alexa-tracking

Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acd832456e6aff27e8b457e/belum-semua-pemimpin-di-daerah-paham-isu-gender
Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender
Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender

JPP, MAKASSAR -  Belum semua pengambil kebijakan di pemerintah daerah paham tentang pentingnya PUG dan Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam pembangunan daerah.

Demikian diungkapkan Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Agustina Erni, di Makassar, Rabu (11/4/2018).

"Meskipun berbagai program kesetaraan gender sudah jalan, namun Indonesia masih berada pada urutan ketiga dengan dinilai indeks kesenjangan gender yang tinggi," katanya.

Data Bappenas 2015 menunjukkan bahwa Indonesia termasuk satu dari tiga negara ASEAN dengan indeks kesenjangan gender yang tinggi. Hal itu terjadi karena isu gender belum menjadi topik penting.

Menurut dia, penyebab kondisi itu karena isu pengarusutamaan gender belum menjadi topik penting seperti halnya topik pembangunan lain, sehingga kerap terabaikan.

"Pemahaman tentang kesetaraan gender di semua kalangan masih rendah, baik kalangan masyarakat maupun pemerintah. Pada banyak daerah, pengarusutamaan gender belum terintegrasi di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bone, Andi Abu Bakar, selaku salah satu pemateri dalam diskusi panel Rakortek Percepatan Pelaksanaan PUG yang digelar di Makassar.

Menurut Abu Bakar, kendala dan hambatan dalam menjalankan pengarusutamaan gender tentu saja ada, sehingga diperlukan kemampuan mencari solusi agar kendala itu dapat menjadi kekuatan. 

Salah satu caranya, kata dia, bekerja bersama dan mendapatkan dukungan semua pihak dalam pemerintahan daerah untuk membantu mempercepat pembangunan berbasis gender di wilayah masing-masing.

"Kami mengajak pemerintah daerah lain memiliki komitmen seperti yang dimiliki Kabupaten Bone dalam menjalankan pengarusutamaan gender. Buat strategi sebagai komitmen, gandeng OPD dan SKPD lain," ujarnya. 

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bone menyadari bahwa jika sumber daya hanya diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menyukseskan semua program PUG, pasti mengalami kendala yang sangat berat. "Namun apabila terjalin sinergitas dengan seluruh perangkat daerah, saya kira tidak ada lagi masalah," kata Abu Bakar. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/humaniora/sosial-b...ham-isu-gender

---

Kumpulan Berita Terkait HUMANIORA :

- Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender Menag dan Habib Jindan Sinergi Penguatan Islam Moderat

- Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender KPPPA: Pengarusutamaan Gender Masih Banyak Hadapi Tantangan

- Belum Semua Pemimpin di Daerah Paham Isu Gender Australia Bebaskan baja Indonesia dari Tuduhan Dumping