alexa-tracking

Indonesia Hadapi Tuntutan Internasional Soal Pemanfaatan Orbit Satelit

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acdc8f31cbfaa3b278b4573/indonesia-hadapi-tuntutan-internasional-soal-pemanfaatan-orbit-satelit
Indonesia Hadapi Tuntutan Internasional Soal Pemanfaatan Orbit Satelit
Indonesia Hadapi Tuntutan Internasional Soal Pemanfaatan Orbit Satelit

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo menjelaskan bahwa kini pemerintah Indonesia sedang menghadapi tuntutan dari pihak internasional mengenai pemanfaatan orbit satelit yang berada tepat di atas Indonesia yaitu di koordinat 123 derajat Bujur Timur (BT).

Tuntutan itu diajukan oleh perusahaan operator satelit internasional, Avanti Communications karena pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertahanan belum membayar sewa satelit untuk mengisi slot satelit di atas Indonesia tersebut.

Tuntutan itu sendiri sudah masuk di Arbitrase Internasional.

Roy menjelaskan bahwa dari tuntutan internasional itu pemerintah Indonesia bisa mengalami kerugian mencapai Rp 400 miliar.

“Awalnya slot itu kita isi dengan menyewa satelit milik Avanti untuk menyelematkan potensi kerugian negara sebesar Rp 120 miliar oleh Kemenhan. Namun ternyata biaya sewa hingga kini tidak dibayarkan oleh Kemenhan dan Kemenkeu karena tidak dianggarkan sehingga kini pemerintah menghadapi tuntutan dari Avanti,” ujar Roy ketika ditemui di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/4/2018).

Roy menjelaskan bahwa penyewaan satelit itu untuk mencegah slot satelit yang persis di atas Indonesia diisi oleh satelit negara lain.

Karena selain merugikan secara bisnis hal tersebut bisa menimbulkan kerugian berupa pencurian data.

Roy juga menjelaskan bahwa tuntutan itu merebak setelah Kemenkopolhukam mengeluarkan surat pada akhir 2017 yang menyatakan bahwa Kemenhan tidak mampu membayar sewa satelit tersebut.

Sehingga kewenangan atas penyewaan satelit itu berpindah kepada Kemenkominfo.

“Pak Menkominfo jadi bingung juga, silakan tanya kepasa Kemenhan dan Kemenkeu kenapa bisa sampai sewa itu tidak terbayarkan,” ujarnya.

Oleh karena itu Roy mengatakan Komisi I akan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mendesak penyelesaian masalah tersebut.

“Arbitrase ini harus dilayani karena kalau diundur biaya bisa membengkak. Bahkan ini ada tambahan tuntutan dari perusahaan Hongaria yang sudah lama mengintip slot satelit tersebut sehingga kerugian bagi Indonesia bisa mencapai Rp 600 miliar,” kata Roy Suryo.


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...-orbit-satelit

---

Baca Juga :

- Facebook Indonesia Minta Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I DPR RI Diundur

- Targetkan 15 Persen Perolehan Suara Pemilu 2019, Partai Demokrat Bergerilya ke Daerah-Daerah

- Panwaslu Anggap Panen Padi Partai Demokrat Langgar Aturan