alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Universitas Indonesia Gelar Kuliah Umum Pengaruh Politik Amerika Terhadap Agama
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc11ddc0cb17ec6a8b4574/universitas-indonesia-gelar-kuliah-umum-pengaruh-politik-amerika-terhadap-agama

Universitas Indonesia Gelar Kuliah Umum Pengaruh Politik Amerika Terhadap Agama

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sekolah Kajian Strategis dan Kajian Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) menggelar Kuliah Umum bertema "When Politics Shapes Religon: Religion and Politics in the US and Its Lessons for Indonesia". Dalam kuliah umum tersebut terungkap bahwa di Amerika, bukan hanya agama saja yang mempengaruhi kehidupan politik, tapi juga kehidupan politik mempengaruhi kehidupan keagamaan.

Kuliah umum yang dimoderatori Pengajar SKSG Universitas Indonesia Inditiana Latifa menghadirkan narasumber Alumnus Graduate Program in Political Science Univesity of Notre Dame, Nathanael Gratias Sumaktoyo. Nathanael mengungkapkan mayoritas warga Amerika menganggap Partai Republik sebagai partai yang bersahabat terhadap agama ketimbang Partai Demokrat. Pada pilpres Amerika lalu, Partai Republik mengusung Donald Trump yang keluar sebagai pemenang mengalahkan Hillary Clinton dari Partai Demokrat.

Menurut Nathanael, asosiasi Partai Republik dengan agama bagi sejumlah orang, terutama warga Amerika yang tidak setuju dengan partai Republik membuat mereka menjauhi agama. "Politisasi agama terutama oleh Partai Republik membuat sebagian masyarakat meninggalkan agama," kata Nathanael, Jumat (6/4).

Nathanael berharap Indonesia mengambil pelajaran dari hasil penelitian di Amerika tersebut. "Saya pikir pengalaman Amerika menunjukkan kita harus berhati-hati dengan politik identitas, terutama yang berbasis agama," ujar Nathanael yang baru menyelesaikan studi doktoralnya di Amerika.

Menurut Nathanael, ketika agama terlalu sering dan vulgar dimainkan untuk politik, hal itu bukan hanya akan membawa potensi perpecahan, tapi juga dapat mendorong orang untuk memiliki persepsi negatif terhadap agama atau bahkan menjauhkan diri dari agama. "Logikanya, sama seperti di Amerika, orang bisa malas beragama kalau mereka melihat agama terlalu sering dijadikan komoditas politik," kata Nathanael yang juga peneliti di Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Paramadina ini.

http://m.republika.co.id/berita/pend...ama-di-amerika
Paling dapet kartu kuning lagi to
Post ini telah di hapus oleh kaskus.support17
partai republik amerika = pksnya indonesia
Kalo di Indo, jualan Agama masih sekseh. Laku keras.

emoticon-Leh Uga


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di