alexa-tracking

Ternyata Mobil BMW Bukan Atas Nama Penabrak

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aceffc6dbd770f25b8b4572/ternyata-mobil-bmw-bukan-atas-nama-penabrak
Ternyata Mobil BMW Bukan Atas Nama Penabrak
Ternyata Mobil BMW Bukan Atas Nama Penabrak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mobil BMW 320-i yang menabrak seorang ojek daring, Moh Nur Irfan (38) bukan atas nama Tiara Ayu Fauzyah (24).

"Di Surat Tanda Nomor Kendaraan atas nama Susan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra, Kamis (12/4/2018).

Menurut Halim, Tiara sempat mengaku bahwa mobil itu merupakan miliknya. Sebab, pelaku penabrak Irfan itu mengalami kepanikan karena dikerumuni orang banyak.

"Karena banyak orang jadi kalap. Setelah kemarin ditanya, itu temannya punya. Pinjaman," ujar Halim.

Saat ini, mobil bernomor polisi B 789 SSN itu, disita oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti. Mobil berada di kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Disita di Pancoran sebagai barang bukti," ujar Halim.

Mobil akan dikembalikan ke pemilik setelah kasus Tiara disidang di Pengadilan. "Jadi kita juga akan lakukan P21, penyerahan barang bukti dan tersangka kepada Kejaksaan nantinya," ujarnya.

Sebelumnya, Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto menerangkan, Tiara yang mengendarai mobil BMW 320 terlibat kecalakaan lalu lintas di kawasan Harmoni.

Tabrakan itu, menyebabkan kaki kiri Irfan patah. Irfan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat, atas kejadian itu.

"Kaki kiri patah akibat kejadian tersebut," ujar Budiyanto saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (9/4/2018).

Tiara melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Hayam Wuruk. Sesampainya di lampu merah Harmoni, Tiara menabrak body samping kiri sepeda motor milik Irfan.

Baca: Bantu Biaya Orang Tua Cuci Darah Alasan Polisi Tak Menahan Pengemudi BMW

Tiara telah ditetapkan menjadi tersangka karena mengakibatkan korban luka berat. Tiara dijerat Pasal 310 ayat (3) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana penjara 5 tahun dan/atau denda Rp 10 juta.

Polisi tak melakukan penahanan terhadap tersangka karena dianggap telah melakukan upaya mediasi terhadap pihak keluarga korban dengan meminta maaf dan menanggung biaya pengobatan.


Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...-nama-penabrak

---

Baca Juga :

- Bantu Biaya Orang Tua Cuci Darah Alasan Polisi Tak Menahan Pengemudi BMW

- Pengendara BMW Tanggung Biaya Pengobatan Patah Kaki Pengemudi Ojek Online yang Ditabrak

- Polisi: Pemandu Karaoke yang Kendarai BMW dalam Pengaruh Minuman Keras saat Tabrak Ojek Online