alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
2.33 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acfa73bd675d448448b4567/mahasiswi-kesehatan-lombok-gantung-diri-gunakan-jilbabnya-setelah-sholat-subuh

Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh

Lagi-lagi mahasiswi kita menggal dengan cara tidak wajar. Kejadiannya kemarin subuh di Lombok NTB emoticon-No Hope

Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh .......Jilbab untuk gantung diri seorang Mahasiswi kesehatan di Lombok Timur

Gunakan Jilbab, Mahasiswi Kesehatan Gantung Diri di Kamar setelah sholat subuh

Lombok Timur, Nurhayati Muslina (22) mahasiswi di Stikes Hamzar Lombok Timur (Lotim), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Gubuk Pedalaman Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Lotim pada Rabu (11/4) sekitar pukul 05.00 Wita.

Dia bunuh diri dengan menggantungkan diri pada jilbab putih miliknya yang diikat pada teralis/ventilasi kamarnya. “Saksi yang melihat pertama kali adalah bapak korban,” ujar Kasubbag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista, Kamis (12/4).
Menurut pengakuan ayah korban, AM (50), saat itu sekitar pukul 04.50 Wita, dia melihat korban bangun seperti biasa dan melaksanakan sholat subuh di kamarnya. Kemudian sekitar pukul 05.30 Wita, bapak korban yang sedang duduk di berugak luar rumah bertanya dalam hati, mengapa anaknya tidak seperti biasa membuatkannya kopi.
“Setiap pagi korban selalu membuatkan bapaknya kopi, karena ibunya sedang sakit. Jadi ada perasaan bertanya-tanya mengapa tumben sekali anaknya tidak datang membawa kopi,” jelasnya.

Saat ayah korban mendatangi kamar korban, dia kaget melihat putri cantik kesayangannya telah tewas gantung diri dalam keadaan sangat mengenaskan. Lidah korban terjulur dan celana korban sudah dipenuhi kotoran dari anus. Korban sudah lemas dan lehernya terlilit jilbab putih. Ayahnya segera melepaskannya dan menidurkannya di kasur. Diduga korban nekat gantung diri sehabis sholat subuh, korban membuka lemari pakaian dan menemukan jilbab putih miliknya yang biasa digunakan untuk kuliah, lalu mengikatkan jilbabnya di teralis jendela atas dan lehernya. Pijakannya menggunakan buku pelajaran korban yang ditumpuk dan langsung ditendangnya. Tidak sampai 15 menit kemungkinan korban sudah tewas.
Sekitar pukul 07.00 Wita korban dibawa warga ke Puskesmas Korleko, namun nyawanya tak tertolong. Ada bekas jeratan di lehernya berbentuk "V". “Untuk Sementara motif awal korban gantung diri berdasarkan pengakuan keluarga, korban mengidap penyakit komplikasi dan sudah sering dibawa berobat ke dokter, namun belum kunjung sembuh. ” pungkas Tista.
Selaku Kasubbag Humas, dia juga berharap kalau ini adalah kasus bunuh diri yang terakhir kali. Untuk itu Tista mengimbau kepada setiap orang tua agar tetap melakukan pengawasan kepada anaknya, terlebih lagi jika sudah terindikasi mengalami tekanan, baik itu karena penyakit fisik maupun psikis. “Lakukan pendekatan dan komunikasi yang baik,” tutupnya.


Mahasiswi STIKES Hamzanadi Selong, Tewas Gantung Diri


Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
Lombok Timur, Seputar NTB - NM (22) seorang mahasiswi S1 STIKES Hamzanadi ditemukan tewas gantung diri oleh keluarganya. Korban gantung diri dengan jilbab di dalam kamarnya sendiri. Kejadian diperkirakan sekitar pukul 05.00 Wita pada Rabu (11/04).
    
Kejadian bermula dari pukul 04.50 korban bangun tidur untuk melaksanakan salat subuh. Setelah pukul 05.30, bapak korban Amaq Muslina (50) mencari NM untuk dibuatkan kopi, karena ibu korban sedang sakit. 

