alexa-tracking

Jejak Ambisi Prabowo Subianto Menuju Istana

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acf7254dcd770735a8b4568/jejak-ambisi-prabowo-subianto-menuju-istana
Jejak Ambisi Prabowo Subianto Menuju Istana
Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, mantan Pangkostrad dan juga eks Komandan Jenderal Kopassus akhirnya menyatakan kesiapannya untuk kembali maju dalam pemilihan presiden yang akan dihelat pada 2019. Ya, Prabowo memang punya ambisi bisa masuk Istana. Ambisi itu sudah jauh hari diretas. Menjelang pemilihan presiden 2014, ia sempat mencoba ikut konvensi penjaringan calon presiden di Partai Golkar. Tapi Prabowo mundur. Yang terpilih kemudian adalah Wiranto.

Kelak, Wiranto yang maju menjadi calon presiden dari Partai Golkar. Sayang, meski sudah menggaet Solahudin Wahid, Wiranto gagal di medan 'tempur' pemilihan presiden 2004. Seperti diketahui, pemilihan presiden 2004 merupakan pemilihan presiden pertama kali yang digelar secara langsung. Terdapat empat pasangan calon yang bertarung berebut tiket ke Istana. Keempat pasangan calon itu adalah Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi, Wiranto-Solahuddin Wahid, Amien Rais-Siswono Yudhohusodo dan Hamzah Haz-Agum Gumelar.

Sejarah mencatat, hanya dua pasangan calon yang maju ke putaran dua Pilpres 2004 yakni duet SBY-Jusuf Kalla dan Megawati-Hasyim Muzadi. Dan, pada babak penentuan ini, SBY-JK yang keluar pada sebagai jawara untuk kemudian jadi Presiden dan Wakil Presiden pertama yang dipilih secara langsung.

Pasca mundur dari konvensi Golkar, nama Prabowo meruap dari panggung politik. Sampai kemudian terdengar lagi, menjelang pemilu legislatif 2009 digelar. Nama Prabowo kembali ramai diberitakan saat mendeklarasikan berdirinya Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Di partai itu, Prabowo didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina. Sementara posisi ketua umum dipercayakan kepada Suhardi (almarhum). Sekjen partai dipegang Ahmad Muzani.

Sayang, dalam 'liga pemilu legislatif 2009' raihan suara Gerindra tak sesuai harapan. Gerindra sebagai pendatang baru, memang membuat kejutan, masuk ke papan tengah. Tapi, itu menyulitkan Prabowo untuk maju sebagai calon presiden. Gerindra membutuhkan dukungan partai lain untuk membentuk koalisi. Sempat merapat Soetrisno Bachir, Ketua Umum PAN saat itu. Tapi rupanya, koalisi dengan PAN gagal ditengah jalan. Ketika itu, Amien Rais, pendiri sekaligus tokoh penting di PAN, tak begitu menyukai PAN merapat ke kubu Prabowo. Amien lebih condong mendukung SBY yang berstatus petahana.

Prabowo pun bermanuver. Ia mendekati beberapa partai. Sampai akhirnya berlabuh ke PDIP. Sayang, karena perolehan suara yang lebih kecil ketimbang banteng, Prabowo harus puas sebagai calon wakil presiden mendampingi Megawati yang jadi calon RI-1. Tiket ke Pilpres pun didapat, meski hanya dengan status sebagai cawapres.

Di gelanggang Pilpres, pasangan Megawati-Prabowo harus bersaing dengan SBY yang kali ini berduet dengan Boediono. Pesaing lainnya adalah pasangan Jusuf Kalla yang maju bersama Wiranto. Dan, di Pilpres 2009 inilah, Prabowo merasakan pil pahit kekalahan untuk pertama kali. Duetnya bersama dengan Megawati tak mampu membendung SBY untuk jadi presiden kedua kalinya.

Asa menuju Istana kembali menggeliat di 2014. Partainya Gerindra melesat. Raihan suara Gerindra di pemilu legislatif kali ini cukup signifikan, hingga masuk tiga besar di bawah PDIP dan Golkar. Tentu ini membuat daya tawar Prabowo meningkat. Tiket ke Istana pun seakan gampang saja diraih. Prabowo akhirnya bisa maju. Kawan berduet pun didapatkan. Ia, Hatta Rajasa, Ketua Umum PAN.

