alexa-tracking

Tunggang Menunggang di Mobil Esemka

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acf5983529a45836d8b4567/tunggang-menunggang-di-mobil-esemka
Tunggang Menunggang di Mobil Esemka
Siswa SMK Negeri 1 Kota Kediri memeriksa hasil perakitan mesin mobil Esemka jenis Bima (mobil mini truk) di bengkel sekolah mereka di Kota Kediri, Jawa Timur, rabu (11/2). Antara foto/Rudi Mulya.

24 Juni 2016
Dibaca Normal 5 menit
Setelah tak terdengar kabarnya, mobil Esemka kembali jadi pemberitaan. Esemka akan mulai diproduksi massal setelah Agustus tahun ini. Kabar ini jadi babak baru bagi perjalanan Esemka yang sempat naik daun empat tahun lalu dan digadang-gadang sebagai “mobil nasional”. Babak baru mobil Esemka melibatkan banyak pihak termasuk investor lokal hingga pemain asing dari Cina. Masihkah relevan pengembangan mobil Esemka di Indonesia?
tirto.id - Empat tahun lalu saat Joko Widodo (Jokowi) masih jadi walikota Solo, nama Esemka melesat dan jadi pusat perhatian publik. Sejak saat itu, nama Esemka dan juga Jokowi melejit. Namun, perjalanan Esemka tidak mulus. Banyak pro dan kontra mewarnai kelahiran mobil buatan anak SMK itu.

Mereka yang mendukung langsung penasaran dan memesan mobil Esemka. Dalam beberapa bulan, pemesanan mobil Esemka tembus ribuan unit. Bagi yang kontra, termasuk mantan menteri riset dan teknologi (Menristek) BJ Habibie, mengkritik mobil Esemka.

"Mobil Esemka itu cuma dolanan karena pembuatannya tidak profesional. Masa anak-anak yang baru tamat sekolah menengah pertama (SMP) sudah mau jadi montir, ya, pasti belum ada pengalaman," kata BJ Habibie dikutip dari Antara.

Cibiran terhadap Esemka tak berhenti sampai di situ. Keberadaan Esemka dikaitkan dengan mobil buatan Cina, dari sisi desain maupun komponennya. Mobil Esemka khususnya Rajawali mirip dengan mobil buatan Cina, bermerek Foday, Explorer VI SUV 6492F9Y, seperti dikutip dari fodayauto.gmc.globalmarket.com.

Meski memunculkan pro dan kontra, tetapi Esemka terus melaju. Tahun 2016 merupakan momen paling pesat dalam perkembangan Esemka setelah sempat vakum lama. Kabar terbaru, pengembang Esemka, PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) bersama PT Adiperkasa Citra Lestari (ACL) membentuk perusahaan baru bernama PT Adiperkasa Cipta Esemka Hero (ACEH). PT ACL sempat menggandeng Proton Malaysia tahun lalu.

Kolaborasi beberapa perusahaan hingga menjadi PT ACEH menjadi harapan cerah bagi nasib Esemka. Melalui PT ACEH, semua proses produksi Esemka akan dimulai, termasuk menggandeng mitra lainnya antara lain PT Geely Mobil Indonesia (GMI), produsen mobil asal Cina. Esemka ditargetkan akan diproduksi massal tahun ini juga. Sebuah berita yang dinanti-nanti bagi siapa saja yang mendukung Esemka.

“Targetnya dalam tahun ini, namun Agustus sangat ketat. Mungkin setelahnya,” kata Managing Director PT ACEH Hosea Sanjaya kepada tirto.id, Kamis (23/6/2016)

Proses produksi akan dilakukan di Cileungsi, Bogor, sebuah fasilitas milik PT GMI. Esemka juga akan memiliki unit produksi di Boyolali, Jawa Tengah yang sudah dirintis sejak awal oleh PT SMK.

Babak Baru Esemka

Pengembangan produksi massal Esemka akan dikhususkan sebagai kendaraan komersial untuk pedesaan. Dengan tujuan mulia ini, Esemka mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah. Dibuatlah roadmap bagi mobil angkutan perkebunan, pertambangan, dan pedesaan yang diharapkan bisa dipasok dari dalam negeri termasuk oleh Esemka.

"Salah satu yang sangat siap ya Esemka. Targetnya secepatnya," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin dikutip dari Antara.

Sebenarnya, konsep mobil pedesaan sudah ada sejak pemerintahan Presiden SBY. Pada waktu itu SBY mengeluarkan program peningkatan kehidupan nelayan dan Program Peningkatan Kehidupan Masyarakat Pinggir Perkotaan ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) No.10/2011 tentang Tim Koordinasi Peningkatan dan Perluasan Program Pro-rakyat. Program ini bagian dari klaster keempat seperti rumah murah, hingga mobil murah pedesaan. Sayangnya rencana ini sempat diterjemahkan menjadi program Low Cost and Green Car (LCGC) atau mobil murah oleh MS Hidayat saat menjadi menteri perindustrian.

