alexa-tracking

BAZNAS Rangkul Asosiasi Asuransi, UPZ TNI Bantu Mustahik Perbatasan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acd7d095a5163bc328b4571/baznas-rangkul-asosiasi-asuransi-upz-tni-bantu-mustahik-perbatasan
BAZNAS Rangkul Asosiasi Asuransi, UPZ TNI Bantu Mustahik Perbatasan
BAZNAS Rangkul Asosiasi Asuransi, UPZ TNI Bantu Mustahik Perbatasan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fx Ismanto

TRIBUNNEWS.COM, RIAU - Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS - Mabes TNI berkomitmen memberdayakan masyarakat di daerah terluar dan terdepan NKRI.

Hal itu dilakukan dengan menyalurkan bantuan kesehatan berupa ambulan untuk mustahik. Sarana medis untuk asnaf fakir-miskin ini ditempatkan di Lanud Raden Sadjad di Kabupaten Ranai, Kepualauan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

"Ambulan digunakan untuk membantu pelayanan kesehatan kaum dhuafa, prajurit TNI dan masyarakat setempat," kata Komandan Pangkalan Udara Raden Sadjad, Kolonel TNI (Pnb) Azhar Gandala, dalam sambutan pada acara penyerahan ambulan di Kabupaten Ranai, Provinsi Kepulauan Riau, pekan lalu.

Danlanud menandaskan, apa yang dilakukan UPZ BAZNAS-Mabes TNI, patut diapresiasi dan didukung semua pihak.

"Mengingat ini merupakan bagian dari salah satu solusi mengatasi keterbatasan sarana kesehatan yang ada di daerah seperti Kabupaten Ranai ini," ujar Azhar Gandala.

Acara penyerahan yang dihadiri seluruh prajurit dan pegawai TNI di wilayah Kepulauan Natuna tersebut, diawali ceramah pembinaan mental (bintal) oleh Kabagbintalroh Pusbintal Kolonel TNI (Caj) Drs. H. Nur Hamdani.

Pada kesempatan tersebut, Nur Hamdani menjelaskan tentang hikmah zakat dan manfaatnya, baik bagi asnaf fakir-miskin di lingkungan keluarga besar TNI, maupun masyarakat sekitarnya.

Selama ini UPZ BAZNAS-Mabes TNI telah menyalurkan zakat prajurit yang dikumpulkan UPZ BAZNAS-Mabes TNI, tidak hanya kepada mustahik yang berada di Jakarta. Namun, lanjut dia, juga di beberapa wilayah Indonesia, seperti Tarakan, Sorong, Makassar, Surabaya, Ranai, serta beberapa tempat lainnya.

Nur Hamdani menjelaskan, penyaluran dana zakat tersebut, antara lain untuk merenovasi rumah pejuang veteran, sebagimana dilakukan di wilayah Kodam V Brawijaya, santunan biaya hidup untuk veteran, warakawuri dan anak yatim yang ada pada keluarga besar TNI. Selain itu, imbuh dia, pengadaan lampu penerangan di daerah terpencil, renovasi madrasah diniyah dan bantuan mobil ambulan.

"Menunaikan zakat merupakan perbuatan mulia, karena membawa manfaat bagi sesama. Kemuliaan manusia bukan dinilai dari seberapa banyak harta yang dikumpulkan, namun seberapa banyak harta yang dikeluarkan untuk sesama. Karena sesungguhnya dalam harta kita terdapat hak orang-orang yang membutuhkan. Jadi membayar zakat di samping untuk membersihkan harta, juga merupakan jalan menuju kemuliaan," kata pamen kelahiran Sidoarjo tersebut, sambil menyitir salah satu dalil bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama.

Puncak acara ditandai penyerahan kunci ambulan dari Kolonel TNI (Caj) Drs. H. Nur Hamdani selaku ketua UPZ BAZNAS-Mabes TNI didampingi staf BAZNAS pusat kepada Danlanud Raden Sadjad, Kolonel (TNI) Pnb Azhar Gandala.

Perusahaan Asuransi

Sementara itu, dalam rangka meningkatkan pengelolaan zakat di Indonesia, BAZNAS terus menjalin sinergi dengan berbagai lembaga.

Antara lain, dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) pada 26 Februari 2018. Momen urgen ini dihadiri Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA, dan anggota BAZNAS drh. Emmy Hamidiyah, M.Si.

Mereka didampingi Kepala Bagian Pelayanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Mohan, SE, M.Ei.
Pertemuan dipimpin Ketua AAUI, Dadan Sukresna, bersama Direktur Eksekutif Dody Dalimunthe.

BAZNAS juga membangun kerja sama dengan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) pada 4 April 2018 yang dihadiri Kepala Divisi UPZ, Faisal Qosim, Lc dan Mohan.

Menurut Faisal, BAZNAS bersama AAUI dan AASI sepakat mendorong sosialisasi pengelolaan zakat melalui BAZNAS kepada seluruh stakeholder asosiasi yang memiliki anggota sekira 150 perusahaan serta mewujudkan program penyaluran zakat secara bersama.

Ketua BAZNAS, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA, mengharapkan, komunikasi yang baik dengan pimpinan asosiasi asuransi, akan mendorong banyak perusahaan asuransi menunaikan zakat ke BAZNAS, sehingga semakin banyak dhufa yang mendapatkan manfaat program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang dikelola BAZNAS. (*)


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...hik-perbatasan

---

Baca Juga :

- Hari Ini, Harga Emas Antam Lebih Mahal Rp 4.000 per Gram

- Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 651.000 Per Gram

- Emas Antam Lebih Mahal Rp 6.000 per Gram