alexa-tracking

1 NIK Dipakai Daftar 2,2 Juta Nomor Prabayar, Ini Tindakan Kominfo

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acbeb6b925233632e8b456a/1-nik-dipakai-daftar-22-juta-nomor-prabayar-ini-tindakan-kominfo
1 NIK Dipakai Daftar 2,2 Juta Nomor Prabayar, Ini Tindakan Kominfo
1 NIK Dipakai Daftar 2,2 Juta Nomor Prabayar, Ini Tindakan Kominfo

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski membantah adanya kebocoran data pribadi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak menampik adanya penyalahgunaan NIK dalam proses registrasi kartu SIM prabayar.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panja Pengamanan Data Pribadi Komisi I DPR RI hari ini, Senin (9/4/2018), Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, menjabarkan kejanggalan yang ditemukan dalam periode registrasi kartu SIM prabayar dari 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

"Ada 2,2 juta nomor prabayar yang daftar pakai 1 NIK. Ini tidak langsung ditemukan dalam satu waktu, tapi dari periode awal registrasi sampai tenggat akhir," kata Zudan.

Sebanyak 2,2 juta nomor tersebut tercatat sebagai prabayar Indosat Ooredoo. Meski nilainya paling signifikan, operator lain pun tak luput dari kasus serupa.

Telkomsel menghimpun 518.000-an nomor prabayar yang didaftarkan dengan 1 NIK, sementara itu XL ada 319.000-an, Hutchison Tri 83.000-an, dan Smartfren 146.000-an.

Diminta diblokir
1 NIK Dipakai Daftar 2,2 Juta Nomor Prabayar, Ini Tindakan Kominfo

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ahmad Ramli mengatakan pihaknya mulai menindak indikasi penyalahgunaan tersebut.

Operator telekomunikasi diminta memblokir semua nomor yang melakukan registrasi tak wajar.

"Sejauh ini ada 63 juta nomor yang daftar dobel-dobel itu sudah diblokir. Proses cleansing-nya semua sampai Mei," Ahmad Ramli menuturkan.

Ia juga sesumbar Kominfo telah melakukan koordinasi bersama dengan BRTI, Dukcapil, dan Bareskrim Mabes Polri, untuk mengusut oknum-oknum yang menyalahgunakan data pribadi masyarakat dalam proses registrasi kartu SIM prabayar.

"Sekarang dalam proses penyelidikan oleh Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri. Banyak pihak yang dipanggil, termasuk juga kami, Dukcapil, BRTI. Semuanya diusut sampai ketahuan ini siapa dan melakukan apa," ia menjelaskan.

Ahmad Ramli mengatakan, tindakan yang bisa dilakukan sesegera mungkin adalah memblokir nomor-nomor yang bersangkutan. Jika hasil penyelidikan sudah ada, barulah bisa diupayakan sanksi lain.

"Bisa macam-macam, bisa sanksi administrasi atau pidana. Tapi biarkan dulu ini semua berproses," ujarnya.

Anggota Komisi I DPR RI yang memimpin RDP hari ini, Hanafi Rais mengindikasikan penyalahgunaan ini bersumber dari lembaga. Meski belum ada hasil final, pihaknya akan terus mengawal proses pengusutan ini.

"Aksi korporasi itu artinya lembaga, by design, sistemik, bahwa registrasi yang massal yang jelas-jelas menyalahi peraturan tidak mungkin dilakukan oleh perorangan, pasti lembaga, di sini korporasi," Hanafi menuturkan.

Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Editor: Reska K. Nistanto



Sumber = https://tekno.kompas.com/read/2018/04/09/17521627/1-nik-dipakai-daftar-22-juta-nomor-prabayar-ini-tindakan-kominfo
Kalau masalahnya adalah kebocoran data, maka pemilik data asli bisa kena blokir juga.
mau gak mau harus pendaftaran manual oleh orangnya langsung (pemegang ktp) ke grapari atau sejenisnya.

gak relevan banget cuma kirim sms gitu...
KASKUS Ads
image-url-apps
Mungkin itu inisiatif operator buat customer yg malas regis ulang, biar jangan keblokir customernya.
semua di konter2 masih banyak tuh yang jual nomer+paketan inet, registrasi juga bisa pake 1 NIK & No KK... ada main nih
image-url-apps
Makanya bahaya klo kk sudah menyebar secara online

Masalah terbesar di dunia seluar adalah provider lebih menganak emaskan pengguna baru dengan memberikan paket no perdana yang punya bonus jauh lebih banyak/murah ketimbang no lama alih2 buat melayani pengguna lama malah Akhirnya jadi trend no sekali pakai buang.

Kalau mau sebaiknya dibuat regulasi tarif pasca bayar lebih murah dari tarif pra bayar, dan setiap pembelian no baru dikenakan harga pembelian sim card diluar harga pulsa.

Masyarakat selama ini disesatkan oleh strategi marketing operator seluler sehingga ada stigma selalu ganti no baru itu lebih murah daripada menjadi pelanggan setia.
image-url-apps
makanya bikin peraturan dipake otaknya jgn pake dengkul emoticon-Najis
image-url-apps
Mending dipersulit lagi aja.
Daftar kartu baru harus ke galeri operator yg bersangkutan emoticon-2 Jempol
image-url-apps
mungkin ada yg bs nembus bug nya registrasi lalu dikasi ke counter buat jual kartu ketengan
image-url-apps
harusnya kominfo bisa memprediksi ini sebelum bikin kebijakan ,

kalo mau daripada bikin sms gitu mending dateng ke grapari terus daftarnya pake ektp semisal di gesek gitu atau scan ektp nya semacam di atm biar menhindari penyalah gunaan data kaya gini , ini kan ektp jadi wajar kalo di scan karena udah elektrik
image-url-apps
gak becus
Blokir kominfo
image-url-apps
Quote:


bisa begitu
image-url-apps
Kominfo apa ga mikir ada mesin juga yg pake nomor, payment gateway, mesin edc dll
image-url-apps
Selama kartu perdana dijual murah, selama itu pula orang sering gonta gati no hp.
Coba bikin aturan perdana kuota ga bs buat nelp or sms jd ga perlu diregister.
image-url-apps
akibat otak gak pernah dipake jadi gini.
Quote:


ntar diprotes (lagi) oleh para pemilik konter lagi cem kemaren bang emoticon-Big Grin
image-url-apps
metode pendaftarannya goblok bgt, menkominfo nya tolol atau gimana ya?


trus nik yg disalah gunakan ntar malah ke blokir juga akibat ulah orang lain
image-url-apps
kmaren beli perdana paket internet dah gag bisa langsung aktif
harus daptar sendiri
image-url-apps
Quote:

ane takutnya gak elektrik, emang diinstansi mana lu pernah di scan elektrik ektp lu? serius nanya loh.. emoticon-Malu
image-url-apps
Quote:


Nah, bisa jadi
×