alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Indonesia Update /
Polisi Telusuri Keterkaitan Kasus Miras Oplosan Bekasi-Jakarta-Depok
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acecda4947868ef178b456e/polisi-telusuri-keterkaitan-kasus-miras-oplosan-bekasi-jakarta-depok

Polisi Telusuri Keterkaitan Kasus Miras Oplosan Bekasi-Jakarta-Depok

Polisi Telusuri Keterkaitan Kasus Miras Oplosan Bekasi-Jakarta-Depok

JPP, BEKASI - Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatiasih AKP Umar Wirahadikusuma mensinyalir adanya keterkaitan dalam kasus tewasnya tujuh warga setempat yang diduga akibat minuman keras (miras) dengan peristiwa serupa di Jakarta dan Depok dalam sepekan terakhir.

"Kalau dugaan saya, ada pemanfaatan bahan baku pembuatan miras oplosan yang di Kota Bekasi dengan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Depok. Salah satunya senyawa kimia metanol pada alkohol yang dicampur," katanya di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

Wilayah hukum Jatiasih merupakan lokasi penggerebekan tempat penjualan miras oplosan yang berlokasi di Jalan Raya Jatimekar RT02 RW12, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, atas nama penjual Ugi.

Depot jamu milik tersangka Ugi itu memperjualbelikan miras kepada sejumlah korban yang tewas akibat pesta miras pada 1 April 2018 lalu.

Dari pengakuan empat korban selamat, kata Umar, mereka mengaku tidak pernah mencampur bahan baku lain dari miras oplosan yang dibeli di warung Ugi.

"Dari empat saksi yang kita tanya, tidak ada campuran lain, yang mereka minum murni yang dibeli di warung Ugi. Tidak ada oplosan lain lagi," katanya.

Menurut Umar, kandungan miras yang dioplos oleh tersangka Ugi disinyalir mengandung material berat yang memicu tewasnya para korban.

"Bisa saja senyawa kimia metanol yang dicampur dalam miras oplosan itu merupakan material yang sama dengan minuman keras yang dikonsumsi korban lain di Jakarta dan Depok," ujarnya.

Menurut dia, salah satu senyawa kimia yang berbahaya adalah alkohol industri yang selama ini diproduksi untuk pembuatan cat atau antiseptik.

Umar menambahkan, kepastian dari keterkaitan seluruh rangkaian kasus itu saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium forensik Mabes Polri serta keterangan dari tersangka buron berinisial B.

"Semua keterangan dari korban yang selamat mengarah kepada B, selaku peracik yang membeli bahan baku pembuatan miras oplosan di warung Ugi. Kita masih cari yang bersangkutan," terangnya.

Sebelumnya, diberitakan sebanyak tujuh warga Kota Bekasi tewas diduga akibat mengonsumsi minuman keras pada periode 2-5 April 2018.

Ketujuh korban masing-masing berinisial RW, AR, RB, AN, BA, AD, dan SP, mereka tewas usai berpesta miras oplosan di wilayah hukum Pondokgede dan Bekasi Selatan pada 1 April 2018. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/polkam/hukum/31950...-jakarta-depok

---

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di