alexa-tracking

Perlukah Sepeda Motor sbg Angkutan Umum diatur dalam UU?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acfb4db582b2e840a8b4567/perlukah-sepeda-motor-sbg-angkutan-umum-diatur-dalam-uu
Perlukah Spd Motor sbg angkutan umum diatur dlm UU Lalu Lintas & Angkutan Jalan?
Apakah melegalkan sepeda motor sebagai angkutan umum dalam UULAJ = mundur ke belakang?
apakah melegalkan sepeda motor sebagai angkutan umum dalam UULAJ = mengepel lantai yang basah akibat atap yang bocor?
 
Sepeda motor dengan dipungut bayaran "Ojek" lahir bukan karena kebutuhan, tapi ojek ada dan menjadi pilihan karena belum maksimalnya "pilihan utama", kemudian di poles menjadi online sehingga semakin memanjakan masyarakat untuk melupakan pilihan yang semestinya ada dengan segala kenyamanannya, kemudahan dan sehingga pantas untuk dipilih dan memang harusnya dipilih.
 
Apa sebenarnya yang dibutuhkan masyarakat, bagi saya : TRANSPORTASI MASSAL yang aman, nyaman dan murah.
 
Apa yang harus kita, saya dan seluruh masyarkat harus belajar untuk membiasakan untuk saya : TRANSPORTASI AKTIF bersepeda, berjalan kaki dan termasuk dengan transportasi massal tersebut, adalah contohnya.
 
Cermati masalahnya dengan bijak!!!, apakah kita berpikir bahwa pembuat UULAJ tidak memikirkan keberadaan ojek pada saat UU dibuat, tahun 2009 UULAJ terbit, padahal ojek sudah ada pada saat itu, kenapa tidak diatur sebagai salah satu yang termasuk dalam angkutan umum? mungkin karena mereka mengiyakan pendapat banyak  ahli bahwa RODA DUA tidak cukup aman untuk menjadi angkutan umum, sehingga cukup untuk menjadi angkutan orang namun bukan untuk angkutan umum. sebagai non expert saya hanya memahaminya dari bahasa bahwa kata umum itu sinonimnya adalah publik dan publik itu bukan satu tapi orang banyak.
 
Lalu kenapa ojek dibiarkan? kembali ke : Ojek lahir bukan karena kebutuhan, tapi ojek ada dan menjadi pilihan karena belum maksimalnya "pilihan utama". tersebut.
 
Lalu Sampai kapan ojek akan ada, sampai saya, kita dan semua terpenuhi kebutuhanmya akan TRANSPORTASI MASSAL yang aman, nyaman dan murah itu dan sadar bahwa TRANSPORTASI AKTIF bersepeda dan berjalan kaki jauh lebih sehat dan berharga, termasuk ber-skateboard dan bersepatu road, sehingga dengan sendirinya penggunaan kendaraan pribadi berkurang ruang lalu lintas dan akhirnya menjadi tidak macet lagi.
 
Kenapa anda naik ojek??? lebih cepat! kenapa lebih cepat!!!, bukankah macet??? karena ... tidak usah dijawab. PERTANYAANNYA AMANKAN ITU!!!
 
Jangan pernah berpikir bahwa ruang lalu lintas akan bertambah seiring dengan pertambahan kendaraan, karena jika anda berpikir seperti ini, anda harus bangun dari tidur anda, dan sekali memperhatikan 2 gambar yang saya post dibawah ini.
 
LALU APA SOLUSINYA ditengah kekisruhan ini??? mari kita perbaiki atap yang bocor itu (TRANSPORTASI MASSAL & TRANSPORTASI AKTIF) sedikit demi sedikit. Lalu bagaimana dengan OJEK itu sendiri, kalo kita menganggapnya URGEN maka merubah UU nya bukan jawabannya, karena ini bersifat sementara, realitas penggunaan sepeda motor sebagai angkutan umum dapat tetap berlangsung selama masa TRANSISI, namun tetap perlu diatur karena ini menjadi tanggung jawab negara, namun bukan diatur dalam UU karena salah satu ciri UU yang baik adalah yang berpandangan jauh ke depan, apakah memasukkan sepeda motor sebagai kategori angkutan umum berpandangan jauh ke depan???
 
