alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Pilkada /
Safaruddin Ingin menjadikan Desa Singa Gaweh Sentra Pertanian
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acedd78dcd7704d588b4576/safaruddin-ingin-menjadikan-desa-singa-gaweh-sentra-pertanian

Safaruddin Ingin menjadikan Desa Singa Gaweh Sentra Pertanian

Safaruddin Ingin menjadikan Desa Singa Gaweh Sentra Pertanian
Calon Gubernur Kalimantan Timur Rusmadi Wongso mengungkapkan akan menjadikan Desa Singa Gaweh sebagai sentra pertanian di Kalimantan Timur. Pernyataan itu diungkapkan Rusmadi pada saat kunjungannya ke desa tersebut.
“Untuk Desa Singa Geweh, potensinya padi sawah. Maka harus kita perluas lahan padi sawah. Mudahan, Desa Singa Geweh menjadi sentra pertanian padi dan sayur mayur,” kata Rusmadi yang juga pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Pertanian Unmul, dalam pidatonya, Minggu (1/4/2018).
Selain itu, Rusmadi juga mengenalkan apa yang menjadi program unggulannya. Mantan Kepala Bappeda Kaltim itu memulainya dengan menyebut tagline ‘Kaltim Bermartabat” yang merupakan singkatan dari Kaltim Berdaya saing, Aman, Mandiri, Sejahtera dan Berkelanjutan.
Dari visi itu ada 10 program. Sepuluh program tersebut diantaranya mewujudkan Kaltim Mandiri. Rusmadi mengatakan, dia akan menggulirkan dana APBD provinsi sebesar Rp5-10 miliar per desa. Anggaran itu menambah bantuan untuk desa yang sudah ada bernama ADD (alokasi dana desa) dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota.
Sementara itu tokoh adat Dayak, Indra Bengeh, mengaku gembira karena Cagub Rusmadi yang popularitasnya makin tinggi ini bisa datang ke desanya. Dia mengaku sengaja mengundang Rusmadi agar bisa terus menjalin komunikasi dengan masyarakat desa Singa Geweh.
“Manakala Bapak Rusmadi memimpin Kaltim, saya titip agar masyarakat saya di desa Singa Geweh diperhatikan. Dan, mohon dibantu diubah status lahan warga desa ini yang dari Taman Nasional Kutai untuk lahan yang bisa mendapat bantuan pembangunan dari pemerintah,” jelas Indra.
Ia mengatakan sebagian lahan pemukiman desa itu diakui berada di dalam kawasan TNK (Taman Nasional Kutai), sehingga warga maupun pemerintah lokal tidak bisa memasukkan dalam penganggaran APBD.


Spoiler for "Sumber :":

Thread Sudah Digembok
Urutan Terlama
×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di