alexa-tracking

Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad01be09a0951797f8b4569/jokowi-mainkan-kabut-dan-cermin-yang-menyembunyikan-kebenaran
Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran
JAKARTA - John McBeth merupakan wartawan dan analis Asia Times yang menyoroti kepiawaian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan timnya untuk menguasai arus utama informasi.

Dengan difasilitasi oleh media, yang tidak perlu dipertanyakan lagi arahnya, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menjadi tuan dalam permainan arus informasi.

"Dengan permainan kabut dan cermin, pemerintah mampu menyembunyikan berbagai kebenaran hakiki," katanya dalam tulisannya yang dipublikasikan di Asia Times.

Dalam idiom Barat, idiom yang terkenal sebagai permainan kabut dan cermin, yang maknanya dimaksudkan untuk membuat Anda percaya bahwa sesuatu sedang dilakukan atau benar, padahal tidak.

Kabut dan cermin, yang dalam bentuknya yang sederhana adalah tentang meyakinkan publik bahwa hal-hal terjadi ketika mereka benar-benar tidak.

Perundingan yang berlarut-larut dengan perusahaan pertambangan raksasa AS, Freeport McMoran Copper & Gold adalah contoh yang baik.

Kembali ke masa kepresidenan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), permainan-permainan yang menipu itu telah mencakup segalanya mulai dari daging sapi hingga sumber daya alam hingga infrastruktur.

Meskipun tidak baru, hiasan kebenaran telah menjadi lebih jelas untuk menyongsong tahun 2019 dalam pemilihan umum legislatif dan pemilihan umum presiden.

Maka, Joko Widodo dan tim dokter spin istana melihat kebutuhan untuk menampilkan hanya yang diklaim sebagai prestasi.

Yudhoyono memainkan permainan ini kembali pada pertengahan 2011 ketika pemerintah Australia menangguhkan ekspor ternak hidup ke Indonesia atas masalah kehewanan, yang diawali dengan kisah penjagalan hewan yang dianggap terlalu sadis.

Selama dua tahun berikutnya, ia memangkas impor sapi setengahnya dan berusaha meyakinkan konsumen bahwa industri lokal dapat mengisi kekosongan, saat kenaikan harga, dan menjadi salah satu negara dengan tingkat konsumsi daging sapi per kapita terendah di Asia, maka jelas menunjukkan bahwa itu tidak bisa diterima.

Kembali pada Jokowi dengan proyek kontroversial kereta cepat cepat Jakarta-Bandung senilai 5,8 miliar dolar AS, yang didukung China, pernah dilihat sebagai pajangan program infrastruktur ambisius Joko Widodo.

Proyek ambisius itu sekarang praktis terhenti karena masalah pembebasan lahan yang seharusnya telah bisa diramalkan jauh hari sulit diwujudkan.

Memulainya bukan karena ingin mencoba, Joko Widodo menghadiri upacara peletakan batu pertama pada bulan Januari 2016, semata hanya untuk melihat Menteri Transportasi Jonan Ignasius menghentikan proyek lima hari kemudian karena beberapa "masalah yang belum terselesaikan."

Ilustrasi. Presiden Joko WIdodo saat menghadiri groundbreaking proyek kereta cepat, Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung, Kamis (21/1/2016).

Pada bulan Juli, bulan yang sama, izin konstruksi untuk proyek itu akhirnya dikeluarkan, Ignasius Jonan, mantan kepala eksekutif yang sangat sukses kereta api yang dikelola negara pun dipecat tanpa basa basi.

Meski, Jonan kemudian menduduki posisi Menteri ESDM untuk mengisi kedudukan yang ditinggalkan Sudirman Said.

Pada pertengahan 2015, ia memimpin penggalangan dana US $ 4 miliar, pembangkit listrik Batang yang didanai Jepang di Jawa Tengah, hanya untuk menemukan fakta, petani setempat masih menolak untuk menjual lahan utama mereka dengan iming-iming berapa pun.

