alexa-tracking

Yayasan meminjamkan uang, bolehkah??

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5aceb6eadbd770ed028b4568/yayasan-meminjamkan-uang-bolehkah
Yayasan meminjamkan uang, bolehkah??
Selamat pagi...

Apakah yayasan boleh meminjamkan uang kepada pihak tidak berelasi?

Selain itu, apakah boleh yayasan berinvestasi di pihak yang tidak berelasi?

Hutang piutang dan investasi ini, tentunya ada kemungkinan tidak tertagih dan jumlahnya lumayan besar. Kira2 10% dr aset yayasan

Mohon jawaban teman2 yg lebih mengetahui masalah hukum yayasan
Baca aja gan Undang-Undang No. 28 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No. 16 Tahun 2001 tentang Yayasan. Disana sdh lengkap semuanya
Quote:


Makanya udah baca tp gak nemu

Kalau ada yg tau yg lebih spesifik pasal berapa
Bisa saja asal kegiatan pinjam-meminjam dan investasi itu memang sejalan dengan tujuan yayasan di anggaran dasarnya. Karena pada dasarnya yayasan dibuat untuk kegiatan sosial, agama atau kemanusiaan. Jadi jika, kegiatan pinjam meminjam atau investasi itu tidak termasuk dalam kegiatan untuk melaksanakan tujuan yayasan di dalam anggaran dasarnya, maka kegiatan tersebut merupakan pelanggaran dalam pengelolaan yayasan dan dapat ditindak hukum.
Quote:


siap gan
cendol sent emoticon-Cendol (S)

sama mau nanya lagi kalau penyertaan uang itu apa maksudnya hanya penyertaan modal saja atau peminjaman uang termasuk penyertaan?

di penjelasannya uu yayasan gak di sebutkan sih

edit :
ini di uu nya

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2001
TENTANG YAYASAN

Pasal 7
(1) Yayasan dapat mendirikan badan usaha yang kegiatannya sesuai dengan maksud dan tujuan Yayasan.
(2) Yayasan dapat melakukan penyertaan dalam berbagai bentuk usaha yang bersifat prospektif dengan ketentuan seluruh penyertaan tersebut paling banyak 25 % (dua puluh lima persen) dari seluruh nilai kekayaan Yayasan.
(3) Anggota Pembina, Pengurus, dan Pengawas Yayasan dilarang merangkap sebagai Anggota Direksi atau Pengurus dan Anggota Dewan Komisaris atau Pengawas dari badan usaha sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2).