alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acea2ecdac13ef9048b4583/tak-perlu-koalisi-segajah-buat-prabowo

Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo

Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat memberi keterangan pers di sela Rapat Kerja Nasional Bidang Advokasi dan Hukum DPP Gerindra di Jakarta, Kamis (5/4/2018).
Setelah sempat diberitakan maju mundur, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mendeklarasikan diri maju dalam Pemilihan Presiden 2019.

Dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Partai Gerindra di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018), Prabowo menyinggung pihak-pihak yang menganggapnya galau dan ragu untuk maju di Pilpres 2019.

Prabowo memastikan, sebagai pemegang mandat Partai Gerindra, dia akan selalu siap bila diminta maju dalam Pilpres 2019.

"Dengan segala tenaga saya, dengan segala jiwa dan raga saya, seandainya Partai Gerindra memerintahkan saya untuk maju dalam pemilihan presiden yang akan datang, saya siap melaksanakan tugas tersebut," tutur Prabowo seperti dikutip dari Kompas.com.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan dukungan dari Gerindra sudah siap. Dia memperinci, 34 ketua dewan pimpinan daerah (DPD) tingkat provinsi dan 529 ketua dewan pimpinan cabang (DPC) tingkat kabupaten menginginkan Prabowo maju sebagai Capres.

Selain itu, 2.785 anggota DPRD kabupaten/kota dan 251 anggota DPRD tingkat provinsi, serta 73 anggota DPR asal Gerindra juga mendukung Prabowo.

Tapi mandat dan dukungan dari para kader Gerindra, ini tak membuat Gerindra pede. Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria menjelaskan Prabowo mensyaratkan harus ada mitra koalisi untuk memastikan tiket Pilpres.

Menurut Riza, Prabowo masih berharap mendapat dukungan dari partai-partai ikut mendukungnya maju, khususnya partai-partai sekutu, seperti PAN dan PKS.

"Jadi Prabowo sampaikan siap berjuang untuk realisasikan apa yang jadi kehendak parpol dengan syarat dapat dukungan dari koalisi sekutu. Bukan sekutu lagi malah, tapi segajah," kata Riza, seperti dinukil dari detikcom.

Gerindra memang butuh dukungan agar bisa mengusung calon presiden. Menurut putusan Mahkamah Konstitusi soal ambang batas pencalonan Presiden (presidential threshold), partai politik atau gabungannya harus mengantongi 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional untuk bisa mengusung calon presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019.

Namun, karena pemilu legislatif dan pemilu presiden 2019 digelar secara serentak, maka ambang batas yang digunakan adalah hasil pemilu legislatif 2014.

Jika merujuk pada perolehan kursi Pemilu 2014, maka tak ada partai politik yang meraup 20 persen dari total 560 kursi di DPR. Demikian pula jika rujukannya perolehan suara. Jika ditotal, tak ada partai politik yang meraup 25 persen suara sah nasional. PDI P, pemenang Pemilu 2014 hanya meraih 23.681.471 suara alias 18,95 persen.

Gerindra sudah memiliki 73 kursi DPR alias 13 persen. Dengan perolehan ini, Gerindra minimal hanya butuh berkongsi dengan partai politik yang memiliki minimal 7 persen.

Artinya, tak perlu koalisi segajah agar dapat mengusung Prabowo menjadi Capres. Menggandeng PKS saja sudah cukup.

PKS dalam Pemilu 4 tahun lalu meraup 40 kursi atau setara 7 persen. Dukungan makin kokoh jika Gerindra bisa merangkul Demokrat (10,8 persen), PAN (8,75 persen), atau PKB (8,3 persen).

Partai-partai ini diundang dalam Rakornas pendeklarasian itu. Namun tak semuanya hadir.

PAN dan PKS hadir. Yang datang Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Sohibul Iman, Tapi PKB tidak ada perwakilan yang datang, walau sudah diundang.

Deklarasi Prabowo ini dinilai berdampak positif bagi calon legislatif Partai Gerindra dalam Pemilihan Legislatif 2019.

Menurut pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing, elektabilitas Gerindra akan naik setelah mengumumkan mengusung mantan Danjen Kopassus tersebut pada pilpres 2019.

Emrus menjelaskan, sampai saat ini ketokohan Prabowo masih menjadi variabel pertama bagi orang memilih Gerindra.

Karena, belum ada tokoh sehebat dan sekuat Prabowo di Gerindra. "Dalam pikiran masyarakat, Prabowo adalah Gerindra, Gerindra adalah Prabowo," ujar Emrus seperti dikutip dari republika.co.id.
Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...h-buat-prabowo

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo Bocah tangguh di Bogor dan Takalar

- Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo Tikus dan wereng pengubur impian panen petani

- Tak perlu koalisi segajah buat Prabowo Permintaan maaf Zuckerberg dan celah keamanan Facebook

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di