alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acffe45d89b09770a8b4584/skimming-nasabah-bri-terjadi-karena-kartu-atm-bermagnet

Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet

Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet
Polres Kediri menggiring empat orang tersangka pembobolan rekening bank (skimming) di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Kamis (12/4/2018).
Polres Kediri berhasil meringkus para pelaku pembobolan rekening (skimming) nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan dilansir di Mapolres Kediri, Jawa Timur, pada Kamis (12/4/2018). Dari penangkapan itu, polisi pun berhasil mengetahui modus pencurian itu.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menjelaskan bahwa kasus yang sedikitnya merugikan 33 orang nasabah dengan total nilai uang Rp145 juta ini bisa dijadikan pelajaran. Kalangan perbankan, menurut Machfud, perlu meningkatkan keamanan nasabah dengan mengganti kartu ATM dari sistem magnet menjadi chip.

Seperti dilansir detikcom, Machfud mengatakan bahwa chip pada kartu ATM bisa menjadi salah satu upaya pencegahan praktik skimming. Maklum, kartu ATM yang bermagnet akan memudahkan orang jahat untuk menyalinnya melalui alat tertentu di mulut mesin ATM.

Namun tidak tertutup pula pelaku kejahatan juga bisa mengantisipasinya seiring perkembangan teknologi.

"Dengan kemajuan teknologi yang ada, nanti mungkin lama-lama juga bisa dipelajari oleh pihak mereka. Zaman dulu nggak ada pencurian kayak gini," kata Machfud.

Malangnya, menurut pakar digital forensik Ruby Alamsyah saat diwawancara BBC Indonesia pada Rabu (21/03), kalangan perbankan Indonesia justru lamban mengubah kartu ATM atau debit bermagnet dengan chip.

Menurut Ruby, Bank Indonesia mewacanakan adopsi teknologi chip sejak 2010. "...tapi pelaksanaannya kerap diundur sampai 2021," katanya.

Adapun dalam serangkaian skimming yang berlangsung di Kediri pada Maret itu, dua orang pelaku bertugas mencari mesin ATM bermerek (jenama) Hyosung. Lantas mereka memasang kamera pemantau (spycam) di bilik ATM terpilih.

Dengan kamera itu, para pelaku bisa meretas dan menggandakan data nasabah yang kemudian dipindahkan ke rekening pribadi mereka untuk menguras uang nasabah dengan leluasa. Adapun mesin ATM BRI yang dijadikan sasaran berada di DIVA Ngadiluwih, Pantes, Doho, dan RS Muhammadiyah --seluruhnya di Kediri.

Untuk sementara, Polres Kediri sudah meringkus empat orang pelaku. Masing-masing adalah Supeno (43), Nur Mufid (35), Mustofa (49), dan Sujianto (48). Sementara tiga orang pelaku lain; Ahmad Jazuli alias Lintang dan Wino alias Arjuno serta Mr X masih buron. Polisi sudah memasukkan mereka ke daftar pencarian orang (DPO).

Tak seluruh pelaku adalah warga Kediri atau Jawa Timur. Dilaporkan Kompas.com, antara lain Supeno adalah warga Kediri, Nur Mufid datang dari Kendal, Sujianto dari Lumajang, Mustofa dari Tulungagung. Adapun Mr X dari Jakarta.

Masing-masing pelaku punya peran. Mr X menjadi peretas, Lintang sebagai pengirim data nasabah yang belum diolah, Arjuno mengirim data nasabah yang sudah diolah, Supeno bertugas menggandakan data, Mustofa dan Sujianto memasang spycam, serta Nur Mufid bertugas mengambil uang (h/t Antara/Tirto.id).

"Ada yang meretas, ada yang melakukan penarikan uang melalui ATM, ada yang bertugas mencari struk ATM khusus mesin merek Hyosung, dan ada yang menggandakan data," imbuh Machfud dikutip TribunKediri.com.

Dari aksinya, komplotan ini berhasil mencuri total Rp500 juta. Lintang yang disebut sebagai otak kompolotan ini menjanjikan bagian masing-masing rekannya 10 persen.

Dari komplotan ini; polisi menyita 332 kartu ATM, empat spycam, satu alat pemindai data, 15 lembar nota bukti transfer dana, satu unit mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernomor polisi B 1044 KIM, empat buah hard disk, enam memory card micro, dan empat alat pengungkit (pinset).

Para tersangka dikenai pasal 46 dan pasal 48 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik; serta pasal 363 KUHP, 362 KUHP, dan/atau pasal 378 KUHP.
Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet
Polisi memperlihatkan 2 unit kamera pengintai yang dipasang di mesin ATM saat rilis kasus skimming ATM BROI di Mapolres Kediri, Jawa Timur, Kamis (12/4/2018).Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-atm-bermagnet

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet Tren hukuman mati di dunia turun dan moratorium di Indonesia

- Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet Presiden rasa capres

- Skimming nasabah BRI terjadi karena kartu ATM bermagnet Zuckerberg bungkam ihwal pemanfaatan data pengguna

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di