alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Anis Matta Safari Politik ke Pesantren di Ciamis, Ini yang Ia Sampaikan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5accd44460e24bcb4a8b456a/anis-matta-safari-politik-ke-pesantren-di-ciamis-ini-yang-ia-sampaikan

Anis Matta Safari Politik ke Pesantren di Ciamis, Ini yang Ia Sampaikan

Anis Matta Safari Politik ke Pesantren di Ciamis, Ini yang Ia Sampaikan

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera, Anis Matta melakukan safari politik ke Pondok Pesantren Miftahul Huda II yang berada di Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Selasa (10/4/2018).

Dalam kunjungannya pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini memberikan wawasan politik Islam ke sejumlah santri yang bertajuk "Langit Kita Terlalu Tinggi, Masalahnya Kita Terbang Terlalu Rendah #ArahbaruIndonesia".

Di pesantren yang luasnya 15 hektare ini, satu dari sembilan capres dari PKS, Anis Matta mengajak para santri kembali membaca ulang kisah nabi dan rasul, mengambil analogi bentuk dari negara riwayat nabi Sulaiman yang menjadi negara utopis bagi negara saat ini.

Anis menjelaskan, ada empat kekuatan yang menjadi sumber kekuatan sejahteranya negara Nabi Sulaiman saat itu.

"Di antaranya ilmu pengetahuan teknologi, agama, kekuatan militer, dan kekuatan ekonomi," jelasnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini Anis menyebarkan ide gagasan bagaimana menjadikan indonesia sebagai kekuatan kelima di dunia.

"Ini momentum yang harus kita raih di gelombang ketiga sejarah Indonesia, yang mana Indonesia sudah mengalami dua gelombang sejarah sebelumnya," sebutnya.

Lebih jelas Anis menyebutkan di antaranya gelombang pertama ialah gelombang menjadi Indonesia yang puncaknya hari sumpah pemuda 1928 dan hari kemerdekaan 1945.

Kemudian dari 1945 hingga saat ini yang mana sudah melalui orde lama, orde baru, dan orde reformasi itu bisa kita kategorikan sebagai gelombang besar yaitu menjadi bangsa modern.

"Artinya membangun konstitusi dan institusi negara yang masyarakatnya maju, kita membangun sistem kolektif yang bernama demokrasi yang harusnya outputnya kesajahteraan," jelas Anis Matta.

Dia menilai demokrasi dan kesejahteraan itu sejauh ini tercapai namun sayangnya ada tendensi di periode ini untuk mengedepankan sekuriti yang berlebihan.

"Apa yang kita capai terlalu sedikit padahal yang kita punya banyak itulah paradoks besarnya, karena selama ini bangsa tidak punya arah dan leadership atau kata lain karena kita mengalami krisis kepemimpinan," ujarnya.

 Ketua Yayasan Ponpes Miftahul Huda 2, KH Nonof Hanafi mengapresiasi kedatangan Anis Matta yang telah memberi wawasan politik kepada sejumlah santrinya.

"Bersyukur ada tokoh datang kesini. Pernah ada juga Aher (Ahmad Heryawan). Kalau tokoh lain belum pernah ada datang," ucapnya.

Selain itu, dia menilai apa yang dipaparkan Anis Matta terkait empat landasan dan menganalogikan kerajaan Sulaiman sebagai contoh negara yang ideal ialah benar adanya.

"Saat ini negeri yang kuat apalah apa yang tadi telah disampaikan beliau, yakni ilmu, agama, kekuatan militer, serta kekuatan ekonomi, kami butuh pemimpin laiknya Nabi Sulaiman agar negeri ini sejahtera," ujarnya. (*)


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...g-ia-sampaikan

---

Baca Juga :

- Mahfuz Sidik: Sembillan Calon Presiden dari PKS Cuma Pajangan

- Presiden PKS: 11 April, Prabowo Deklarasi Capres 2019

- Anis Matta: Indonesia Akan Menjadi Kekuatan Utama Dunia, Salah Satu Titik Awanya dari Bali

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di