alexa-tracking

KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5accc88bdcd7708e128b4582/kpk-pertajam-bukti-untuk-jerat-boediono-cs-di-kasus-century
KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century
KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mematuhi putusan praperadilan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, perihal pengusutan kasus dugaan korupsi atas pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) pada Bank Century. KPK akan mempertajam bukti-bukti untuk meningkatkan status Wapres ke-11 RI Boediono dan pihak lain sebagai tersangka.


'‎Pertama sebagai institusi penegak hukum kami hormati putusan pengadilan tersebut dan setelah itu tentu kami lebih lanjut apa yang menjadi kewajiban KPK bagaimana pelaksanaan kewajiban itu sepanjang sesuai hukum acara yang berlaku,' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 10 April 2018.


Dalam perkara Century, KPK memang baru menjebloskan bekas Deputi Gubernur Bank Indonesia, Budi Mulya ke bui. Lembaga antirasuah ini belum menjerat pihak lain, kendati nama-nama besar yang diduga terlibat pada kasus korupsi pemberian FPJP Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai Bank gagal berdampak sistemik itu kerap disebut dalam persidangan.


Pada sidang praperadilan yang digelar 9 April 2018, Hakim PN Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) kepada KPK. Dalam putusannya, hakim meminta KPK menindaklanjuti perkara Bank Century.


Hal yang digugat MAKI adalah sikap KPK yang berlarut-larut menangani kasus Bank Century dan tak kunjung menetapkan tersangka baru setelah Budi Mulya divonis.‎ KPK juga dianggap telah menghentikan penyidikan kasus Century secara tidak sah.


Dalam amar putusan praperadilan PN Jaksel itu, Hakim Efendi Muhtar yang memimpin jalannya sidang menyatakan untuk mengabulkan permohonan praperadilan pemohon untuk sebagian.


Hakim memerintahkan termohon untuk melakukan proses hukum selanjutnya sesuai dengan ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku atas dugaan tindak pidana korupsi Bank Century dalam bentuk melakukan penyidikan dan menetapkan tersangka terhadap Boediono, Muliaman D Hadad, Raden Pardede dan kawan-kawan.


Kemudian, melanjutkannya dengan pendakwaan dan penuntutan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat atau melimpahkannya kepada pihak kepolisian atau kejaksaan untuk melakukan penyidikan dan penuntutan dalam proses persidangan di PN Tipikor Jakpus‎. ‎


Pada perkara ini, Budi Mulya dihukum majelis hakim Mahkamah Agung selama 15 tahun penjara. Sementara dalam dakwaan Jaksa KPK di tingkat pertama, Budi Mulya selaku Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa didakwa memperkaya diri sebesar Rp1 miliar dari pemberian FPJP Bank Century dan atas penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.


Budi Mulya juga didakwa memperkaya pemegang saham Bank Century, Hesham Talaat Mohamed Besheer Alwarraq, dan Rafat Ali Rizvi, sebesar Rp3,115 miliar. Perbuatan Budi Mulya dinilai telah memperkaya PT Bank Century sebesar Rp1,581 miliar dan Komisaris PT Bank Century Robert Tantular sebesar Rp2,753 miliar.


Dia juga diduga menyalahgunakan wewenang secara bersama-sama dengan pejabat Bank Indonesia. ‎Dalam dugaan korupsi pemberian FPJP Century, Budi Mulya didakwa bersama-sama dengan Boediono selaku Gubernur BI, Miranda S Goeltom selaku Deputi Senior BI, Siti Fadjriah selaku Deputi Gubernur Bidang VI, Budi Rochadi selaku Deputi Gubernur Bidang VII, Robert Tantular, dan Harmanus H Muslim.


Selain itu, Budi Mulya juga didakwa bersama-sama dengan Boediono, Miranda, Siti, Budi Rochadi, Muliaman D Hadad selaku Deputi Gubernur Bidang V, Hartadi A Sarwono selaku Deputi Gubernur Bidang III, Ardhayadi M selaku Deputi Gubernur Bidang VIII, dan Raden Pardede selaku Sekretaris KSSK.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/4b...-kasus-century

---

Kumpulan Berita Terkait :

- KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century Menkeu dan BI Sepakat Tahun 2008 Ekonomi Indonesia Krisis

- KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century Dissenting Opinion, Hakim Minta Jaksa Jelaskan Peran Boediono

- KPK Pertajam Bukti untuk Jerat Boediono Cs di Kasus Century Mohon Maaf pada Keluarga, Budi Mulya Menangis di Tipikor

×