Tapi bukankah di negara maju RODA DUA sebagai angkutan umum boleh beroperasi?  dari beberapa referensi yang ada (atau mungkin yang sudah pernah merasakan naik ojek di negara maju, dapat berbagai pengalaman disini), saya mungkin dapat menyimpulkan bahwa perbedaannya mereka lahir sebagai pilihan di antara banyak pilihan atau lebih tepatnya pelengkap bukan sebagai pemain utama dalam moda transportasi umum dengan sejumlah kualifikasi yang harus dipenuhi untuk dapatnya perusahaan penyedia angkutan umum dengan sepeda motor berdiri dan jangan ditanya jumlah mereka karena mereka adalah pelengkap moda transportasi umum. Limobike yang didirikan oleh Virgin Group Ltd sebagai penyedia jasa layanan transportasi angkutan umum dengan sepeda motor yang berbasis di London hanya memiliki 9 riders ya sembilan, penasaran dengan hal tersebut saya coba email ke websitenya ini jawaban mereka  “Yes we only have the riders you see on the website”  ini website mereka kalau anda penasaran https://limobike.com/ perusahaan lainnya Passenger Bikes Ltd motorcycle taxi hanya memiliki 15 unit kendaraan sejak berdirinya tahun 1990, hal ini tidak jauh berbeda dengan perusahaan yang sama yang ada di Amerika Serikat di Swedia berbeda lagi hanya dapat beroperasi pada musim tertentu yang jelas bukan musim dingin.
 
Sekarang bandingkan berapa banyak Ojek yang ada di setiap persimpangan jalan yang ada di kota – kota besar??? The big question is apakah ini harapan kita semua menjadikan sepeda motor sebagai angkutan umum yang sah yang diatur dalam UU??? sementara di lain hal dalam UULAJ No. 22/2009 itu sendiri mengamanahkan kepada pemerintah untuk memprioritaskan penyediaan transportasi massal bagi masyarakatnya, bukankah semangat ini yang harus kita terus gaungkan kepada pemerintah untuk mempercepat realisasinya, saya kuatir tatkala sepeda motor sah sebagai angkutan umum yang diatur dalam UU akan melunturkan semangat tersebut!!! Kita perlu kembali untuk memikirkan apa yang sebenarnya kita butuhkan untuk melayani moda transportasi sehari-hari kita.  Another question is jika sepeda motor sah sebagai angkutan umum yang diatur dalam UU akan bagaimana bentuk regulasinya, safetynya dan lain sebagainya, apakah akan disamakan dengan perusahaan yang ada negara maju sana, yakin ini bisa diterapkan??? Saya jadi ingat kata seorang prof. dalam sebuah seminar yang mengatakan bahwa “akan lebih tinggi mudaratnya memiliki hukum tapi tidak bisa dijalankan daripada sesuatu yang tidak ada hukumnya” and another question lalu sampaikan kapan jika sepeda motor sah sebagai angkutan umum yang diatur dalam UU pada saat nantinya dengan hal yang dikatakan oleh Prof. tersebut dipertahankan, mudah ditebak jawabannya adalah REVISI maka terngianglah dengan pepatah Prof. yang sama bahwa “ akan lebih rumit kehidupan bermasyarakat ini jika setiap problem yang muncul kita lari untuk memperbaiki hukumnya meskipun hukum itu memang bisa diperbaiki akan tetapi tidak tiba masa tiba akal”. Lalu berapa biaya, tenaga dan waktu untuk semua itu jangan bilang tanyakan pada rumput yang bergoyang dan itu bukan satu kali REVISI ingat pertama revisi untuk memasukkan sepeda motor sebagai angkutan umum yang sah dalam UU kedua revisi untuk mengatur pembatas sepeda motor sebagai angkutan umum harapannya agar menyerupai ojek negara maju.
 
