alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Kumparan /
Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acd5ecb5c7798a0228b4569/rangkum-11-april-2018-dari-boediono-hingga-danarto

Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto

Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto



Berita duka menyelimuti dunia kesenian Indonesia. Seniman sekaligus sastrawan Danarto, meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena ditabrak saat menyeberangi jalan raya di depan Universitas Islam Negeri Ciputat, Tangerang Selatan. 

Selain kabar duka tersebut, Rangkum telah meringkas 5 peristiwa lainnya yang terjadi sepanjang Selasa, 10 April 2018. Berikut daftarnya.

1. Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Perintahkan KPK Tersangkakan Boediono dkk terkait Kasus Century

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan praperadilan terkait dugaan penghentian kasus korupsi dana talangan Bank Century. Gugatan itu diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI). 

"Memerintahkan termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede, dan kawan-kawan," kata Effendy saat membacakan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (10/4). 

2. Anggaran DPR Rp 7,7 Triliun untuk Gedung hingga 15 Anggota Baru

DPR dalam rapat paripurna yang dilaksanakan Selasa (10/4), resmi mengajukan anggaran yang dibutuhkan untuk kinerja tahun 2019 sebanyak Rp 7,7 triliun. Anggaran itu meningkat dari pengajuan awal Rp 7,2 triliun. Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT), Anton Sihombing, menjelaskan kenaikan anggaran tersebut sesuai kebutuhan, mulai dari satuan kerja kesekjenan, pembangunan gedung DPR, serta penambahan 15 anggota DPR di tahun 2019.

"Apa layak ini gedung DPR. Apa layak kantor DPR gini? Coba kalian ke luar negeri, lihat dulu kantor DPR di luar negeri. Smooth, tentram, di sini semua orang ngerokok," jelasnya. 

3. Selain Skema Jalan Berbayar, Pemkot Depok Punya Opsi Penerapan Ganjil-Genap di Margonda

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mengkaji kemungkinan penerapan skema jalan berbayar atau Electronic Road Pricing (ERP) untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Margonda, Depok. Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengaku Pemkot Depok tak dilibatkan serta belum ada pembicaraan resmi kedua pihak. 

Pemkot Depok juga belum pernah berpikir untuk menerapkan ERP. Sebab, ruas Jalan Margonda tidak terlalu memungkinkan untuk diterapkannya kebijakan tersebut. Sejauh ini, opsi kebijakan yang mungkin dapat ditempuh untuk menyiasati kemacetan adalah dengan menerapkan ganjil-genap di Jalan Margonda.  

4. Korban Tewas Akibat Miras Oplosan Bertambah Jadi 82 Orang

Jumlah korban tewas akibat minuman keras (miras) oplosan, bertambah. Polri mencatat, hingga saat ini, sudah ada 82 korban tewas yang tersebar di Jakarta dan beberapa wilayah di Jawa Barat.

"Update siang hari ini, di Polda Jabar, ada 51 orang meninggal, Kabupaten Bandung, Polrestabes Bandung, Sukabumi. Untuk Jakarta, ada 31 korban meninggal," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, di Hotel Diradja, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).

5. Koperasi Polda Kalimantan Selatan Kuasai Bisnis Taksi Online

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPSP) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat empat koperasi sudah mendaftarkan operasionalisasi armada taksi online. Empat armada tersebut untuk beroperasi di zona I yang mencakup Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Barito Kuala.

“Paling banyak Pusko Polda. Kuota Banjarmasin 570 unit, Kota Banjarbaru 100 unit, dan Kabupaten Banjar kuotanya 65 unit armada online,” ungkap Kasi Perizinan Sarana Perhubungan dan PURR Kalsel, Mulyadi, kepada Banjarhits.id, Selasa (10/4).

Berita selengkapnya: Koperasi Polda Kalimantan Selatan Kuasai Bisnis Taksi Online

6. Sastrawan Danarto Meninggal Dunia

Sastrawan Danarto meninggal dunia di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Fatmawati Jakarta, Selasa (10/4) pukul 20.45 WIB. Ia mengembuskan napas terakhir karena ditabrak pengendara motor saat menyeberang jalan di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat, Tangerang Selatan sekitar pukul 12.30 WIB.

Danarto merupakan seniman sekaligus sastrawan Indonesia. Ia telah menulis banyak karya, seperti kumpulan cerpen Godlob, Gergasi, Asmaraloka, dan masih banyak lagi. Kumpulan cerpen berjudul Adam Ma'rifat memenangkan Hadiah Sastra 1982 dari Dewan Kesenian Jakarta, serta Hadiah Buku Utama 1982.

Ikuti terus Rangkum di sini.



Sumber : https://kumparan.com/rangkum/rangkum...hingga-danarto

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto Selamat Jalan, Danarto

- Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto

- Rangkum 11 April 2018: Dari Boediono hingga Danarto Ucapan Belasungkawa Anies untuk Danarto: Karya-karyanya Akan Langgeng

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di