alexa-tracking

Koalisi Prabowo masih Fiksi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad015ea60e24bac658b4571/koalisi-prabowo-masih-fiksi
Koalisi Prabowo masih Fiksi
Koalisi Prabowo masih Fiksi

CITA-CITA Partai Gerindra mewujudkan koalisi solid untuk mengusung Prabowo Subianto sebagai capres pada Pilpres 2019 ternyata tidak mulus-mulus amat.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang awalnya dihitung menjadi kawan seiring tidak serta-merta antusias menerima ajakan partai berlambang kepala burung garuda tersebut.

PKS belum-belum sudah mengajukan syarat dukungannya terhadap Prabowo dengan menyorongkan sembilan kadernya untuk dipilih salah satu menjadi cawapres. PAN pun berdalih belum memastikan mendukung Prabowo karena keputusan terkait Pilpres 2019 baru diketuk dalam Rakernas Mei 2018.


Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan tegas mengakui partainya masih terus menjajaki dengan siapa kelak harus berkoalisi. "Tunggu tanggal mainnya. Bagi kami, yang penting politiknya kebangsaan, bukan poros-porosan seperti melihat musuh. Adu konsep, gagasan, berkualitas, dan saling menghargai."

Ketua DPP PKS Almuzzamil Yusuf menyatakan pihaknya segera menyampaikan sembilan nama cawapres dari PKS kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Kesembilan kader PKS, yakni Gubernur Jabar Ahmad Her yawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

"Kami akan mendialogkan dengan Prabowo, siapa paling kuat. Apakah ada nama lain dari luar partai? Kami mendengarkan semua itu," kata Muzzamil, kemarin.


Setelah melihat konstelasi itu, Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, menilai kesiapan Prabowo maju pilpres yang disampaikan di Rakornas Gerindra, Rabu (11/4), jadi tidak memiliki makna apa-apa.

"Kemarin itu hanya ikrar Prabowo kepada Gerindra. Biasanya ketika seseorang memastikan maju, elektabilitasnya naik. Itu yang dimaui Prabowo," ujar Toto, panggilan akrab Yunarto.

Kalau sudah begini, jangankan terbentuk poros ketiga, poros kedua, dalam hal ini partai mana saja pendukung Prabowo, pun belum jelas. Menurut Toto, kini dinamika politik amat dinamis dan baru terbaca jelas saat puasa mendatang.

"Prabowo tentu saja berhitung. Apakah pantas atau tidak (menjadi capres di Pilpres 2019) sembari menunggu partai mana lagi yang mendukung Jokowi," ungkap Toto.

Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, juga meragukan terbentuknya poros ketiga dengan hadirnya pimpinan PKS dan PAN dalam Rakornas Gerindra di Hambalang, Rabu (11/4). "Hanya ada dua paket, Prabowo dan Jokowi. Kami berharap Pilpres 2019 menjadi kontestasi yang lebih berbobot dengan mengedepankan gagasan, program, dan konsep."

Politikus PDI Perjuangan Masinton Pasaribu pun meyakini Pilpres 2019 hanya diikuti dua pasangan calon. "Kami menyambut positif Gerindra menetapkan Prabowo sebagai capres 2019."

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menghormati permintaan PKS yang menginginkan salah seorang kader mereka menjadi pendamping Prabowo. "Siapa nanti jadi pendamping (Prabowo) kita duduk bersama. Bisa dari PKS, PAN, atau yang lain. Buat apa memaksakan calon dari partai kita kalau dihitung-hitung tidak menang."(Opn/Put/Ant/X-3

http://m.mediaindonesia.com/read/det...wo-masih-fiksi
Pks kentang kali liat prabowo telanjang dada kemaren
ngoahaha emoticon-Angel
Quote:


biar keliatang puting nya...

















eh maksudnya biar mirip putin emoticon-Ngacir
Jawaban pan masih diplomatis formalitas
Kalo pks udah muak ane.terang terangan gila kekuasaan emoticon-DP
pks mengajukan 9 nama utk cawapres fiksi
fiksi ato fiktif nih
Crotlah
wowo nya aj fiksi apalagi koalisinya... udo sek wo



leh uga
Koalisi Prabowo masih Fiksi Koalisi Prabowo masih Fiksi
ingat fiksi itu bukan fiktif, kalo fiktif karangan manusia, kalo fiksi itu khayalan orang emoticon-Embarrassment