alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Tribunnews.com /
Bawaslu Ingatkan Jokowi Tidak Bagi-bagi Sepeda Saat Masa Kampanye Nanti
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc8d1eded770a2488b4579/bawaslu-ingatkan-jokowi-tidak-bagi-bagi-sepeda-saat-masa-kampanye-nanti

Bawaslu Ingatkan Jokowi Tidak Bagi-bagi Sepeda Saat Masa Kampanye Nanti

Bawaslu Ingatkan Jokowi Tidak Bagi-bagi Sepeda Saat Masa Kampanye Nanti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Rahmat Bagja mengimbau Presiden Joko Widodo supaya tidak melakukan pembagian sepeda setelah ditetapkan sebagai calon presiden oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa kampanye telah ditetapkan mulai
September 2018 hingga April 2019.

"Kalau kampanye tidak bagi-bagi. Bagi-bagi sepeda enggak boleh. Kalau sudah menjadi calon presiden termasuk kampanye. Kalau sudah jadi capres dan sudah memasuki tahapan kampanye, kami sarankan tidak (bagi-bagi,-red)," tutur Bagja, Selasa (10/4/2018).

Menurut dia, pada masa kampanye calon presiden hanya dapat membagi-bagikan bahan kampanye seperti kaos tutup kepala, kalender, dan jenis bahan kampanye lain yang diatur peraturan KPU (PKPU).

Baca: Fadli Zon: Jokowi Kadang Presiden, Gubernur, Tukang Bagi Sepeda

Setiap bahan kampanye itu tidak boleh lebih dari harga satuan yang ditetapkan dalam PKPU.

Misalnya, jika KPU menetapkan harga satuan bahan kampanye Rp55 ribu, maka bahan kampanye yang diberikan tidak boleh lebih mahal dari itu.

Namun, kata dia, program pemerintah, seperti pembagian sertifikat tanah, peresmian jalan tol, dan pembangunan jembatan, masih dapat dilakukan.

"Yang dibagi bahan kampanye. Kaos boleh, kan bahan kampanye. Bahan kampanye boleh. Kalau bagi-bagi sertifikat, peresmian jalan tol, jembatan, enggak masalah," kata dia.

Selain itu, dia menambahkan, barang-barang lainnya, seperti token listrik, e-money, dan pulsa termasuk barang-barang yang dilarang untuk dibagi-bagikan.

Sementara itu, untuk voucher makan masih dalam perdebatan.

"Voucher makan, masih dalam perdebatan. Tapi token listrik kena. Apalagi e-money. Ya, pulsa kena. Ada yang masuk kemarin di pangkal pinang itu token listrik," tambahnya. 


Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...kampanye-nanti

---

Baca Juga :

- Persib Siapkan Topeng Pelindung Wajah Buat Bek Asing yang Cedera Hidung

- Ardi Idrus Mengaku Sempat Bingung Saat Lakoni Debut Bersama Persib

- Andai Main di Indonesia, Bek JDT Ini Pilih Persija Atau Persib

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di