“Kok belum keluar buatkan kopi ya, ucap saya dalam hati, karena biasanya setiap pagi selalu ngopi.” ujar Amaq Muslina dari keterangan Kabag Humas Polres Lotim.

Kemudian setelah itu, bapak korban masuk kerumah untuk menyuruh NM dibuatkan kopi. Namun saat membuka pintu kamar milik korban, Amaq Muslina terkejut saat melihat anaknya dalam keadaan lemas dengan leher terikat jilbab putih yang ia ikatkan pada lubang angin di kamar korban.

“Kemudian saya lepaskan ikatan yang menjerat leher korban dan menidurkan korban di kasurnya. Sekitar 07.00 pagi, saya bawa ke Puskesmas Korleko. Tapi dinyatakan meninggal dunia.” Lanjutnya.

Lebih jauh, orang tua korban menerangkan bahwa NM sebenarnya sudah lama mengidap penyakit komplikasi. Ia juga sering dibawa berobat ke dokter. (Uki)


Gunakan Jilbab, Mahasiswi Kesehatan Gantung Diri di Kamar, Ayahnya Bilang Begini
Jumat,13 April 2018 - 00:07:57 WIB | Di Baca : 31 Kali



HARIANRIAU.CO - NM (22) mahasiswi S1 cantik dan pintar di Stikes Hamzar Lombok Timur (Lotim), mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dia ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Gubuk Pedalaman Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Lotim pada Rabu (11/4) sekitar pukul 05.00 Wita.
Dia bunuh diri dengan menggantungkan diri pada jilbab putih miliknya yang diikat pada ventilasi kamarnya. “Saksi yang melihat pertama kali adalah bapak korban,” ujar Kasubbag Humas Polres Lotim, IPTU Made Tista, Kamis (12/4) seperti dimuat kicknews.today.
Menurut pengakuan ayah korban, AM (50), saat itu sekitar pukul 04.50 Wita, dia melihat korban bangun seperti biasa dan melaksanakan sholat subuh di kamarnya. Kemudian sekitar pukul 05.30 Wita, bapak korban yang sedang duduk di berugak luar rumah bertanya dalam hati, mengapa anaknya tidak seperti biasa membuatkannya kopi.
“Setiap pagi korban selalu membuatkan bapaknya kopi, karena ibunya sedang sakit. Jadi ada perasaan bertanya-tanya mengapa tumben sekali anaknya tidak datang membawa kopi,” jelasnya.
Saat ayah korban mendatangi kamar korban, dia kaget melihat korban telah gantung diri dalam keadaan lemas dan leher terikat jilbab. Ayahnya segera melepaskannya dan menidurkannya di kasur.
Sekitar pukul 07.00 Wita korban dibawa warga ke Puskesmas Korleko, namun nyawanya tak tertolong. “Untuk Sementara motif awal korban gantung diri berdasarkan pengakuan keluarga, korban mengidap penyakit komplikasi dan sudah sering dibawa berobat ke dokter, namun belum kunjung sembuh. ” pungkas Tista.
Selaku Kasubbag Humas, dia juga berharap kalau ini adalah kasus bunuh diri yang terakhir kali. Untuk itu Tista mengimbau kepada setiap orang tua agar tetap melakukan pengawasan kepada anaknya, terlebih lagi jika sudah terindikasi mengalami tekanan, baik itu karena penyakit fisik maupun psikis. “Lakukan pendekatan dan komunikasi yang baik,” tutupnya.


Foto korban selama kuliah di Stikes

Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh
Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh







SUMBER 3


Baru kemaren gadis Abg Sukabumi gantung diri gara-gara sakit paru-paru, sekarang mahasiswi stikes lombok juga karena penyakit yang di deritanya. Sesulit itukan mendapatkan pengobatan yang layak untuk sembuh hingga sampai bundir di usia muda? emoticon-No Hope emoticon-No Hope

Diubah oleh agayzjr
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 3
Gembok dulu untuk pertamax ya emoticon-No Hope emoticon-No Hope
Gubernurnya safary politik mulu

mana dia peduli lagi dengan NTB sana

pikirannya kan pilpres dan pilpres

udah partai nggak punya juga


Turut berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
Diubah oleh nasbungdiehard
Quote:


hapusin dong foto-fotonya

manfaatnya apa coba harus majang foto begitu emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
Quote:


Saya langsung copas dari beritanya gan..
bunuh diri syariah nih... emoticon-Jempol
Quote:


Kok nyalahin gubernurnya gan? bukankan fasilitas kesehatan di NTB sudah tercukupi?
hmmmm emoticon-Entahlah
Quote:


kan bisa dihapus fotonya
Tolonglah, bagi wanita2 yang berjilbab, yang mungkin punya niat untuk mengakhiri hidup, camkan baik2.

