alexa-tracking

Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb9bb5de2cf2cb0f8b4570/tidak-boleh-diecer-presiden-minta-alokasi-apbn-fokus-untuk-hal-yang-strategis
Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis
Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis

JPP, JAKARTA - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya memiliki kontribusi kurang lebih sekitar 15% dari angka PDB (Product Domestic Bruto). Karena itu, alokasi anggaran APBN diminta agar betul-betul fokus dan diprioritaskan untuk hal-hal yang strategis.

Penegasan itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan pengantar pada Sidang Kabinet Paripurna tentang Ketersediaan Anggaran dan Pagu Indikatif Tahun 2018, serta Prioritas Nasional Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/4/2018) sore. “Kalau enggak strategis, enggak usah,” tegas Presiden.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara menjelaskan setelah 3,5 tahun ini fokus di urusan yang berkaitan dengan infrastruktur, yang telah menghabiskan anggaran Rp 300 triliun lebih, kelihatan sekali betapa masifnya pembangunan di bidang infrastruktur, baik berupa jalan, pelabuhan, jalan tol, jalur kereta api, airport, dan yang lain-lainnya.

Kepala Negara menegaskan,setelah tahapan besar yang pertama yaitu infrastruktur, pemerintah akan masuk tahapan besar yang kedua, yaitu investasi di bidang sumber daya manusia, yang tahun ini disiapkan programnya dan tahun depan betul-betul masuk ke dalam sebuah kegiatan besar.

“Sehingga titik alokasi anggaran APBN 2019 juga betul-betul mengarah ke sana, betul-betul nampak untuk mendukung, menopang peningkatan sumber daya manusia,” ujar Presiden.

Untuk itu, Kepala Negara menekankan, dirinya tidak ingin nanti hanya ada tambahan anggaran tetapi tidak kelihatan masif dan tidak kelihatan ada perubahan/pergeserannya. Untuk itu, ia menekankan, setiap kementerian harus betul-betul menyusun programnya.

Harus Menetas

Tak lupa, Kepala Negara mengingatkan kembali agar anggaran yang ada ini tidak diecer-ecer dan dibagi-bagi. Ia ingin fokus mengarah, kemudian hasilnya betul-betul bisa menetas.

“Saya berikan contoh misalnya, pameran, promosi. Pameran promosi itu anggarannya ada 17 kementerian, kalau itu dikumpulkan dalam suatu wadah, entah badan, entah di satu kementerian itu kita bisa menyelenggarakan pameran yang besar dan yang bagus-bagus sehingga membangun sebuah brand yang baik bagi negara ini,” ucap Presiden.

Kemudian yang berkaitan dengan Balitbang (Badan Penelitian dan Pengembangan), penelitian, riset, menurut Kepala Negara, hampir di semua kementerian ada. Kalau dikumpulkan anggarannya juga besar sekali mencapai Rp 24,9 triliun. Kalau tidak dikumpulkan, tidak kelihatan.

“Ini bisa didesain, ada strategi besarnya, yang mau diteliti apa, goal-nya nanti apa. Jadi jelas bukan hanya sekedar penelitian untuk peneliti. Ini saya kira anggaran-anggaran yang harus diprioritaskan dan fokus untuk hal-hal yang strategis,” tutur Presiden.

Sidang Kabinet Paripurna dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan para menteri Kabinet Kerja. (stkb/bpmi/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/kabinet-k...yang-strategis

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis Presiden: Jangan Bicara Pesimis 2030 Bubar, Pemimpin Harus Berikan Optimisme

- Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis Jika Bisa Tetap Bersatu, Presiden: Bangsa Kita Akan Tetap Berdiri Kokoh

- Tidak Boleh Diecer, Presiden Minta Alokasi APBN Fokus untuk Hal yang Strategis Presiden Tekankan Pentingnya Siapkan Pendidikan Berkualitas Bagi Generasi Muda