alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acef504d44f9ff64c8b4571/di-pertemuan-trilateral-ntt-tawarkan-investasi-kelautan

Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan

Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan



JPP, LABUAN BAJO NTT - Pemprov Nusa Tenggara Timur menawarkan peluang investasi potensi kelautan seperti hasil garam dan rumput laut, dalam pertemuan trilateral yaitu antara Indonesia, Timor Leste, dan Australia.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto di Kupang, sebagaimana dilansir ANTARA news, Kamis (12/4/2018). Menurut Ganef, pertemuan trilateral berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, Kamis, salah satu yang ditawarkan investasi produksi garam dan rumput laut.

Pemprov NTT yang tergabung dalam delegasi Indonesia telah mengadakan pertemuan untuk menyatukan persepsi terkait hal-hal yang dibicarakan bersama dalam pertemuan tiga negara itu.

Di bidang kelautan dan perikanan, kata Ganef, produksi garam dan rumput laut dari NTT merupakan bagian yang ditawarkan untuk investasi kepada pihak delegasi Timor Leste dan Australia. "Harapan kami semoga ada tindak lanjut dari pertemuan ini berupa masuknya investasi untuk potensi hasil kelautan ini," kata mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP NTT itu.

Ganef menjelaskan, NTT memiliki potensi produksi garam yang cukup besar mencapai 60.000 hektare lebih yang menyebar di berbagai daerah. Ia juga mengatakan, pemerintah pusat dan daerah sedang mendorong garam industri dalam rangka swasembada garam nasional.

"Untuk itulah dibutuhkan investasi-investasi seperti saat ini yang sudah dikerjakan di Bipolo Kabupaten Kupang, dan di Kabupaten Nagekeo Pulau Flores," katanya.

Selain itu, potensi budidaya rumput laut di provinsi berbasiskan kepulauan itu mencapai sebesar 51.870 hektare, Potensi yang ada tersebar di berbagai daerah antara lain Kabupaten Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Sumba Timur dan Kabupaten Manggarai Barat, dengan jenis rumput laut unggulan yang dibudidayakan yakni Euchema Cottoni dan Gracilaria.

Ganef juga berharap, potensi kelautan dan perikanan yang dipersentasikan dalam pertemuan trilateral itu bisa menarik minat investasi dari Timor Leste dan Australia yang merupakan negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia di NTT.

Ganef menambahkan, selain itu ada sejumlah kerjasama yang juga dibicarakan untuk ditindaklanjuti dari pertemuan trilateral itu antara lain bidang pendidikan, kesehatan, perhubungan, dan pariwisata dan sebagainya.

Potensi Besar Rumput Laut

Berdasarkan data Kemenperin, terdapat 500 jenis produk yang dihasilkan dari rumput laut. Diketahui, Indonesia merupakan negara pensuplai rumput laut kering dunia sebanyak 237,8 ton atau sekitar 56 persen dari total produksi dunia sebesar 424 ribu ton.

Terdata, sebanyak 152,9 ribu ton atau 64,3 persen rumput kering Indonesia diekspor ke berbagai negara, antara lain Cina, Malaysia, dan Singapura.

Di Indonesia, ada tiga jenis rumput laut yang memiliki nilai komersial cukup tinggi, antara lain rumput laut yang dapat menghasil karagenan, rumput laut untuk agar, dan rumput laut yang menghasilkan alginate.

Ketiga rumput laut tersebut dapat diolah menjadi bahan baku produk akhir seperti produk pangan, farmasi, kosmetik, dan tissue.

Khusus untuk karagenan dan alginate, bisa diolah ke bentuk lebih lanjut. Karagenan bisa menjadi pakan ternak, saus, dan farmasi. Sementara alginate bisa menjadi tekstil.(ant)


Sumber : https://jpp.go.id/keuangan/investasi...stasi-kelautan

---

Kumpulan Berita Terkait KEUANGAN :

- Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan Tiga Rekomendasi PUPR untuk Kementerian BUMN Terkait Kecelakaan Rusun Pasar Rumput

- Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan Menkeu Harapkan Masukan Terhadap Kebijakan Desentralisasi Fiskal

- Di Pertemuan Trilateral, NTT Tawarkan Investasi Kelautan Menkeu Apresiasi Dialog Tingkat Tinggi Indonesia-Australia

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di