alexa-tracking

Sedang Umrah, Chairuman Harahap Mangkir dari Panggilan KPK

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ace04f8d89b09167f8b4583/sedang-umrah-chairuman-harahap-mangkir-dari-panggilan-kpk
Sedang Umrah, Chairuman Harahap Mangkir dari Panggilan KPK
Sedang Umrah, Chairuman Harahap Mangkir dari Panggilan KPK

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Komisi II DPR RI Periode 2009-2014, Chairuman Harahap, mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedianya Chairuman diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari (MN) dalam kasus korupsi proyek pengadaan E-KTP.

Baca: Sikapi Keputusan Pengadilan Soal Kasus Century, PDIP Berharap Hukum Ditegakan

Namun, Chairuman tidak hadir karena sedang menjalankan ibadah umroh.

"Chairuman Harahap yang bersangkutan sedang umroh," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah, saat dikonfirmasi, Rabu (11/4/2018).

Selain Chairuman, saksi lain Mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Elvius Dailami juga mangkir dari pemeriksaan KPK.

Baca: Mantan Kadis Cipta Karya Kutai Kertanegara: Bu Rita Minta Tolong Supaya Saya Bantu Dia di Proyek

Elvius belum memberikan keterangan soal ketidakhadirannya memenuhi panggilan KPK.

"Penyidik belum memperoleh konfirmasi terkait ketidakhadirannya," jelas Febri.

Pada pemeriksaan ini, saksi yang hadir hanya Kasubbag Perlengkapan dan Peralatan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Ahmad Ridwan.

Baca: Sekjen PDIP Sebut Turun Bersama Rakyat Jadi Strategi Terbaik Dalam Pilpres 2019

Dalam kasus ini, Markus Nari diduga memperkaya sejumlah korporasi yang terkait dalam pelaksanaan proyek e-KTP.

Kemudian pada tahun 2012, saat itu dilakukan proses pembahas anggaran untuk perpanjangan proyek e-KTP sekitar Rp 1,4 triliun.

Markus diduga meminta uang kepada Irman, pejabat Kemendagri yang sekarang sudah berstatus terdakwa di kasus e-KTP. Markus diduga meminta uang kepada Irman sebanyak Rp 5 miliar.

Baca: Tulis Status di Facebook Soal Azan, Ade Armando Dipolisikan

Sebagai realisasi permintaan tersebut, Markus diduga telah menerima sekitar Rp 4 miliar.

Markus Nari juga sebelumnya sudah berstatus tersangka dalam perkara menghalangi proses hukum kasus korupsi e-KTP.

Markus Nari diduga secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain, atau sebuah korporasi dalam pengadaan KTP elektronik tahun 2011-2013, pada Kementerian Dalam Negeri, yang merugikan keuangan negara.

KPK menyangkakan Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Nomor 31 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...-panggilan-kpk

---

Baca Juga :

- KPK Periksa Mantan Ketua Komisi II DPR untuk Tersangka Markus Nari

- 'Serangan' Aris Budiman soal Korupsi e-KTP Seharusnya Disampaikan Melalui Prosedur

- 'Keterangan Hilman dengan Saksi di RS Medika Permata Hijau Nggak Nyambung'

×