alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Medcom.id /
KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc148b54c07ac95e8b4569/kpk-mengakui-tak-mengantongi-bap-johannes-marliem

KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem

KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakui belum pernah sekali pun memeriksa bos Biomorf Mauritius dan Biomorf Lone Indonesia Johannes Marliem selama mengusut kasus dugaan korupsi KTP-el. Namun, tim sudah beberapa kali bertemu Johannes Marliem.



‎'Kalau Johannes Marliem sudah sering ya kami sampaikan bahwa tim KPK sudah bertemu beberapa kali dan mendapatkan informasi dari Johannes Marliem meskipun kami belum bisa melakukan pengambilan berita acara pemeriksaan seperti BAP yang kita lakukan kalau saksi itu berada di Indonesia,' ‎kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa, 10 April 2018.


Menurut Febri, Lembaga Antirasuah bertemu pemilik provider produk automated fingerprint identification system (AFIS) merek L-1 di KTP-el itu di Amerika Serikat. Johannes yang kini telah meninggal memang diketahui tinggal di Negeri Paman Sam.


‎'Karena pertemuan saat itu ada di Amerika ya, kami mendapatkan beberapa informasi yang cukup terbatas saat itu tapi tidak bisa di BAP,' ucap dia.


Baca: KPK Bantah Kesaksian Dirdik Aris Budiman


Meski belum pernah menuangkan kesaksian Johannes Marliem dalam BAP, Febri optimistis bukti-bukti yang didapatkan dari Marliem tak menyalahi aturan. Dia bahkan yakin bukti-bukti yang didapat penyidik dari hasil pemeriksaan saksi-saksi termasuk lewat kerjasama FBI menguatkan seluruh dakwaan terhadap Novanto.



'Itu lah yang kami bawa ke proses persidangan dengan terdakwa Setya Novanto. Dan kami yakin hakim akan pertimbangkan hal tersebut,' tegas Febri.


Febri menjelaskan pengusutan kasus dugaan korupsi megaproyek bernilai Rp5,8 triliun itu sudah lama dilakukan KPK. Apalagi, sudah ada beberapa pihak terlibat menjadi pesakitan KPK karena terbukti bersalah di pengadilan.



'Jadi ingin melihat persoalan penanganan perkara KTP-el maka lihat pada penanganan yang terjadi selama ini, mulai dari Irman, Sugiarto, Andi Agustinus, Anang, sampai sekarang terdakwa Setya Novanto. Kita tunggu saja jadwal pembelaannya dan putusannnya,' beber dia.


Di sisi lain, Febri mengaku belum mengetahui pasti maksud pernyataan Direktur Penyidikan Brigjen Aris Budiman yang membeberkan sejumlah kejanggalan dalam penanganan kasus KTP-el di KPK. Aris menyebut kasus yang merugikan uang negara hingga Rp2,3 triliun itu sempat akan dilokalisasi hanya pada pelaksanaan proyek, atau tidak menyentuh pada proses perencanaan proyek KTP-el seperti sekarang.


Aris juga sempat mempertanyakan alasan KPK tidak pernah memeriksa Johannes Marliem termasuk menggeledah kantor Biomorf. Sementara KPK bersemangat dalam penggeledahan di lembaga hukum.


Febri hanya menekankan KPK bakal terus mengusut kasus dugaan korupsi megaproyek di bawah Kementerian Dalam Negeri tersebut. Dia juga membantah ada pihak-pihak internal KPK yang berupaya mengendalikan kasus korupsi KTP-el.


'‎Saya tidak tahu pesan apa yang ingin disampaikan (Aris Budiman). Kami jalan secara prudent, dan juga bukti-bukti sudah diuji di persidangan. Sebuah kasus hukum tentu dilihat dari proses persidangan dan hasil persidangan itu,' pungkas Febri.


Nama Johannes Marliem memang sering disebut sebagai saksi mahkota untuk mengungkap kasus korupsi KTP-el. Bukti yang didapat dari hasil kerja sama dengan FBI menjadi salah satu bukti yang diajukan tim KPK ke Pengadilan.



Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/8k...hannes-marliem

---

Kumpulan Berita Terkait :

- KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem Adaptasi Cepat, Janji Pertama Brigjen Firli

- KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem Brigjen Firli Resmi Jabat Deputi Penindakan KPK

- KPK Mengakui tak Mengantongi BAP Johannes Marliem Brigjen Firli Dilantik Jadi Deputi Penindakan KPK

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di