alexa-tracking

Supriyatin Bawa 3 Perempuan dari Semarang untuk Layani Pijat Plus-plus di Surabaya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc9d7c902cfefc7a8b4581/supriyatin-bawa-3-perempuan-dari-semarang-untuk-layani-pijat-plus-plus-di-surabaya
Supriyatin Bawa 3 Perempuan dari Semarang untuk Layani Pijat Plus-plus di Surabaya
Supriyatin Bawa 3 Perempuan dari Semarang untuk Layani Pijat Plus-plus di Surabaya

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Selain mengungkap trafficking layanan “threesome”, Unit PPA Satereskrim Polrestabes Surabaya juga mengungkap kasus prostitusi dengan modus menawarkan perempuan melalui media sosial (medsos) Facebook.

Tersangkanya adalah seorang mucikari asal Demak. Sedangkan korbannya adalah sejumlah perempuan dari Semarang, Jawa Tengah. 

Mucikari asal Demak itu adalah Supriyatin. 

Perempuan 31 tahun ini berangkat bersama 3 perempuan dari Semarang, menuju Surabaya, pada 9 April 2018. 

Mereka lalu menginap di sebuah hotel di Surabaya Selatan. 

“Mereka ini sengaja datang dari Semarang ke Surabaya untuk melakukan kegiatan prostitusi. Modusnya memanfaatkan media sosial Facebook,” sebut Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ali Purnomo, Selasa (10/4/2018).

Saat berada di Surabaya, Supriyatin  mengunggah status dan penawaran wanita yang bisa memberi layanan pijat dan hubungan badan lewat akun Facebook.

Unggahan status tersangka direspons dari seorang pria hidung belang yang minta dicarikan teman perempuan.

“Tersangka (Supriyatin) dan tamu itu selanjutnya komunikasi lewat Facebook Messenger. Setelah terjadi kesepakatan tarif, sang perempuan yang dipesannya berangkat ke hotel yang sudah dipesan tamu,” jelas Ali.

Tarif yang ditawarkan tersangka ke tamu, lanjut Ali, yakni Rp 1,5 juta untuk sekali kencan di hotel. Dari tarif itu, tersangka mendapat bagian Rp 300 ribu dan sisanya Rp 1,2 juta untuk korban.

Aksi prostitusi ini terkuak setelah ARS (29) yang merupakan perempuan yang melayani tamu digerebak sedang melayani tamu di hotel di Surabaya Selatan.

Dia ternyata ‘anak buah’ tersangka Supriyatin yang akhirnya ikit ditangkap.

Dalam pemeriksaan, tersangka ternyata tidak hanya menawarkan ARS saja. Ada dua perempuan lainnya asal Semarang yang dibawa dan ditawarkan ke pria hidung belang di Kota Pahlwan.

“Pelaku ini memang kerjaanya prostitusi. Selain di Seurabaya, di Semarang juga mereka beraktivitas melayani tamu,” cetus Ali.


Sumber : http://www.tribunnews.com/regional/2...us-di-surabaya

---

Baca Juga :

- 14 Tahun Sudah Kasusnya Berlalu, Begini Nasib Terkini Lisa 'Face Off' Korban KDRT di Surabaya

- Naik Suroboyo Bus, Hanya Bayar Menggunakan Sampah Plastik

- Legislator Harapkan Kerja Sama Jasindo Minimal dengan RS Tipe B

×