Dorongan terhadap Esemka untuk masuk ke pasar segmen khusus seperti angkutan pedesaan, pertanian, atau perkebunan, bukan tanpa alasan. Selama ini segmen mobil penumpang sudah dikuasai oleh pemain otomotif dunia khususnya Jepang. Bila Esemka masuk ke pasar ini, dipastikan akan sulit bersaing.

“Intinya Esemka akan mencoba masuk ke produk-produk yang bisa mendukung perekonomian, salah satunya pick up. Sekarang kandungan lokal paling banyak 40 persen karena saat ini masih prototipe,” kata Humas PT SMK Dwi Budhi Martono saat dihubungi oleh tirto.id beberapa waktu lalu.

Namun, rencana Esemka masuk ke segmen khusus kendaraan komersial angkutan pedesaan bukan juga tanpa hambatan karena para pesaing telah menunggu.

Saingan Esemka

Peta bisnis otomotif di Indonesia terus dinamis, pendatang-pendatang baru telah hadir khususnya dari prinsipal asing, selain mobil merek-merek Jepang yang sudah bercokol lama, kini hadir mobil India. Cina melalui mobil Wuling juga sudah masuk pasar Indonesia.

Tantangan terbesar yang harus dihadapi Esemka apabila diproduksi massal, yaitu soal memasuki pasar mobil yang sudah terbuka dan seluruhnya dikuasai merek-merek asing. Persoalan fasilitas produksi juga sumber daya manusia untuk basis produksi mobil yang keberlanjutan di pasar bebas, menjadi salah satu tantangan terberat Esemka ke depan.

Ceritanya akan berbeda bila Esemka mulai dikembangkan puluhan tahun lalu, seperti kisah sukses program mobil nasional di India, Korea Selatan, dan Cina yang tak diganjal oleh isu wasit perdagangan dunia, WTO. Misalnya di India, Tata Motor sudah mulai mengembangkan mobil nasional pasca Perang Dunia II.

"Sekarang Indonesia sudah berada di pasar terbuka, kalau mau buat mobil sendiri harus menghadapi pasar otomotif yang sudah dikuasai merek-merek asing. Itu berat," kata pengamat otomotif Suhari Sargo dikutip dari Antara.

Kekhawatiran Suhari terbukti. Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) sebagai pendatang baru di pasar mobil Indonesia juga membidik pasar mobil niaga di pedesaan dengan cara menawarkan kendaraan berharga terjangkau, termasuk juga suku cadangnya.

"Kami percaya potensi desa bisa ditingkatkan jika ada percepatan distribusi hasil pertanian maupun perikanan dengan kendaraan niaga yang harganya terjangkau, mesin diesel kuat, servis mudah dan murah," kata Presiden Direktur PT Tata Motors Indonesia Biswadev Sengupta dikutip dari Antara.

Tata Motors masuk ke segmen yang akan dimasuki Esemka melalui program Tata Masuk Desa. Program ini sudah berjalan dan wilayah Sumatera dan akan berlanjut ke Kalimantan dan Sulawesi. Catatan penjualan Tata di segmen ini memang masih kecil, tahun lalu baru terjual 30 unit mobil pedesaan di desa-desa Provinsi Lampung.

Melihat peta segmen baru yang akan dimasuki oleh Esemka juga menjadi incaran pemain lain, maka mengembangkan sebuah produk baru di era persaingan ketat saat ini bukan halnya yang mudah. Nasib pengembangan mobil merek lokal di Indonesia memang berliku, sampai saat ini belum ada yang berhasil. Hal ini sudah disadari puluhan tahun lalu oleh Thailand. Negeri Gajah Putih itu tak mau pusing membuat merek mobil lokal. Mereka justru sibuk mengembangkan industri kompnen otomotif yang andal.

https://tirto.id/tunggang-menunggang...SAAEgJVoPD_BwE

jokowi 2 periode
MOBIL SLB MANA?
#3semka


Tunggang Menunggang di Mobil Esemka
jokoflok cuman pehape emoticon-Leh Uga
ada nggak kaskuser yg sudah berhasil beli nih mobil...? emoticon-Bingung
Tunggang Menunggang di Mobil Esemka
Tunggang - menunggang

menunggangi emoticon-Ngakak
Mobil ajaib cuman muncul pas kowi mau pemilu doang
kalo menurut nasbung, produksi masal automotive sama dengan produksi nasi bungkus.

Nggak perlu riset, gak perlu cari lahan, gak perlu bikin pabrik, gak perlu uji kelayakan, dsb.
nastak masih bisa diboongin pake ginian???
emoticon-Ngakak
Quote:


riset apa kalau boleh tau ? riset emblem doang ya ?

wong mobil cinak kok, cuma ganti emblem / logo doang.
Hebatnya lagi, mobil nasional Esemka itu sudah diexpor sampai ke China dan diberi nama Foday .....
Quote:


Sekarang ganti nama gan esemka sudah diekspor ke amrik dan eropa dengan nama geely bukan foday lagi.
Katanya nama foday gak menjual.
emoticon-Big Grin
beli segera, sebelum kehabisan... emoticon-Selamat