Last but not least, saya setuju bahwa keberadaan ojek apakah itu online atau tidak adalah sebuah keniscayaan saat sekarang ini walaupun saya tahu bahwa baik aparat (Polisi) maupun regulasinya sendiri (Permenhub) terkesan reaktif dalam menyikapi persoalan perlalu lintasan sebenarnya sih bukan hanya masalah lalu lintas terkadang permasalahan lain juga begitu contoh penggusuran sana sini itu juga karena pembiaran fokus, fokus nasi sudah jadi bubur okay lanjut, saya menganalogikan hal ini seperti mesin ketik yang tergantikan oleh komputer, telpon koin yang berjejer di jalan-jalan utama (dulu) tergantikan dengan HP, sehingga saya percaya kelak ketika transportasi massal sudah terpenuhi dengan sendirinya hal itu akan tergantikan karena satu hal yang pasti bahwa pertumbuhan jalan tidak akan pernah mengikuti cepatnya pertambahan kendaraan dari tahun ke tahun sehingga bertambah yakin bahwa sepeda motor sah sebagai angkutan umum yang diatur dalam UU adalah bukan tujuan utama kita, setidaknya bagi saya dan kalaupun anda berbeda pendapat ada baiknya anda mengamati dua gambar yang saya sertakan dalam post ini. Ada banyak cara untuk menyikapi keberadaan ojek saat ini namun bukan dengan merubah pondasi yang sudah bagus,  pengaturan dengan Peraturan Presiden pun sudah boleh untuk mengatur hal ini, sembari terus menagih pemerintah bahwa kita memiliki PR yang diamanahkan oleh UU yaitu transportasi massal itu. Soal benefitnya transportasi massal kita bahas di lain waktu atau boleh langsung share ke kita, yang penting kita pahami dulu bahwa perlukan kita mengubah pondasi yang sudah bagus  jika atapnya yang bocor!!! terkadang saya berpikir apakah benar kita ini bangsa yang senang membuat sesuatu yang mudah jadi sulit dan sulit bisa di "mudahkan" (jangan lupa diperhatikan tanda petiknya).

Sebagai penutup saya hanya ingin katakan, jika hanya untuk mengakomodir sepeda motor sebagai angkutan umum yang sah dengan jalan merubah UUnya maka saya harus sepakat dengan beberapa pejabat di negara tetangga, apa yang dikatakannya cek di sini https://www.liputan6.com/global/read...an-ojek-online  dan beberapa link yang silahkan anda cari sendiri.
 
Suarakan pendapat anda tentang hal ini, jika anda anggap ini penting. Demi kemajuan bangsa kita.

Suara dari Pemerhati Transportasi yang terusik dengan hal-hal yang membuat kita semakin mundur!!!
 
Perlukah Sepeda Motor sbg Angkutan Umum diatur dalam UU?
Perlukah Sepeda Motor sbg Angkutan Umum diatur dalam UU?
[/FONT][/size]
image-url-apps
sepeda motor sebagai angkutan umum dalam Undang-undang merupakan sebuah kebijakan yang dibuat berdasarkan permintaan massa & pasar emoticon-Ngakak (S)
bukan berdasarkan kajian teoritis, ilmiah & mendalam dari para pakar hukum-transportasi emoticon-Hammer (S)
image-url-apps
Quote:

Ga lebih baik dr yg dulu2 gan.

KASKUS Ads
Quote:


kalau bandingin sama mobil pribadi di bandingin motor , kebiasaan orang jakarta , mobil buat sendiri aja, makan jalan banget ,

giliran angkot pada nggak mau ,

kalau motor semua , lempeng tuh jalan ,

kecelakaan motor paling besar juga karena motor di tabrak mobil ,

coba motor semua ?

hahaha
image-url-apps
Setuju ama TS
Motor jadi angkutan umum itu bikin Indo jd negara mundur, bener kata TS, banyaknya motor itu bukti kegagalan negara menyediakan angkutan umum yang layak bagi masyarakat
Quote:


data ?
ga liat para kera yang lawan arus sambil ngebut itu nabrakin siapa kalo dijalan ?

gw bukan bela mobil ya, mobil jg byk yg asu kalo dijalan
emang gajelas nih


Negara bukannya banyakin Buruh, banyakin pabrik.


ini malah banyakin ojek



gak berkarya, duitnya muter disitu situ doang. "Saling mengantar"

emoticon-Leh Uga
Quote:


dan bukti keberhasilan pabrikan motor "luar" memasarkan produknya di Negara kita https://www.kaskus.co.id/post_reply/...06e8b4569#tab2

Jepang negara produsen otomatif bukti malah penduduknya lebih senang jalan kaki dan naik sepeda, kata orang!!!!

×