Pengadilan akhirnya memutuskan yang satu itu tetap dilaksanakan, tetapi perkeretaapian itu masih tidak akan berhasil meskipun ada upaya dari Menteri BUMN, Rini Soemarno, yang muncul pada Juli lalu untuk acara peletakan batu pertama.

Dibutuhkan banyak sekali untuk mengalahkan seluruh saga Freeport, meskipun, dimulai dengan perjanjian kerangka kerja tahun lalu yang dipuji pada saat itu sebagai kemenangan besar bagi pemerintah Joko Widodo dalam memaksa perusahaan untuk menyetujui divestasi 51% sahamnya di anak perusahaan lokalnya. .

Mungkin begitu, tetapi tidak ada yang memperhatikan bahwa ada kejahatan iblis ada di dalam cetakan kecil.

Faktanya, sejumlah media di Indonesia gagal menunjukkan pada saat itu bahwa pertanyaan-pertanyaan penting dari penilaian dan kontrol manajemen belum diselesaikan.

Sedikit mengejutkan kemudian bahwa negosiasi berlanjut, diselingi seringkali dengan pernyataan yang meyakinkan oleh pejabat senior pemerintah bahwa kesepakatan final, akhir hanya sekitar sudut kecil, seolah sudah merupakan tikungan panjang.

Sejauh ini, setidaknya ada empat tenggat waktu yang diberlakukan pemerintah, semua didasarkan pada perpanjangan izin Freeport yang memungkinkannya untuk terus mengekspor konsentrat tembaga dari tambang Grasberg dataran tingginya di Dataran Tinggi Tengah Papua.

Yang berikutnya, bulan Juni.

Menolak izin jelas akan merugikan keuntungan perusahaan, tetapi juga akan memotong secara mendalam pendapatan pemerintah dan, mungkin yang lebih penting, menyebabkan PHK pekerja yang dapat memicu kerusuhan di wilayah Papua yang sudah bergejolak.

Dalam acara terakhir, pemerintah pekan lalu secara resmi menandatangani nota kesepahaman yang akan menyerahkan lebih dari 10% saham Freeport Indonesia yang masih harus dibeli oleh pemerintah provinsi Papua.

Mesin spin pemerintah juga, baru-baru ini, beralih ke proyek gas alam Marsela di Indonesia Timur, yang karena alasan tertentu, bahkan beberapa politisi senior Indonesia tidak dapat membayangkan, rencana itu ingin dikembangkan di pulau terpencil yang jarang penduduknya.

Mitra usaha patungan Inpex dan Shell telah menyeret kaki mereka, dengan alasan bahwa hanya fasilitas lepas pantai yang masuk akal, mengingat medan bawah laut dan kurangnya infrastruktur yang ada.

Dengan proyek yang tampaknya sangat besar, pemerintah mengumumkan awal bulan ini bahwa para mitra sedang mengerjakan rencana terperinci untuk pabrik darat, yang akan selesai pada akhir tahun ini. Tellingly, tidak ada kabar dari kedua perusahaan.

"Para pejabat berbicara atas nama perusahaan, tanpa perusahaan mengetahui apa-apa tentang itu," kata seorang veteran minyak Indonesia.

"Itu politik, tapi bagi saya sebagai industrialis, itu sangat mengganggu."

Raksasa minyak Prancis, Total telah mempertahankan keheningan yang sama sejak perusahaan minyak Pertamina yang dikelola negara mengklaim bahwa perusahaan ingin kembali ke lapangan gas Mahakam, yang harus ditinggalkan ketika kontraknya berakhir, Desember lalu.

Meski banyak kenyataan yang tidak terwujud itu, Joko Widodo di atas angin karena menguasai arus informasi utama di media massa mainstream.

Selain itu, mayoritas partai politik (parpol) berada di belakang dia untuk periode 2014-2019 dan dilanjutkan di periode kedua 2019-2024, yang ditargetkan menang mudah.

Dengan situasi itu, nyaris tidak ada serangan berarti di penyajian sejumlah media utama bahkan kubu yang menolak Jokowi hanya bisa bermain di arus media alternatif seperti media sosial Instagram, Facebook, dan Twitter.

http://wartakota.tribunnews.com/2018...naran?page=all

Ngeri, buzzer si joko udah kerja keras di kolom komentar tribun detik kompas dan berbagai media lain nya.

