alexa-tracking

Jamur Tiram, Bisnis Rumahan Yang Menggiurkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acda502dac13e165e8b4567/jamur-tiram-bisnis-rumahan-yang-menggiurkan
Jamur Tiram, Bisnis Rumahan Yang Menggiurkan
Membangun bisnis rumahan yang menghasilkan nilai ekonomi tinggi dan mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga tidaklah mudah. Perlu persiapan matang, terencana, memiliki modal usaha cukup, pemasaran lancar, dan memiliki sumber daya manusia cukup. Tanpa itu semua, maka usaha apa pun akan gagal dan tidak menghasilkan.

Usaha jamur tiram bisa menjadi salah satu alternatif usaha rumahan yang menghasilkan. Sebab jamur tiram merupakan salah satu produk hasil budi daya yang memiliki prospek mendatangkan penghasilan yang besar.

Usaha ini memiliki pangsa pasar yang sangat jelas, tidak hanya mencakup konsumen lokal daerah saja melainkan seluruh nusantara.

Jamur Tiram, Bisnis Rumahan Yang Menggiurkan

Dalam sehari produksi jamur yang dihasilkan bisa mencapai 20 kg-50 kg. Sedangkan rata-rata, jamur tiram bisa dijual dengan harga Rp12-15 ribu rupiah kepada pedagang. Sementara jika dijual eceran bisa mencapai Rp17 ribu/ kg.

Dalam satu baglog budi daya jamur tiram membutuhkan modal sekitar Rp1.500 dan akan menghasilkan jamur kurang lebih 5 ons. Maka, keuntungan yang didapat sekitar Rp3.500 untuk satu baglog.

Jamur Tiram, Bisnis Rumahan Yang Menggiurkan

Usaha Sepanjang Tahun

Jamur tiram bisa diproduksi sepanjang tahun. Mengingat jika melihat iklim maupun cuaca di Indonesia, sangat mendukung usaha ini. Seluruh daerah di tanah air bisa dilakukan. Cuacanya cocok.

Saat musim hujan, proses budi daya jamur tiram malah lebih mudah. Sedangkan saat kemaraupun, budi daya juga tidak terlalu sulit, hanya membutuhkan air untuk penyiraman.

Ini berbeda dengan di negara lain yang memiliki banyak empat musim.

Tahapan Budi Daya

Proses budi daya jamur tiram ini perlu diketahui. Sebab ada beberapa tahapan yang perlu dilakukan. Seperti dimulai dengan proses pencampuran bahan baku. Langkah-langkah yang dilakukan yakni terlebih dulu menyiapkan bahan bakunya seperti serbuk kayu, dedek, bolonit, dan air.

Setelah itu dilakukan proses pengemasan dan sterilisasi. Tahapan selanjutnya adalah pendinginan selama 12 jam. Setelah itu lalu proses inokulasi atau inkubasi. Selanjutnya sekitar 30-40 hari sudah bisa dipanen dan dipasarkan.

jamur?
TS hit n run ? emoticon-Amazed