alexa-tracking

Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc7c4c1cbfaafc748b456e/temui-prabowo-luhut-dinilai-melangkah-tanpa-arahan-jokowi
Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi
Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi
Senin 09 April 2018 16:31 WIB

Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta usai menghadap Presiden Joko Widodo di Jakarta, Senin (20/11).Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Tidak semua tingkah laku Luhut adalah representasi pikiran dari Jokowi.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kunjungan Menko Kemaritiman RI Luhut Binsar Pandjaitan kepada Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Jumat (9/4) lalu dinilai merupakan langkah personal dari Luhut, tanpa arahan dari Presiden Joko Widodo. Hal itu dikatakan pengamat politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti.

“Perlu dipertanyakan dulu itu, apakah aktivitas Luhut itu benar-benar mewakili pikiran Presiden atau tidak. Saya khawatir itu adalah langkah personal Luhut sendiri, yang banyak diasumsikan bahwa itu seolah-olah langkah Presiden,” kata Ray kepada Republika, Senin (9/4).

Ia lalu mengatakan tidak yakin bahwa Jokowi secara langsung memberikan arahan kepada Luhut untuk mendorong Prabowo untuk maju sebagai capres. “Saya merasa ini langkah dia sendiri. Saya enggak terlalu yakin Presiden memberikan semacam arahan, ya, bagi Luhut untuk mendorong Prabowo untuk maju,” ungkapnya.

Hal itu juga didasari atas aktivitas-aktivitas Luhut di beberapa tempat yang juga atas inisiatif Luhut sendiri, bukan atas arahan Presiden maupun partai.

“Karena di beberapa tempat, tidak semua tingkah laku dari Luhut adalah representasi pikiran dari Pak Jokowi. Kadang-kadang, ya, itu adalah langkah sendiri,” kata dia.

Namun, ia menekankan, muatan dari pertemuan itu yang perlu disoroti. Sebab, dorongan kepada Prabowo untuk maju sebagai capres itu merupakan hal yang patut dilakukan agar tak ada calon tunggal.

“Tetapi muatan dari pertemuan itu, yang meminta Prabowo untuk maju, tentu itu muatan yang  perlu disambut. Karena memang perlu tetap membuat ada pesaing bagi Jokowi. Jadi, jangan sampai ia maju sendiri,” ungkapnya.

Namun, menurut dia, Jokowi juga tidak terlalu memusingkan perihal dirinya yang akan menjadi calon tunggal ataupun tidak. Sebab, lanjutnya, Jokowi sebagai capres memiliki elektabilitas yang sudah cukup baik.

“Karena menurut saya, Pak Jokowi ini tidak terlalu memikirkan, apakah dia calon tunggal atau ada pesaingnya. Bagi saya, dia hepi-hepi saja, dia sendiri atau tidak. Ya, karena faktor elektabilitasnya sudah cukup baik,” ujarnya.

http://nasional.republika.co.id/beri...-arahan-jokowi


Luhut Bantah Dorong Prabowo Maju Capres 2019
Ahad 08 April 2018 14:12 WIB

Luhut juga membantah dia bertindak sebagai utusan Jokowi saat bertemu dengan Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan membantah mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto maju menjadi calon presiden 2019. Luhut menyampaikan hal tersebut menyusul pertemuannya dengan Prabowo pada Jumat (6/4) lalu.

"Saya nggak pernah mendorong (Prabowo) kalau beliau mau maju ya silahkan maju," kata Luhut saat hadir di sela-sela Rakornas bidang Kemaritiman PDIP, di DPP PDIP Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Ahad (8/4).

Luhut mengatakan hingga kini Prabowo belum menyatakan bersedia maju sebagai capres 2019. Menurut Luhut, hal itu karena Prabowo masih menghitung secara cermat pertimbangan-pertimbangan untuk maju Pilpres 2019.

"Biar aja beliau begitu kalau beliau mau maju saya kira bagus. Ya pertimbangannya kan banyak petimbangan internal beliau saya kan nggak perlu cerita semua sama anda," ujar Luhut.

Luhut juga membantah dia bertindak sebagai utusan Presiden Joko Widodo ketika bertemu dengna Prabowo. Bantahan termasuk bahwa tugas utusan memastikan Prabowo maju capres atau mencalonkan calon lain dari Partai Gerindra pada pertemuan tersebut.

