alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Lowongan Kerja /
Tips Melamar Pekerjaan dengan Efektif dan Bikin Kamu Nggak Asal Dapat Kerja
1 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acddca854c07ad3288b4568/tips-melamar-pekerjaan-dengan-efektif-dan-bikin-kamu-nggak-asal-dapat-kerja

Tips Melamar Pekerjaan dengan Efektif dan Bikin Kamu Nggak Asal Dapat Kerja

Mencari pekerjaan pasca lulus kuliah bisa jadi sangat melelahkan dan bikin stress. Apalagi kalau kamu tipe orang yang gampang putus asa. Misalnya, baru kirim tiga CV, udah langsung puas. Baru dipanggil satu wawancara, udah bangga. Pas ditolak, langsung merasa gagal sebagai sarjana.
Atau mungkin kamu malah tipe yang terabas aja melamar kerja ke semua tempat, tanpa pilih-pilih. Kamu pun menyebar CV dengan standar penulisan sama rata ke setiap perusahaan. Ketahuan banget, nih, kamu tipe yang pengen asal dapat pekerjaan!
Ada beberapa tips supaya kamu tetap “waras” dalam menjalani masa-masa mencari pekerjaan. Coba, deh, tips-tips berikut ini supaya kamu bisa melamar pekerjaan dengan lebih efektif.
1. Melamarlah dengan tujuan yang jelas
Biasakan untuk mencari tahu tentang background sebuah perusahaan, sebelum kamu melamar kerja di sana. Misalnya, perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, visi dan misinya apa , berapa banyak karyawan yang bekerja di sana, dan siapa aja kompetitornya. Semua informasi ini bisa kamu dapatkan kalau kamu rajin browsing.
Jadi sebelum melamar, pastikan dulu kamu mengenal perusahaan tersebut dan tahu betul kebutuhannya. Kalau nggak, buat apa kamu buang-buang waktu melamar kerja ke sana?
2. Kerjakan CV dengan sepenuh hati
Saya sering banget mendengar komplain dari teman-teman HRD bahwa pelamar kerja cuma copy paste CV yang mereka buat dari internet. Udah gitu, CV yang dikirim standar banget, alias sangat umum. Ketahuan banget, mereka asal "menyebar jala".
Padahal cover letter, resume dan CV yang personal terhadap suatu institusi membuka peluang lebih besar buat kamu diterima, lho. Apalagi kalau kamu membuat CV yang super unik sesuai dengan karakter perusahaan tersebut.
3. Jangan lupa untuk keluar rumah dan membangun network
Jangan ragu untuk ikut nyokap ke arisan keluarga, atau ikut kakak ke acara kantornya, trus bersosialisasi lah di sana. Meskipun kamu dinilai masih “bocah”, semangat kamu untuk membangun hubungan baik dengan siapapun bakal menciptakan image yang positif. Perkenalkan diri kamu dengan baik, dan siapa tahu kamu bisa mendapat informasi lowongan pekerjaan seru dari saudara atau orang yang baru kamu kenal.
4. Perbaiki semua informasi kamu dan lakukan hal-hal di luar kebiasaan
Ada banyak situs yang bisa kamu gunakan untuk mencari pekerjaan. Tulis bio dan semua informasi tentang kamu sebaik mungkin. Kalau perlu, minta orang lain baca deskripsi bio yang kamu buat di Linkedin, atau media sosial lainnya. Jangan salah. Zaman sekarang banyak job hunter mencari karyawan lewat internet, lho.
Selain itu, lakukan kebiasaan baru yang inovatif. Misalnya, kalau biasanya kamu cuma sekedar selfie di media sosial, mulailah posting soal pendapat kamu tentang hal yang lebih serius. Buat caption pendek seputar isu hukum, ekonomi atau sosial terkini, yang bisa melatih analisa dan cara berpikir kamu. Manfaatnya apa? Manfaatnya, ketika nanti kamu dapat panggilan kerja, kamu terbiasa menyusun pendapat kamu.
5. Ingat bahwa mencari pekerjaan itu seperti mencari jodoh
Kalau kamu ditolak sebuah perusahaan, atau belum mendapat posisi di pekerjaan impian kamu, ingat bahwa mencari pekerjaan itu seperti mencari jodoh. Kadang penolakan berarti kamu memang nggak cocok dengan posisi yang tersedia.
Kalau sudah kayak gini, biasanya para fresh graduates langsung menyerah dan mau kerja apa aja. Ya, nggak masalah, sih, kalau kamu mau menjadikan kantor pertama kamu sebagai “batu loncatan”. Tapi ingat baik-baik ya, gaes. Biasanya kalau kamu menjadikan kantor kamu sebagai “batu loncatan”, etos kerja kamu bakal terlihat berbeda. Karena kamu nggak passionate terhadap pekerjaan atau perusahaan kamu, akhirnya kualitas kerja kamu rendah, dan setiap pagi kamu cuma berangkat kerja demi absen!

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di