alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Inikah Tanda-tanda Facebook Bakal Diblokir di Indonesia?
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acde2ddd89b0925488b457b/inikah-tanda-tanda-facebook-bakal-diblokir-di-indonesia

Inikah Tanda-tanda Facebook Bakal Diblokir di Indonesia?

Inikah Tanda-tanda Facebook Bakal Diblokir di Indonesia?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) mengirimkan Surat Peringatan Kedua (SP II) kepada Facebook Indonesia, terkait pencurian 1 juta data pengguna Indonesia oleh firma analis Cambridge Analytica (CA).

Dengan dilayangkannya SP II ini, maka indikasi Kominfo akan memblokir Facebook di Indonesia semakin kuat.

Menkominfo Rudiantara mengatakan tak segan memblokir Facebook jika memang diperlukan.

Tentunya mekanisme ini harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku di Indonesia. “Jika pemerintah harus blokir, akan diblokir,” ujarnya.

Sebelumnya, Kominfo telah melayangkan SP I pada 5 April 2018. Isi SP I dan II pun lebih kurang serupa, yakni meminta penjelasan detail beserta hasil audit tertulis dari Facebook atas insiden CA, pada awal pekan ini.

Baca: Dukung Kampanye Safety in Style, Vespa Sprint dan Primavera Dilengkapi Fitur ABS

Laporan hasil audit dibutuhkan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan data “curian” tersebut. Dengan begitu, pemerintah bisa menakar dan mengukur potensi permasalahan yang timbul.

Namun, Kominfo menilai penjelasan dari pihak Facebook masih kurang memadai dan belum meyertakan data yang diminta, sebagaimana dihimpun, Rabu (11/4/2018), dari keterangan pers.

Beberapa saat lalu, ada informasi tambahan bahwa praktik CA juga dilakukan perusahaan lain yakni “CubeYou” dan “AgregateIQ”.

Semuanya menghimpun data pengguna Facebook lewat kuis kepribadian. Oleh karena itu, Kominfo kembali mendesak Facebook agar menutup aplikasi atau fitur kuis kepribadian yang tak aman.

Kominfo juga meminta Facebook memastikan jaminan perlindungan data pribadi sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

Insiden CA mengundang perhatian global. CA sendiri merupakan konsultan politik yang membantu kampanye pemenangan Donald Trump pada Pilpres AS 2016 lalu.

Secara total, ada 87 juta data pengguna Facebook global yang dicuri CA. Indonesia menempati posisi ketiga sebagai negara yang data penggunanya paling banyak jadi korban.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Facebook Belum Serahkan Data, Kominfo Beri Peringatan Kedua"  




Sumber : http://www.tribunnews.com/techno/201...r-di-indonesia

---

Baca Juga :

- 300 Perempuan Jadi Korban Pemerasan Napi Bermodus Penyebaran Video Porno

- Wanita Ini Rela Habiskan Waktu Satu Setengah Jam Tiap Hari hanya untuk Bisa Makan Bersama Suaminya

- Pengakuan Siswi SMA Tanggerang Jual Diri Rp 1,5 Juta, Dituduh Curi Uang Sekolah Harus Mengganti

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di