Bersama dengan Hatta Rajasa, Prabowo meretas jalan menuju Istana. Rivalnya, Joko Widodo (Jokowi), Gubernur DKI Jakarta yang sempat disokongnya di Pilkada 2012. Jokowi maju bersama dengan Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden. Hanya ada dua pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2014.

Persaingan menuju Istana begitu sengit. Kompetisi di warna banjir hoax dan kampanye hitam. Sampai akhirnya sejarah mencatatkan sang komandan jenderal kembali harus menelan pil pahit, kalah oleh Jokowi lelaki kerempeng asal Solo. Kini, kembali Prabowo menyalakan asa untuk dapat masuk Istana. Lawannya, dipastikan masih sama. Sang komandan jenderal kembali akan melawan Jokowi, mantan Walikota Surakarta yang mengalahkannya di Pilpres 2014. Kita tunggu saja di 2019, apakah Prabowo bernasib mujur, atau justru kembali tersungkur?

image-url-apps
Udah tua wo. Udah kaya. Mau apalagi? Cari bini sono.
image-url-apps
curang, kalah, mewek berkepanjangan sampe pendukungnya diajak nolak hasil pilpres. itulah tanda2 kebesaran hati wowok emoticon-Ngakak
KASKUS Ads
image-url-apps
Jejak Ambisi Prabowo Subianto Menuju Istana
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
PR prabowo masih banyak

cari bini
cari mantu
punya cucu

semua hal yg umum dimiliki seorang pria mapan,,,
tak dimiliki oleh prabowo
kesian....

dan ironisnya ,,, jokowi memiliki semua itu.
istri
menantu
cucu

owalah
nasibmu wo
image-url-apps
PR prabowo masih banyak

cari bini
cari mantu
punya cucu

semua hal yg umum dimiliki seorang pria mapan,,,
tak dimiliki oleh prabowo
kesian....

dan ironisnya ,,, jokowi memiliki semua itu.
istri
menantu
cucu

owalah
nasibmu wo
image-url-apps
Kita tunggu saja, Pilpres 2019, sepertinya lebih sengit dan panas
image-url-apps
jejak Si Wowo... leh uga emoticon-Big Grin
image-url-apps
Cari bini dulu wo, ga malu apa kalau nanti ada kunjungan kerja keluar negeri ga ada pendamping.

Masa iya bawa2 kuda emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Buka baju, naik kuda,sujud sukur dulu, abis itu kalah ngaplo
laĸι-laĸι нarυѕ pυnya aмвιѕι... ѕυdaн ѕιap dengan reѕιĸo! aѕal jangan ada ѕιneтron lagι, ѕelaмaт вerjυang emoticon-Angkat Beer
terus terang aja ane pengen juga ngerasain indonesia di bawah kepemimpinan prabowo...
kesempatan terakhir ya hanya di 2019 ini...

seandainya jokowi kalah, doi masih bisa nyalon kembali di 2024, usianya juga baru 62 blum tua2 banget lah...
kalo prabowo kalah, 2024 udh ga mungkin lagi mau nyapres...

fix 2019 ane dukung mr prabs emoticon-Angkat Beer
image-url-apps
Kasian. Segitu jatuh kismin kah?
Ane masih inget dulu tiap hari pasti nongol di tipi mulu,ngucapin hari yg bahkan ane gak tau cem hari buku nasional, hari petani nasional dll emoticon-Mewek
image-url-apps
Elang gerandong udah lama gak ada keliatan di jeda pariwara berbagai stasiun tipi beda sebelum 2014
image-url-apps
Jejak Ambisi Prabowo Subianto Menuju Istana
Gagal terus son. emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Jangan gitu, gimana gimana juga gagah lho dia, apalagi sambil telanjang dada dan naik kuda bersama putin

Jejak Ambisi Prabowo Subianto Menuju Istana
Ilustrasi
image-url-apps
Quote:


apa gunanya punya anak feminin dong emoticon-Mad
image-url-apps
aku sih gak suka banget sama pak prabowo