Komentar mereka seragam, intinya mereka mau menggiring opini, siapapun manusia yg ga sependapat atau mengkritik jokowi, pasti dia antek pks antek prabowo atau antek apapun yg citranya dibuat jelek.

Tujuan nastak apa dgn menggiring opini seperti itu? Bahwa siapapun yg kritik jokowi maki jokowi dll adalah orang ga benar. Maka dicarilah aibnya dan media mainstream tinggal memviralkan nya.

Sekarang nastak getol membully prabowo, setelah dulu getol membully dan memfitnah sby. Kita lihat 2019, Tuhan dan Amerika berpihak kemana?
Dan satu lagi, yg pinter bukan si jokowi. Bukan pula megawati yg pinter. Tapi yg pinter adalah orang orang dibelakang mereka. Saya kasih inisial namanya "GM" emoticon-Big Grin

Coba tebak, itu baru salah satu ya, ada lumayan banyak orang pinter yg menggerakkan jokowi dan mega.
Nasbung mendadak pro asing John McBeth. emoticon-Selamat
jadi gini... cuma fiksi karangan nasbungtaik


ntap
Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran
Konten berita dan politik di kaskus makin lama makin memprihatinkan dan memalukan. Isinya cuma posting gambar trus ad hominem maki maki ga jelas.

Saya ngaskus dari 2011, dan terakhir BP itu normal adalah tahun 2015 sebelum Surat edaran Hate Speech dari kapolri badrodin haiti dikeluarkan.

Setelah itu, lihat sendiri sekarang emoticon-Big Grin
Quote:


Gak ada yang lain selain wowok dan wiwik? emoticon-Hansip

Masa dari 261 jutaan manusia indonesia yang muncul Lu Lagi Lu Lagi emoticon-Cape d...

Sudah bosan dengan lawakan wowok dan wiwik emoticon-Hansip

Poros ke tiga diharapkan sekali emoticon-Hansip

2030 bubar dan ai wan tutes mayminister kelaut aja emoticon-DP



#2019GantiPresidenemoticon-I Love Indonesia
Nah udah liat 2 ekor anjing nya jongoswi kelojotan diatas emoticon-Big Grin

Bahwa apapun konten berita yg sekiranya membuat jongoswi salah pasti akan dibilang hoax.

Pokoknya berita bagus diakui, tapi kalau kritik dibilang hoax.

Padahal mereka sendiri belum membaca berita itu emoticon-Big Grin
Quote:


Otaknya ga kuat
Terlalu goblok emoticon-Big Grin
Quote:


skg yg lg digoreng soal gerung ini. kitab fiksi. menggiring opini cuma alquran aja yg fiksi. pdhl gerung tidak spesifik kitab mana. jadi semua kitab dianggap fiksi oleh gerung. tp buzzer justru bullynya ke alquran.

ironi aja, butuh suara dr mayoritas muslim utk jokowi, tp justru islam dihina hina.
Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran


Yang dimaksud rocky kecebong ini bukan ya?
Nastak cuma bisa rate 1 aja emoticon-Big Grin
males baca
Quote:


Pelan pelan aja
YG MENYEMBUNYIKAN KEBENARAN ITU SI ROKCY GERUNG DI FANGGIL PROF AMA NASBUNG DIEM DIEM BAE
























































































NGOAHAHAHAHAHAHAHAHA FIKSI emoticon-Leh Uga
4 tahun gak bisa mup on, jadinya delusi. emoticon-Wakaka



#2019GIANTPRESIDENemoticon-Recommended Seller
Quote:


Makanya saya bilang. Kalian yg muslim jgn mau diadu domba sama nastak emoticon-Big Grin
Goblok jgn sampe dua kali lah..
kalau jujur2ran mah gak terlihat merakyat brow
Jokowi Mainkan Kabut dan Cermin yang Menyembunyikan Kebenaran