alexa-tracking

Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acf61b3ded7706a7a8b4571/boediono-anjurkan-budi-mulya-giring-opini-skandal-century
Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century
Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century

Jakarta: Mantan Wakil Presiden Boediono sempat menawarkan terpidana korupsi Bank Century Budi Mulya untuk menggiring dan membangun opini kasus korupsi Bank Century sebagai kebijakan sehingga tidak dapat dibawa ke ranah pidana. Penawaran disampaikan Boediono saat menjenguk Budi Mulya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.


Nadya Mulya, putri dari Budi Mulya, menceritakan peristiwa ini terjadi pada Selasa, 26 Januari 2016. Awalnya, Nadya yang datang ke Lapas Sukamiskin melihat Boediono tengah menjenguk ayahnya.


Pada pertemuan itu, Budi Mulya sempat meluapkan kekesalannya kepada Boediono. Mantan Deputi Bank Indonesia ini menyesalkan sikap Boediono selaku atasannya tidak pernah menjelaskan detail skandal Century kepada penyidik KPK.


'Kita berbicara hanya bertiga. Saat itu Bapak saya mengeluarkan unek-uneknya lebih dalam. Kamu sebagai seorang pemimpin, kenapa kamu tidak mengatakan apa yang kamu ketahui tentang Bank Century. Itu yang Bapak saya katakan kepada Boediono. Dan jujur saya tidak paham tujuannya untuk apa,' kata Nadya di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 April 2018.


Nadya mengaku saat itu Boediono tak banyak bicara, selain permintaan maaf. Kemudian, Boediono menawarkan Budi Mulya untuk menggiring dan membangun opini bahwa kasus Century merupakan kebijakan dengan begitu tidak dapat diproses secara hukum.


'Pak Boediono hanya diam saja. Tapi tidak menawarkan solusi apa-apa. Saat itu dia mengatakan bagaimana kalau kita menggiring media bahwa ini sebenarnya adalah kebijakan yang tidak dapat dipidanakan,' kata Nadya.


Namun, Nadya langsung menjawab kalau solusi Boediono itu dianggap tak bisa menyelesaikan persoalan. Mengingat, sang ayah sudah dihukum dan dijebloskan ke Lapas Sukamiskin. Terlebih, Boediono yang saat itu sudah menjabat sebagai wakil presiden seharusnya mampu mengambil keputusan yang lebih tegas agar kasus ini tidak berlarut.


'Saya bilang, Pak, sudah telat. Sekarang Bapak saya sudah di sini (Sukamiskin). Kalau seandainya kamu sebagai wapres saat itu berani mengambil keputusan yang lebih firm mungkin tidak akan berlarut-larut sampai saat ini,' ucap Nadya.


Di sisi lain, Nadya mengaku tidak paham dengan maksud Boediono menawarkan penggiringan opini kasus Century tersebut. Bahkan, menurut Nadya tidak ada tindak lanjut dari tawaran Boediono kepada ayahnya.


'Sejujurnya saat pertama kali bertemu (Boediono), saya dan bapak saya agak sedikit meluap bahkan saya meninggikan suara saya kepada Pak Boediono juga. Terkait kekecewan kenapa hanya bapak saya sendiri yang harus menjalani ini. Ibaratnya bapak saya dilempar ke kandang singa dan kalian tidak ada satu pun yang memberikan bantuan apa pun kepada bapak saya,' tandas Nadya.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/wk...kandal-century

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century Rekonstruksi Proses Penjualan Bank Mutiara Menurut Gugatan Weston

- Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century Andalan Finance Indonesia Terima Pinjaman Rp930 Miliar dari Bank J Trust

- Boediono Anjurkan Budi Mulya Giring Opini Skandal Century Ada RUU JPSK Agar Kasus Model Century tak Terulang Lagi