alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Beritagar.id /
Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb52f4dc06bd376d8b4569/kecelakaan-tiang-listrik-dan-luka-lecet-kecil-setya-novanto

Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto

Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto
Mantan wartawan kontributor stasiun televisi swasta Hilman Mattauch memasuki ruangan saat menjadi saksi untuk kasus merintangi penyidikan korupsi KTP elektronik dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/4).
Sidang kasus dugaan merintangi proses penyidikan korupsi e-KTP semakin menguak peristiwa kecelakaan dan kondisi kesehatan mantan Ketua DPR, Setya Novanto.

Dalam sidang Senin (9/4/2018), sejumlah dokter RS Medika Permata Hijau menjadi saksi untuk terdakwa Bimanesh Sutarjo, yaitu dokter ahli bedah Djoko Sanjoto Suhud, dokter ahli syaraf Nadia Husein Hamedan, dan dokter spesialis jantung Mohammad Toyibi. Pengadilan juga menghadirkan Hilman Mattauch, jurnalis televisi swasta sebagai saksi.

Hakim merunut ihwal kecelakaan mobil yang ditumpangi Novanto dengan memeriksa Hilman Mattauch. Drama kecelakaan bermula ketika kantor tempat Hilman bekerja meminta mengejar wawancara Novanto.

Hilman bertemu dengan Novanto di lantai III Gedung DPR pada 16 November 2017, beberapa menit sebelum kecelakaan. Dikutip Kompas.com, Novanto takut menemui wartawan yang sudah menunggu di lantai bawah sehingga Hilman menawarkan Novanto menumpang mobil miliknya.

Hilman mengaku berada di dalam mobil yang sama saat Novanto mengalami kecelakaan. Hilman mengemudikan sendiri mobilnya dan berencana menuju studio televisi tempatnya bekerja.

Di tengah jalan, Hilman meminta Novanto siaran langsung melalui telepon. Novanto yang duduk di belakang, menanyakan ihwal siaran langsung itu. "Novanto tepuk pundak terus nabrak gelap," kata Hilman melalui Detikcom.

Hilman mengatakan, awalnya mobil menabrak trotoar, pohon, lalu tiang penerangan jalan. Menurut dia, kondisi mobil itu rusak di bagian depan dan berada di pinggir kali.

Kepada majelis hakim, Hilman bercerita bahwa seusai mobilnya menabrak lampu penerangan jalan, ajudan Novanto yang duduk di kursi depan, Reza Pahlevi, langsung bergegas memeriksa kondisi Novanto yang duduk di kursi belakang.

Ketua Majelis Hakim Mahfudin sempat mencecar Hilman ihwal kondisi tiang listrik yang ditabrak oleh mobilnya. "Waktu ditabrak itu, tiang listriknya rusak enggak?" tanya Hakim kepada Hilman.

Hilman mengatakan tidak mengetahui kondisi tiang listrik yang ditabraknya. Ia mengaku setelah kecelakaan itu tidak terlalu memperhatikan tiang listrik tersebut.

Novanto akhirnya masuk ke RS Medika Permata Hijau. Di rumah sakit ini, kesaksian dokter jantung mengungkapkan bahwa kondisi Novanto baik-baik saja.

Dokter spesialis jantung RS Medika Permata Hijau, Mohamad Toyibi menilai bahwa Setya Novanto tidak dalam kondisi darurat saat dibawa ke rumah sakit tersebut.

Toyibi melakukan pemeriksaan sehari setelah Novanto masuk RS Medika Permata Hijau 16 November 2017. Toyibi memeriksa Setnov karena diminta oleh dokter Bimanesh Sutarjo untuk melakukan konsultasi

"Dilihat dari ektrokardiogramnya tidak ada kegawatan pasien, jadi bukan kondisi darurat," kata dokter Toyibi melalui Antaranews. "Saat diperiksa kondisinya cuma ada luka lecet kalau tidak salah di kening kiri."

Toyibi juga melihat perban di muka Novanto hanya menempel sehingga adan yang tersingkap. Dari situ Toyibi melihat tidak ada benjolan di kening Novanto. Ihwal benjolan ini sempat menjadi sorotan karena mantan pengacara Fredrich Yunadi menggambarkannya dengan bakpao.

Toyibi pun sempat membuka baju Setya Novanto dan memeriksa dadanya. Ia berpendapat dada Novanto mulus, tidak ada masalah. "Jantungnya pun baik meski sudah pasang ring," kata dokter Toyibi.

Sementara dokter ahli saraf, Nadia Husein Hamedan menilai bahwa Novanto dapat saja tidak dilakukan rawat inap. Menurut dia, dengan diagnosis awal, Novanto hanya mengalami cedera ringan di bagian kepala.

"Bisa saja (rawat jalan), tapi saya harus memberikan informasi kepala keluarga, kalau ada apa-apa langsung dibawa ke IGD," ujar Nadia melalui Kompas.com.

Nadia mengatakan, dari pemeriksaan subyektif pasien, Novanto mengaku sempat mengalami riwayat luka kepala, pingsan dan muntah-muntah. Dari pemeriksaan itu, Nadia mengeluarkan diagnosis bahwa Novanto mengalami cedera kepala ringan.

KPK menetapkan dokter Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka bersama pengacara Fredrich karena diduga merekayasa data medis Novanto. Rekayasa data medis itu diduga untuk menghindari penyidikan KPK. Jaksa telah menuntut Novanto 16 tahun penjara dan dicabut hak politiknya selama lima tahun setelah menjalani masa pidana.
Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-setya-novanto

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto Penelitian harusnya tak boleh dipidana

- Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto Dua serangan pada satu akhir pekan di Suriah

- Kecelakaan, tiang listrik, dan luka lecet kecil Setya Novanto Susi minta kapal pencuri ikandimusnahkan, bukan dilelang

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di