alexa-tracking

Pertemuan Indonesia dan Norwegia untuk meningkatkan kerja dalam sektor energi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acf348f529a457d6e8b4567/pertemuan-indonesia-dan-norwegia-untuk-meningkatkan-kerja-dalam-sektor-energi
Pertemuan Indonesia dan Norwegia untuk meningkatkan kerja dalam sektor energi
Pertemuan Indonesia dan Norwegia untuk meningkatkan kerja dalam sektor energi

JAKARTA (INDOPETRO)- Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Norwegia melaksanakan Indonesia-Norway Energy Workshop. Workshop ini merupakan hasil kolaborasi Ditjen Minyak dan Gas Bumi (Migas), Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dan Kedutaan Besar Norwegia sebagai upaya peningkatan kerja sama sektor energi antara Indonesia dan Norwegia.

“Kerjasama ini menandai semakin menguatnya hubungan di sektor energi antara Indonesia dan Norwegia melalui kerjasama antara Kementerian ESDM dan Kedutaan Besar Norwegia di Jakarta,” kata Wakil Menteri (Wamen) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, Kamis (12/4/2018) di Jakarta.

Menurutnya, Indonesia saat ini berada dalam pertumbuhan ekonomi yang cepat. Pergeseran paradigma dari energi sebagai komoditas menjadi energi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi harus diikuti oleh reformasi di industri migas.

“Kami saat ini bekerja keras untuk menarik lebih banyak investor untuk bekerja sama dengan kami untuk mengeksplorasi, meningkatkan produksi, serta mengembangkan infrastruktur energi. Kita perlu menjamin bahwa di masa depan, masih akan memiliki kesempatan untuk menikmati apa yang kita miliki saat ini atau bahkan lebih baik. Kita perlu memastikan minyak dan gas untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan membuka investasi baru,” ujar Arcandra.

“Saya sampaikan bahwa kami telah menyederhanakan peraturan migas dari 104 menjadi 6. Di sisi hulu, kami telah merevisi skema Cost Recovery menjadi skema Gross Split,” tambah Arcandra.

Arcandra menjelaskan, pergeseran dari skema Cost Recovery ke skema Gross Split menawarkan kepastian, penyederhanaan dan efisiensi. Gross Split menawarkan kepastian bisnis kepada investor karena parameter dalam split lebih transparan dan terukur. Parameter ini didasarkan pada karakteristik lapangan dan kompleksitas dalam pengembangan dan produksi. Skema Gross Split didasarkan pada 13 komponen termasuk 10 komponen variabel dan 3 komponen progresif. Di antara komponen-komponen ini adalah lokasi lapangan, baik darat atau lepas pantai, kedalaman, serta infrastruktur yang ada.

“Minggu lalu, telah ditandatangani implementasi skema Gross Split dalam penandatanganan kontrak wilayah kerja Andaman I dan Andaman II sebagai wilayah kerja lepas pantai,” terang Arcandra.

Workshop ini mengagendakan dua sektor, yaitu migas dan energi baru terbarukan. Workshop di sektor migas mengangkat tema “Deepwater Development: Commercial and Technology Challenges“. Workshop akan membahas berbagai tantangan di sisi komersial dan tantangan dalam mengembangkan lapangan laut dalam Indonesia, mengingat bahwa sektor hulu migas Indonesia memiliki potensi yang signifikan.

image-url-apps
emoticon-Angkat Beer


Pertemuan Indonesia dan Norwegia untuk meningkatkan kerja dalam sektor energi
image-url-apps
Quote:


Jual ke si ahoak biar sembuh tuh brey dan di sayang bini
KASKUS Ads
Haduh gimana mau maju
emoticon-Cendol (S)
×