Ia juga membantah jika pembicaraan mengenai poros baru untuk Pilpres 2019. "Nggak ada kita bicara itu, kita bicara ya yang penting Pak Prabowo juga bicara bagaimana negara ini baik," ujar Luhut.

Ia mengatakan, pertemuannya dengan Prabowo adalah pertemuan biasa sebagai kawan lama.

Luhut mengaku banyak hal dibicarakan dalam pertemuan tersebut mulai dari persoalan bangsa hingga Pilpres 2019. 

"Saya itu dengan Pak prabowo serinng bertemu kok kalian ribut itu aja, saya ketemu teman saya masa nggak boleh ketemu, gitu aja mesti utusan presiden?" kata Luhut.

http://www.republika.co.id/berita/na...ju-capres-2019

-------------------------------

Politik, yaaa begitulah!

emoticon-Ultah
Yang tau kan Jokowi-Luhut-Prabowo.

Lu semua cuma menduga-duga. emoticon-Big Grin
Ini Kata Luhut Seandainya Prabowo Kembali Nyapres
April 8, 2018 23:53

Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) bersama Menko bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan (ketiga kanan) diterima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) di kediamannya, Hambalang, Bogor, Senin (31/10). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas masalah bangsa, politik dan ekonomi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww/16.

Jakarta, Aktual.com – Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan dirinya tidak mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai calon presiden, tapi kalau Prabowo maju sebagai calon presiden adalah langkah baik.

“Saya tidak mendorong beliau (Prabowo-red), tapi kalau beliau mau maju ya maju saja. Saya kira itu bagus,” kata Luhut Binsar Pandjaitan menjawab pertanyaan wartawan usai pembukaan Rapat Koordinasi Bidang Nasional (Rakorbidnas) III Kemaritiman PDI Perjuangan, di kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4).

Pada kesempatan tersebut, wartawan menanyakan seputar pertemuan antara Luhut Binsar Pandjaitan dengan Prabowo Subianto.

Menurut Luhut, dirinya dan Prabowo adalah teman lama dan sama-sama berlatar belakang TNI, sehingga jika sering bertemu adalah wajar.

“Pada pertemuan itu, kami bicara banyak hal dan ada yang lucu-lucu,” katanya.

Politisi senior Partai Golkar ini menambahkan, Prabowo Subianto yang utama menginginkan agar negara ini dapat dikelola dengan baik.

Ketika ditanya, apakah dalam pertemuan tersebut juga membicarakan soal Prabowo akan maju lagi sebagai calon Presiden? Menurut Luhut, seperti yang disampaikan Prabowo bahwa beliau masih menghitung dengan cermat, kapan waktu yang tepat melakukan deklarasi.

“Banyak yang menjadi pertimbangan internal beliau. Saya tidak perlu ceritakan di sini. Biar aja, kalaupun beliau maju sebagai calon presiden, saya kira itu bagus,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, Partai Gerindra masih mempertimbangkan sejumlah hal sebelum mendeklarasikan dukungan terhadap Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, untuk maju sebagai calon presiden pada pemilu presiden 2019.

“Yang menentukan semua Tuhan Yang Maha Esa. So anything is possible,” kata Hashim di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, (28/3).

Elite Partai Gerindra menyebut, Partai Gerindra akan mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, dan sedang mencari waktu yang tepat untuk deklarasi.
http://www.aktual.com/ini-kata-luhut...mbali-nyapres/

KASKUS Ads
awas kena buldoser lu pade, emoticon-Leh Uga emoticon-Imlek
image-url-apps
berita dengan azas duga duga... emoticon-Embarrassment

image-url-apps
ya kebalik lah, donkowi yg diarahkan opung.. emoticon-Leh Uga
Luhut Sebut Jokowi Lebih Identik ke PDIP Ketimbang Golkar
Minggu, 8 April 2018 - 17:11 WIB

Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi
Luhut Binsar Panjaitan berbicara mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat lebih mengidentikkan Presiden Jokowi dengan PDI Perjuangan ketimbang partai Golkar. Foto/SINDOphoto/Dok

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan berbicara mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat lebih mengidentikkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI Perjuangan ketimbang partai Golkar.

Luhut menyampaikan hal itu berdasarkan riset dan penelitian dirinya mengenai kecenderungan tersebut. "PDIP 42 persen, Golkar 13 persen," ungkap Luhut saat memaparkan tingkat asosiasi Jokowi ke parpol kepada peserta Rakorbidnas PDIP di Kantor PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (8/4/2018).