JILBAB BUKAN ALAT UNTUK BUNUH DIRI.

Masih banyak alat lain untuk bunuh diri. Cobalah berkreasi dan berinovasi.


emoticon-Mad
Quote:



Ente aje ude yg gantiin jadi Gub nye ..Kalo nda bisa ..coba ente aje yg gantiin org2 yg pengen bunuh diri

emoticon-Ngakak

Quote:


Coba ente babar disini bijimane pedoman cara bundir yg kreatif dan berinovasi ..dan jangan lupa kasi contoh nye ..biar kaga dipikir orang OMDO getooo

Mahasiswi Kesehatan Lombok Gantung Diri Gunakan Jilbabnya Setelah Sholat Subuh

Quote:


Anda mengucapkan ujaran kebingungan. Itu akibat simpul2 saraf di otak ente tak bereaksi dinamis untuk menterjemahkan sebuah kalimat.

Pertama, apa urusannya sama gubernur, padahal seorang gubernur belum tentu bisa berkreasi dan berinovasi. Ingat, rename dan copy paste, serta merangkai kata itu bukan masuk dalam ranah kreasi dan inovasi.

Kedua, orang bunuh diri, kalau sukses ya mati. Masa anda bilang saya saja yang menggantikan orang2 yang bunuh diri. Ini artinya saya saketih, bunuh diri, mati, hidup lagi, bunuh diri lagi, mati lagi, lalu hidup lagi...

Ketiga, jangan terbiasa meminta ikan kalau kail dan kolamnya tersedia. Masa meminta mengajarkan hal2 yang dibenci Allah. Itu dosa namanya.

Keempat, omdo itu bagian dari fiksi. Ketika ada orang bilang mati bunuh diri itu jadi setan penasaran, itu omdo, karena yang bilang belum pernah mati. Tapi itu menggugah cipta rasa seseorang untuk berfikir kedepan. Nah itu fiksi. Tau telos? Telos mata sapi, telos mata sia, dan lain-lain.

Jadi, jangan bermain-main dengan ujaran kebingungan. Sediakan cukup mecin.
hapus aja foto korbannya gan utk kebaikan korban dan keluarganya
tuh babenya mbok ya bikin kupi sendiri
ibuknya sakit. di berita juga di bilang dianya sendiri juga sakit komplikasi?
kali aja anaknya stress di suruh ngurusin rumah
Diubah oleh papa.bebek.1988
dari foto2nya kok kayaknya msh cukup gembira ya
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan..
inilah pentingnya psikolog dan psikiater
Jilbab multifungsi emoticon-Ultah
Quote:


Masalahnya di Indonesia untuk datang ke psikiater adalah hal yang masih tabu dan diperlukan biaya yang banyak setiap kali konsultasi. Banyak masyarakat Indonesia menganggap bahwa datang ke psikiater = orang gila, padahal belum tentu. Orang yang sedang depresi pun sangatlah perlu untuk datang ke psikiater untuk mencegah hal-hal nekat yang akan dilakukan si pasien. Untuk konsul ke psikolog blum bisa pakai BPJS kan ya?

Quote:


Kalo orang udah nekat dan depresi, apapun bisa dijadikan alat untuk bunuh diri. Dia nemu pisau ya bundi pakai pisau, dia nemu baygon ya bundir pakai baygon, dia nemu kain panjang digunakan sebagai tali gantung.. Pencegahan depresi dari dirinya sendiri dan keluarga korban Alm. Nurhayati

Quote:

Kreatif emoticon-Ultah
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di