alexa-tracking

Belum Jadi Gubenur, Investor Jepang Temui Prof Nurdin Abdullah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acdc97dde2cf2d27f8b4569/belum-jadi-gubenur-investor-jepang-temui-prof-nurdin-abdullah
Belum Jadi Gubenur, Investor Jepang Temui Prof Nurdin Abdullah
Belum Jadi Gubenur, Investor Jepang Temui Prof Nurdin Abdullah
Raihan prestasi yang dilakukan oleh Calon Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah selama membangun Kabupaten Bantaeng tak luput dari pantauan para investor luar negeri untuk datang ke Sulawesi Selatan. Salah satunya datang dari negeri sakura Jepang, Green Power Development Coorporation.
Nurdin mengungkapkan perusahaan energi tersebut tertarik untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dalam mengembangkan energi ramaph lingkungan dengan bahan baku minyak dari tepung biji bengkoang dan minyak biji jarak.
"Bahkan mereka sudah melakukan berbagai penelitian terlebih dahulu, dan hasilnya Sulsel layak dan potensial untuk investasi pengolahan bahan bakar diperbarukan," kata Prof Nurdin seusai bertemu dengan investor dari Jepang, di Makasar, Selasa,(10/4/2018)
Kehadiran investor tersebut merupakan awal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sulsel, sebab perusahaan tersebut akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sulsel.
"Saya yakin ini akan meningkatkan ekonomi masyarakat karena rakyat akan menanam jarak dan bengkoang," kata Nurdin.
Prof Nurdin menyarankan kepada investor agar membangun industri pengolahan terlebih dahulu sebelum membina petani untuk melakukan penanaman jarak dan bengkoang. Alasannya, untuk menjamin kepastian pasar produksi jarak dan bengkoang dari petani.
"Saya tegaskan mereka harus bangun industri pengolahan dahulu baru kemudian membina petani untuk menanam jarak dan bengkoang," jelas Prof Nurdin.
Menurut Prof Nurdin, kehadiran Green Powar Development Coporation di Sulsel sangat bermanfaat karena kita bisa memanfaatkan lahan yang ngganggur di Sulsel untuk areal budidaya jarak dan bengkoang.

"Ini adalah salah satu metode kita untuk memanfaatkan lahan yang kosong di Sulsel," ungkapnya.
Lebih lanjut, bahan hasil olahan tersebut, nantinya akan digunakan untuk mensuplai kebutuhan bahan bakar pembangkit listrik.
"Nanti hasil dari industri jarak dan biji bengkoang, akan suplai ke beberapa perusahan di Jepang. Di Jepang kini meninggalkan bahan bakar batubara dan menggunakan bahan bakar ramah lingkungan," pungkas Prof Nurdin.


Spoiler for "Sumber :":

Orang kya gini yg cocok jadi presiden, bukan wiwi wowo emoticon-Ngacir