alexa-tracking

Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb919696bde64c038b4573/ungkap-tantangan-bangsa-mendagri-harus-berani-tentukan-sikap
Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap
Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap

JPP, MAKASSAR - Tantangan bangsa ini ada empat. Pertama radikalisme. Ini bukan tanggung jawab TNI dan polisi saja. Tapi tanggung jawab semua elemen bangsa. Semua yang cinta NKRI, harus berani tentukan sikap, menentukan siapa kawan siapa lawan yang mau merusak NKRI.

Demikian ditegas Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo saat menyampaikan sambutan di acara pelantikan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) Sumarsono sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (9/4/2018).

Tantangan kedua, lanjut Mendagri, narkoba. Saat ini, 50 orang per hari meninggal karena narkoba. "Kita wajib pertanyakan pada Tiongkok, Papua Nugini, Malaysia, Singapura, karena itu jadi sumber masuk narkoba," ungkap Tjahjo.

Selanjutnya, Mendagri juga sempat menyinggung soal ormas di Indonesia. Katanya, ormas di Indonesia saat ini sudah mencapai 351 ribu organisasi. Ragam macam ormas di Indonesia, mulai dari yang agama sampai geng motor. "UU menjamin masyarakat untuk berserikat. Tapi ada aturannya. Setiap ormas harus mampu menjabarkan Pancasila, karena itu adalah deologi negara," ulas Tjahjo.

Tantangan ketiga, masalah korupsi. Ia pun mewanti-wanti agar semua pejabat paham dan mencermati area rawan korupsi. Area rawan korupsi mencakup antara lain perencanaan anggaran yang melibatkan eksekutif dan legislatif. Ia minta jangan sampai ada kongkalikong. Area rawan korupsi kedua terkait dana hibah dan bansos. Ketiga, retribusi dan pajak. Keempat menyangkut belanja barang dan jasa.

"Mohon dicermati. Tolong dikawal, karena sudah 98 kepala daerah yang kena OTT. Sejak KPK ada, sudah ada 357 pejabat baik pusat dan daerah yang kena kasus," ujar Tjahjo.

Tjahjo juga mengingatkan masalah ketimpangan sosial. Saat ini, angka Kematian ibu hamil masih tinggi. Peran PKK sangat penting untuk menggerakkan dan memberdayakan para ibu. Hal lain yang harus dicermati, angka kematian akibat kanker serviks. Belum lagi masalah malaria dan TBC.

"Makanya, saya dalam Musrenbang teknis nasional, saya selalu mendorong daerah memperhatikan masalah ketimpangan, kesehatan, infrastruktur pendidikan dan lain-lain," jelas Tjahjo.

Khusus Pilkada Sulsel, Mendagri berharap menjadi pesta politik yang bermartabat. Karena itu, semua yang terlibat dalam Pilkada harus berani melawan racun demokrasi. Politik uang, ujaran kebencian, fitnah dan hoax, harus dilawan. Kembangkan dan utamakan politik adu konsep dan gagasan.

"Pak Yasin Limpo dan Pak Agus, terima kasih atas pengabdiannya. Terima kasih juga Ibu Yasin dan Ibu Agus, ikut mengawal suami tercinta. Tanpa pengawasan dari ibu, Pak Yasin dan Pak Agus tidak bisa sukses sekarang," ucapnya.

Kepada Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono, Tjahjo berpesan agar menjaga betul netralitas PNS. "Tiru kepolisian, tiru TNI dalam menjaga netralitas. Pada pers tolong kritisi terus. Pada Pak Yasin Limpo, pengabdian itu sampai akhir hembusan nafas. Dimana pun, kita bisa mengabdi," tegas Tjahjo. (dgr/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/42-polkam/319346-u...tentukan-sikap

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap Soal Impor Garam, Presiden: Kita Harus Realistis, Industri Membutuhkan

- Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap Mendagri Ingatkan Kepala Daerah yang Kena Kasus untuk Kooperatif

- Ungkap Tantangan Bangsa, Mendagri: Harus Berani Tentukan Sikap Mendagri Terus Cari Solusi Hak Pemilih Pemula yang Baru Mencoblos di Hari H

×