alexa-tracking

Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acd974696bde6b8208b457b/membentuk-karakter-peduli-lingkungan-dan-sumber-daya-air-sejak-dini
Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini
Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini

JPP, JAKARTA - Pembentukan karakter yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan sumber daya air harus dimulai sejak usia dini. Itulah sebabnya, anak-anak perlu mendapatkan pemahaman bahwa kelestarian alam akan berpengaruh pada kualitas dan kuantitas air sebagai sumber kehidupan.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, saat membuka final lomba Seni Tari Tradisional, Paduan Suara, dan Pemilihan Duta Hari Air 2018 tingkat SMA/SMK Sederajat di Jabodetabek. 

“Perlombaan kesenian dengan tema Hari Air Dunia (HAD) sangat baik. Melalui olah seni, maka begitu juga kita akan mengasah rasa. Rasa itulah yang dibutuhkan dalam mengelola sumber daya air,” kata Menteri Basuki.

Pembukaan lomba ditandai dengan pemukulan gendang didampingi Direktur Jenderal SDA Kementerian PUPR Imam Santoso, di Auditorium Kementerian PUPR, Selasa (10/4/18).Turut hadir dalam acara tersebut Sekjen Kementerian PUPR Anita Firmanti, Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga dan para Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Kementerian PUPR.   

Menteri Basuki menambahkan dalam mengelola sumber daya air tidak cukup hanya membangun bendungan, saluran irigasi, perbaikan sungai dan embung tanpa menggunakan rasa. “Seperti pemeliharaan di Sungai Citarum, Sungai Ciliwung, Sungai Cimanuk, Sungai Brantas. Kita harus kelola sumber daya air ini dengan cinta karna tanpa kecintaan tidak mungkin kita dapat memeliharanya,” kata Menteri Basuki.

Dalam rangka konservasi air, Kementerian PUPR dalam tiga tahun terakhir (2015-2017) telah membangun sebanyak 36 bendungan dimana 8 bendungan telah selesai. Selain itu juga telah dibangun sebanyak 846 embung. Penanganan sungai juga dilakukan dengan melakukan normalisasi sungai dengan melakukan pelebaran, pengerukan sedimentasi dan perkuatan tebing sehingga meningkatkan kapasitas dan mengurangi risiko banjir. 

Seluruh Komponen Masyarakat

Sementara itu,  Muhammad Arsyadi Sekretaris Ditjen SDA selaku Ketua Panitia Penyelenggaran HAD menambahkan tema peringatan HAD setiap tahun disesuaikan dengan isu sumber daya air mendapat perhatian di setiap negara di seluruh dunia.  “Seluruh komponen masyarakat termasuk para pelajar diharapkan dapat mengetahui, memahami dan dapat terlibat dalam menjaga kelangsungan sumber daya air,” ucap Arsyadi.

Puncak peringatan Hari Air Dunia (HAD) tahun 2018 telah dilaksanakan di Bukit Cinta, Danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada 7 April 2018 lalu yang dihadiri para pemangku kepentingan. HAD tahun 2018 mengusung tema “Nature for Water” yang kemudian diadaptasi menjadi “Lestarikan Alam Untuk Air” untuk Indonesia .

Dengan dilaksanakannya peringatan HAD setiap tanggal 22 Maret, menjadi momentum untuk terus mengkampanyekan kepedulian terhadap kelestarian tampungan air di Indonesia seperti Sungai, Danau, Embung, dan Waduk. (pupr)


Sumber : https://jpp.go.id/teknologi/lingkung...air-sejak-dini

---

Kumpulan Berita Terkait TEKNOLOGI :

- Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini KKP: Perlindungan Hiu Paus Sangat Penting

- Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini Pemerintah Kaji Penambahan Cuti Bersama Lebaran 2018

- Membentuk Karakter Peduli Lingkungan dan Sumber Daya Air Sejak Dini Direct Call, Cara Pelindo IV Tekan Biaya Logistik Hingga Lebih 50 Persen