alexa-tracking

PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acd78dc1a9975626d8b4571/pupr-ambil-alih-pengawasan-proyek-jembatan-bengawan-solo
PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo
PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo

JPP, BOJONEGORO - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumbahan Rakyat (PUPR) mengambil alih pengawasan penyelesaian pembangunan Jembatan Bengawan Solo yang menghubungkan Kecamatan Kota dan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, karena pertimbangan tingkat keamanan.

"Faktor utamanya karena dari segi keamanan pembangunan Jembatan Bengawan Solo ini memiliki tingkat kesulitan yang tinggi," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Pemkab Bojonegoro Andi Tjandra di Bojonegoro, Selasa (10/4/2018).

Sebelum ini, lanjut dia, Tim Kementerian PUPR dan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan telah meninjau pembangunan Jembatan Bengawan Solo.

"Setelah melakukan peninjauan pembangunan Jembatan Bengawan Solo, Kementerian PUPR meminta ada beberapa hal terkait peralatan yang harus ditambah," kata dia menjelaskan.

Oleh karena itu, lanjut dia, proses pembangunan Jembatan Bengawan Solo itu sekarang harus dikoordinasikan dengan Kementerian PUPR.

Ia juga menegaskan pemasangan tali jembatan sepanjang 26 meter dengan kontraktor PT Bintang Sembilan Indah Malang tidak ada hambatan, di mana tali jembatan yang didatangkan dari Tiongkok tersebut menjadi kekuatan yang diandalkan oleh Jembatan Bengawan Solo.

"Pemasangan tali jembatan berjalan lancar," ujarnya menegaskan.

Andi memperkirakan pembangunan Jembatan Bengawan Solo di daerahnya bisa selesai akhir April atau pekan pertama Mei. Meskipun nantinya pembangunan jembatan selesai, tetapi jembatan tidak bisa langsung dimanfaatkan karena harus melalui uji coba.

Sesuai kontrak, menurut Andi, pembangunan Jembatan Bengawan Solo yang menghubungkan Kecamatan Kota-Trucuk itu sudah selesai akhir 2017. Tetapi pembangunan jembatan menjadi terhambat disebabkan menunggu kedatangan tali jembatan sepanjang 26 meter dari Tiongkok.

Selain itu juga berbagai faktor lainnya, antara lain adanya kenaikan air sungai terpanjang di Jawa tersebut, termasuk ketika terjadi banjir beberapa hari lalu.

Andi menambahkan, kontraktor tetap dikenai sanksi atas keterlambatan pembangunan jembatan yang besarnya Rp9 juta per hari sejak 1 Januari sampai pembangunan jembatan selesai.

Sebagai informasi, Jembatan Bengawan Solo di Kota-Trucuk dibangun oleh kontraktor PT Bintang Sembilan Indah Malang dan dibangun dalam dua tahap sejak Februari 2016.

Tahap pertama pekerjaannya yaitu pembangunan fondasi jembatan dan pekerjaan lainnya menelan biaya Rp25 miliar dari APBD 2016 dan Rp58 miliar dari APBD 2017.

Pembangunan Jembatan Bengawan Solo dengan panjang 145 meter dan lebar 9,75 meter ini memiliki model lengkung grider dengan bahan baja. (ant)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/infrastru...-bengawan-solo

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo Presiden Tinjau Proyek Padat Karya Pembangunan Rel Kereta Api Bogor-Sukabumi

- PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo Bertemu Budayawan, Presiden Sampaikan Pentingnya Pembangunan Infrastruktur

- PUPR Ambil Alih Pengawasan Proyek Jembatan Bengawan Solo Direct Call, Cara Pelindo IV Tekan Biaya Logistik Hingga Lebih 50 Persen