alexa-tracking

DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ace3817de2cf2aa0f8b456e/dki-akan-bangun-14000-unit-rusunawa-untuk-warga-berpenghasilan-di-bawah-4-juta
DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta
Penulis: Nibras Nada Nailufar
Editor: Icha Rastika
Copyright Kompas.com

DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta
Ilustrasi rusunawaumm.ac.id © Disediakan oleh PT. Kompas Cyber Media

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun 14.000 unit hunian dalam bentuk rusunawa hingga 2022.

"Kalau untuk Pemprov DKI untuk 2019 itu kan direncanakan 14.000 unit untuk lima tahun sampai 2022. Pokoknya jumlahnya selama lima tahun segitu, rusunawa," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Agustino Darmawan, Rabu (11/4/2018).

Rusunawa ini ditujukan bagi warga yang berpenghasilan di bawah Rp 4 juta. Agustino mengatakan, rusunawa disediakan lantaran banyak warga yang tak memiliki kemampuan untuk membeli.

Lagi pula, Pemprov DKI tak bisa membangun rusun untuk dijual ke warga. "Rusunami enggak boleh pembangunan dari APBD," ujar Agustino.

Sementara itu, pemenuhan target 250.000 unit rusun DP 0 rupiah akan diserahkan ke BUMD dan swasta.

Pihaknya akan melakukan kerja sama berbagai bentuk dengan swasta, mulai dari penyewaan lahan hingga mempermudah perizinan.

"Kerja sama lahan misalnya 50 persen untuk unit yang dia jual, 50 persen dia bangun untuk DP 0," kata Agustino.

Pemprov DKI akan menganggarkan Rp 2,5 triliun per tahun untuk menalangi DP rusunami dan Rp 1,25 triliun untuk menyediakan lahannya.

"Yang kami harapkan yang dari kalangan private sector, swasta, yang mengejar kekurangan selama lima tahun," ujar Agustino.

Sumur

Akhirnya, dibangun juga.
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta menargetkan untuk membangun 14.564 unit rusunami dalam lima tahun ke depan. Target tersebut dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 yang sesuai dengan visi-misi Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Namun separuh dari target itu akan terpenuhi tahun ini karena sebanyak 7.563 unit rusun yang mulai dikerjakan sejak dua tahun lalu sudah bisa digunakan pada tahun ini. "(Sebanyak) 7.000 sudah tahun ini jadi antara lain di Nagrak, Rorotan, KS Tubun, Semper, Rawa Buaya, Pengadegan, BLK (Pasar Rebo), Rawa Bebek, Penjaringan," kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Agustino Darmawan, Rabu (11/4/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "DKI Target Bangun 14.564 Unit Rusunawa, Separuhnya Rampung Tahun Ini", https://megapolitan.kompas.com/read/...ung-tahun-ini.
Penulis : Nibras Nada Nailufar
Editor : Egidius Patnistik


emoticon-Ultah prestasi gabener
baru 6 bulan 7000 unit sudah jadi. emoticon-Recommended Seller
jadi gini... cuman fiksi


leh uga
DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta
Quote:


Khontol ASU.

Jijik gw lama2 sama duo goblok.
ini masuknya lanjutan programnya ahok bukan sih?


#ciusannanya
Jadi semua baru AKAN
Alias kadir dan doyok sampe saat ini belum bikin apa apa

DKI Akan Bangun 14.000 Unit Rusunawa untuk Warga Berpenghasilan di Bawah 4 Juta
astajim ga jadi DP0% nih emoticon-Kagets
catat gan : AKAN !!!!!.....



itu yg program rmh DP 0% aja pondasi2nya blm jadi . pdhl udh lewat stngh taun jabat
Quote:


emoticon-Ngakak
2 thn serius dikerjakan jadinya baru 7000 unit

gak tau kalo 5thn gimana, blum lagi nti jadi wapress 2019

emoticon-Traveller
Quote:


Kalo dua tahun lalu mah berarti warisan emoticon-Ngakak Itik sik atelor ayam sing ngeremi emoticon-Ngakak
Jangan-jangan itu rusunami dari gubernur terdahulu ngakunya dibangun oleh mister gabener ntar. Liat aja lokasinya mirip-mirip. Jumlahnya juga sebelas duabelas, mungkin perkiraan

Bangun 50.000 Rusun hingga 2017, Ahok Tidak Sekedar Membual
https://www.liputan6.com/news/read/2...ekedar-membual


Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana akan membangun 50.000 unit hunian rumah susun (rusun) di seluruh wilayah ibukota hingga 2017.

“Baik rumah susun sederhana sewa (rusunawa), maupun rumah susun sederhana milik (rusunami), kita targetkan tahun 2017 nanti sudah ada 50.000 unit di Jakarta,” kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, seperti dikutip Antara, 16 September 2015.

Menurut dia, rusun-rusun yang dibangun itu bukan hanya diperuntukkan bagi warga miskin atau kurang mampu, tetapi juga warga ibukota kelas menengah.

“Jadi, sekarang kan banyak warga kelas menengah yang tidak mampu membeli rumah di Jakarta, dan tinggal di daerah sekitar Jakarta. Dengan adanya rusun itu, setiap hari kerja, dia bisa tinggal di rusun, tapi kalau akhir pekan bisa kembali ke rumahnya,” ujar Basuki.

