari satuan tugas (Satgas) Karlahut Provinsi Riau bersama dengan TNI, Polri serta instansi terkait lainnya terus meningkatkan kewaspadaan.

"Saat ini Riau sedang mengalami transisi cuaca. Di bagian pesisir sudah mengalami musim kemarau, meski pada bagian Selatan masih cenderung hujan. Namun, situasi itu akan berubah hingga Mei mendatang diperkirakan seluruh Riau akan memasuki musim kemarau," ujarnya. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/lingkung...eteksi-di-riau

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau BMKG Kembali Gelar Ekspedisi Internasional Samudera Hindia

- Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau KLHK Gulirkan Kampanye Pencegahan di Desa-desa Rawan Karhutla

- Sempat Nihil, BMKG: Kini 12 Titik Panas Terdeteksi di Riau BRG Lakukan Riset Aksi Darurat Penanggulangan Karhutla

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di