Menurut Luhut, melihat fakta itu, tentunya PDIP sangat diuntungkan untuk menghadapi pemilu 2019. Kendati begitu, senior Partai Golkar ini berharap, partainya bisa menyaingi PDIP dalam hal asosiasi ke Jokowi.

"Golkar harus kalahkan PDIP," kata Luhut disambut tawa para hadirin, termasuk Menteri Perindustiran yang juga Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, yang hadir dalam acara itu.

Luhut menilai, asosiasi itu bisa dipertahankan PDIP asal tak ada kasus korupsi yang menjerat kadernya. Hal demikian juga berlaku bagi Golkar. Sebab, elektabilitas Jokowi dianggapnya sangat berpengaruh untuk partai-partai pendukungnya.

"Jadi kalau tak merawat dengan calon yang didukung ini (Jokowi), maka bisa pengaruh ke penurunan suara (PDIP). PDIP harus mengawal pemerintahan agar lebih maju ke depan," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap bahwa elektabilitas bukan hal yang utama karena bisa berubah setiap saat.

Kendati begitu, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu akan terus bekerja keras mengawal pemerintahan Jokowi sehingga rakyat merasakan dampak dari keberhasilan dan pembangunan yang sudah dicapai.

"Apa yang disampaikan Bang Luhut akan memberikan kekuatan agar kita bergandeng bersama untuk republik yang kita cintai ini," tutur Hasto menanggapi Luhut.
https://nasional.sindonews.com/read/...kar-1523182279

PAK LUHUT BEBER RISET GOLKAR SOAL PRESIDEN JOKOWI DAN PDIP
8 April 2018 4:16 pm

Temui Prabowo, Luhut Dinilai Melangkah tanpa Arahan Jokowi
PDIP Gunakan Elemen Kejutan untuk Umumkan Usung Jokowi Lagi - JPNN.COM

RADAR MALANG ONLINE, JAKARTA – Politikus senior Partai Golkar Luhut Binsar Panjaitan menyatakan, mayoritas publik tetap menilai Presiden Joko Widodo tetap identik dengan PDI Perjuangan. Pendapat Luhut itu berdasar riset internal yang dilakukan Golkar.

Berbicara pada Rapat Koordinasi Bidang Nasional III Kemaritiman DPP PDI Perjuangan di Jakarta, Minggu (8/4), Luhut mengatakan, Golkar melakukan riset secara berkala setiap bulan. Salah satu yang diteliti adalah pendapat publik tentang tingkat asosiasi Jokowi terhadap partai politik.

“Tingkat asosiasi Jokowi ke parpol itu menunjukkan ke PDI Perjuangan 42 persen. Sementara ke Golkar 13 persen,” ujar Luhut.

Menteri koordinator bidang kemaritiman di Kabinet Kerja itu menegaskan, fakta tersebut akan sangat menguntungkan PDIP pada Pemilu 2019. Survei internal Golkar menunjukkan PDIP masih memiliki elektabilitas tertinggi.

“PDIP masih leading dari Golkar. PDIP beruntung dengan (asosiasi) tersebut,” ucapnya.

Luhut pun mengingatkan PDIP agar mempertahankan hal itu. Secara terbuka, mantan menteri koordinator politik, hukum dan keamanan itu mengaku mendorong Golkar untuk bisa mengalahkan PDIP pada Pemilu 2019.

“Saya dorong Golkar mengalahkan itu PDIP. Kalau ada persaingan positif akan baik sekali pemerintahan ke depan,” katanya di hadapan para elite partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
http://www.radarmalang.id/pak-luhut-...kowi-dan-pdip/


luhut pengaruhi wowow agar maju lagi

agar kalah lagi ngoahaha emoticon-Wakaka

sekaligus menutup peluang gatot ato tgb yang maju emoticon-Embarrassment
Quote:


terus bro kalo luhut melangkah tanpa arahan Jokowi si hidayat nur wahid otomatis jadi presiden gitu?
image-url-apps
Bukannya wiwi yang melangkah harus tunggu arahan Luhut 😒
Kecuali urusan ucrit2 😂
image-url-apps
Biarin lah, namanya juga menteri strong.
image-url-apps
luhut temuin wowo buat amanin diri sendirilah
emoticon-Big Grin

2019 balik ke solo
hati-hati bray... ntar ente-ente dibudozzer ma Opung
×