alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Buat apa melanggar dan nekat untuk cepat-cepat kalau malah cuma bikin dead
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acffb60642eb672458b456e/buat-apa-melanggar-dan-nekat-untuk-cepat-cepat-kalau-malah-cuma-bikin-dead

Buat apa melanggar dan nekat untuk cepat-cepat kalau malah cuma bikin dead

Saya disini kembali mengingatkan bahwa pembunuhan dan kematian di jalan raya itu nomor 3 terbanyak di Indonesia, setelah jantung koroner dan tuberculosis. Setiap hari ada 1.000 anak dan remaja tewas di jalanan, tapi kita masih saja selalu melanggar. Itu yang harus jadi peringatan.


Quote:

 


Quote:



Quote:

 

Buat apa melanggar dan nekat-nekat untuk cepat-cepat kalau malah cuma bikin dead. 


Spoiler for Referensi:

Urutan Terlama
maklum gan, otaknya ketinggalan.

masih orisinil jarang dipake. BNIB lah..
supaya pkl senang
oce bro emoticon-Big Grin
action first
think later
emoticon-Om Telolet Om!
Yg mesti diingat, kadang orang2 kayak gitu nyelakain orang yg taat aturan jg
Dan paling depan kalo kabur dari yg namanya tanggung jawab
Kalo yg ane paham itu ngebut adalah ibadah....

Semakin kita cepat (Ngebut) semakin kita dekat dengan Pencipta emoticon-Leh Uga
Ini yang ane bingung sama orang kita, doi nerabas lampu merah, eh taunya kebalap lagi didepan sama ane.

Ini orang buru buru juga kaga emoticon-Hammer2 emoticon-Hammer2
biar lambat asal selamat
alon alon asal klakon mah , kalo keburu mah brngkt kmrin emoticon-Cool
Namanya udah telat gan....
Sing penting yakin
Kebanyakan pengendara emang gitu gan, inget bawa STNK, SIM, Dompet, dll...


tapi lupa bawa otak


emoticon-Najis
Banyak terlihat oknum-oknum yang kalau dirasa-rasa itu malah lebuh senang jika banyak para pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar, dengan alasan keuntungan pribadi, yaitu biasanya akan memberi opsi atau pilihan kepada si pelanggar, mau pilih opsi damai di tempat memberi sejumlah uang sogok (tutup mulut) kepada aparat dan semuanya beres (istilahnya tau sama tau), atau mau memilih opsi kedua, yaitu opsi dengan sidang ke kantor polisi, dan kemudian banyak dari para pelanggar ini mungkin dengan pertimbangan bahwa dirinya sudah tahu telah melakukan kesalahan dan akan percuma kalau mengikuti sidang toh akhirnya kalah juga, juga dengan resiko penyitaan kendaraan yang katanya dalam masa penyitaan itu tidak dirawat dengan baik tetapi malah di panas-panaskan, dihujan-hujan kan, sehingga kendaraan malah rusak, kemudian juga dengan pertimbangan waktu dan lain-lain akhirnya mereka memilih jalur damai ditempat, meskipun uang yang harus mereka keluarkan lebih banyak dibandingkan kalau mereka mengikuti sidang.


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di