Dia menuturkan dari total 50.000 unit hunian rusun, 12.000 atau sekitar 24 persen adalah rusunami atau sekelas apartemen (flat) bagi kalangan menengah ke atas.

“Beberapa hunian rusunami atau flat yang akan dibangun, di antaranya di lahan Kemayoran yang akan diperuntukkan sebagai wisma atlet terlebih dahulu dengan total sebanyak 7.200 unit hunian,” tutur Basuki.

Kemudian, sambung dia, juga akan dibangun rusunami di daerah Pasar Rumput sekitar 2.300 unit dan rusunami di Pasar Minggu sebanyak 2.500 unit.

“Rencananya, kita juga akan membangun rusun di kawasan Pasar Tanah Abang dan di daerah Grogol. Pembangunan rusunawa dan rusunami di tengah kota merupakan hasil kajian dari ahli perkotaan. Jadi, nanti semua di pusat kota kita akan bangun banyak rusun seperti ini,” demikian Ahok.

Itu wawancara Ahok dua tahun lalu, tapi Ahok memang tidak sekedar membual.

Untuk tahun 2017 ini saja, menurut data Pemprov DKI, total dana yang akan dikucurkan sebesar Rp 4,4 trilyun untuk pembangunan rumah susun yang terdiri dari 17 Blok, 42 Tower, dan 11.105 unit di seluruh Jakarta.

Untuk rencana pembangunan rusun tahun 2017 ini, di antaranya adalah Pembangunan Rumah Susun Nagrak Tower 1-14, Jakarta Utara, di Blok Nagrak, Kelurahan Cilincing dan Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Pembangunan akan mencakup 14 Tower, 3.570 unit dengan anggaran Rp 1,3 trilyun.

Lalu pembangunan Rumah Susun di Jl. Rorotan IV, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dengan rencana pembangunan 4 tower dan 1.020 unit dengan anggaran sebesar Rp 84 milyar.

Juga pembangunan Rumah Susun untuk Lokasi Binaan (Lokbin) di Semper, Jakarta Utara, yang terdiri dari1 Tower dan 235 Unit dengan anggaran sebesar Rp 46 milyar.

Lalu pembangunan Rumah Susun Marunda, Jakarta Utara, terdiri dari 3 Blok dan 300 Unit dengan anggaran Rp 48 milyar.

Kemudian pembangunan Rusun di Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, yang terdiri dari 4 tower dan 1.020 unit dengan anggaran sebesar Rp 132 milyar.

Juga pembangunan Rumah Susun Pulo Gebang, di Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dengan 1 Tower terdiri dari 255 unit yang memakan anggaran Rp 160 milyar.

Lantas pembangunan Rumah Susun Cakung Barat, Jakarta Timur, yang terdiri dari 4 Blok mencakup 300 unit dengan biaya Rp 42 milyar.

Lalu pembangunan Rumah Susun do Jalan Bekasi Km.2, Jakarta Timur, yang terdiri dari 2 Blok dan 200 Unit dengan anggaran sebesar Rp 22 milyar.

Kemudian pembangunan Rumah Susun Rawa Bebek, Jakarta Timur, yang terdiri dari 4 Blok dan 400 Unit dengan anggaran sebesar Rp 51 milyar.

Ada juga pembangunan Rumah Susun Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, yang terdiri dari 3 Blok dan 300 Unit dengan anggaran sebesar Rp 47 milyar.

Lantas pembangunan Rumah Susun Pinus Elok, Penggingan, Jakarta Timur yang terdiiri dari 1 blok dan 100 unit dengan biaya Rp 20 milyar.

Kemudian penyelesaian Pembangunan Rumah Susun KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat senilai Rp 16 milyar.

Lantas pembangunan Rumah Susun Polri Pesing Jakarta Barat, terdiri dari 2 Tower dan 600 unit dengan anggaran sebesar Rp 114 milyar.

Ahok lebih memilih pembangunan rumah susun sebagai kerangka pembangunan hunian alternatif di ibukota Jakarta di tengah keterbatasan lahan dan mahalnya harga tanah.
Quote:


anjerrrrrd klaimnya sadis
emoticon-Leh Uga
Separuhnya lagi butuh 4,5thn...
Ngakak coeg emoticon-Leh Uga
Program lanjutan. emoticon-Traveller
njir.. udah menjabat, masih ada aja berita didahului kata "akan". emoticon-Leh Uga

Jaman ahok beritanya biasanya didahului "Telah" emoticon-Traveller
Quote:


itu cuma ngelanjutin kerjaanya Ahok aja

emoticon-Leh Uga
Asli Anies ini kemakan peribahasa dari pidatonya dia sendiri Itik sik atelor ayam sing ngeremi emoticon-Ngakak

Gw yakin banyak warisan Ahok yg dia klaim. Sok ngata2in dana CSR Ahok yg dipake membangun RPTRA dan Rusun katanya melanggar aturan , tapi hasilnya dia klaim juga. emoticon-Nohope
jumlah yang tahun lalu ditambahkan untuk dihitung hasil tahun sekarang.... bedanya harga tahun lalu lebih murah dari tahun sekarang karena letaknya dianggap strategis
wan Abu cuman copy paste truss tekan enter ..
emoticon-rose emoticon-rose emoticon-siul