alexa-tracking

Apa Pantas Aku Jadi Penulis?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb44c4507410c4588b4567/apa-pantas-aku-jadi-penulis
Apa Pantas Aku Jadi Penulis?
Sebelumnya, perkenalkan namaku Olif. 

Quote:


Sudah lama aku tidak berkecimpung didunia perkaskusan. Sedari SMA ( Lebih tepatnya tahun 2010-2013) aku sempat membuat beberapa thread di kaskus. Banyak yang menilai aku cukup lihai dalam hal menuangkan kata-kata, hingga akhirnya aku bercita-cita ingin jadi penulis. Itu semua bermula dari keaktifanku menuangkan keluh kesah di kaskus ini. Karena kesibukan didunia nyata, lebih condong ke arah negatif, aku pun lupa akan kemampuan tersebut.

2016 akhir. Waktu itu aku sedang dirudung cinta. Aku bingung, hal apa yang harus aku tunjukan pada dia, bahwa aku adalah sosok yang pantas untuk diperjuangkan. Aku berdoa pada Tuhan, hingga aku bermimpi melihat diriku yang sedang asyik didepan laptop, sekelibat aku melihat background forum ini. Aku pun terbangun, dan segera mencoba kembali membuka akun yang mungkin sudah berdebu, saking lamanya aku tidak membukanya.

Aku pun teringat, bahwa hobiku yang sesungguhnya bukan bermain game, atau menghamburkan uang untuk sekedar foya-foya. Tapi, aku hobi menulis. Apapun yang ada di otakku jauh lebih lancar dituangkan kedalam tulisan, ketimbang hanya sebatas lisan. Namun, kapasitasku hingga sekarang hanyalah sebatas menulis fiksi. ( Meskipun thread ini adalah non fiksi, dimana aku mencoba untuk menggoreskan keresahanku yang mulai lelah untuk menjadi seorang penulis.)

Aku pun berikrar bahwa tahun 2017 adalah masa percobaanku untuk kembali menggeluti dunia penulisan. Aku pun mencari cara bagaimana mewujudkan mimpi tersebut. Hingga akhirnya, aku mengenal workshop SerunyaSkenario, dan Inspirator Academy. Dari Serunya, aku mendalami unsur-unsur bagaimana cara menerapkan dialog kedalam sebuah cerita. Dari Inspirator Academy, aku mengetahui bagaimana cara membuat kerangka cerita.

Quote:


Quote tersebut aku dapatkan ketika mengikuti kegiatan Inspirator Academy. Terbesit keinginan untuk coba mengaplikasikan kehidupanku kedalam sebuah tulisan. Tapi aku tau, curang rasanya bila aku menceritakan itu semua secara jujur. Karena aku yakin semua akan memberikan kesimpulan, "Buat apa gue baca tulisan yang isinya cuma curhatan lo doang?" Aku pun berinisiatif untuk membumbui kisah yang kubuat dengan kemampuanku berimajinasi.

3 bulan sudah kuhabiskan untuk berkecimpung didunia penulisan novel. Karyaku pun selesai dibulan September 2017. Namun, aku sadar akan kapasitasku,  ditambah lagi aku belum memiliki penggemar, aku harus membangun branding agar karyaku mudah untuk dipublikasikan. Selain menuliskan cerita novel, aku pun mulai aktif membuat caption-caption di Instagram yang cukup panjang, dengan harap akan ada yang tertarik dengan caraku berfikir.

Aku melihat salah satu website yang menawarkan jasa penerbitan buku secara Indie untuk penulis pemula. Aku mencoba peruntunganku untuk memilih jalur tersebut. Seusai membayar, proses revisi pun dimulai. Aku yang merasa bahwa sesudah membayar, itu tandanya tugasku usai. Aku pun menaruh kepercayaan penuh pada penerbit tersebut. Desember 2017, cetakan pertama novel ku pun rilis. Aku pun mendapatkan penawaran dari salah satu orang baik untuk membuat akun youtube. 



Namun, sepertinya aku kurang teliti. Balik lagi ke pernyataan diatas, dimana aku kira ketika aku sudah menyelesaikan proses revisi dan pembayaran aku tinggal menunggu hingga buku itu terbit tanpa harus mereview ulang.  Karena naskah tersebut sudah ditangani oleh Editor, dan Layouter. Cetakan pertama layoutku kurang rapih dan bergeser. Tapi, aku terlanjur mencetak sebanyak seratus cetakan. Aku pun berusaha keras untuk menghabiskan cetakan itu dengan catatan aku akan melakukan cetak ulang untuk merevisi naskah tersebut.

Maret 2018, aku berhasil menuntaskan kewajibanku untuk kembali merevisi naskah. Aku  mengadu nasib dengan mencoba untuk kembali mencetak ulang. Dengan pinjaman sana sini, aku berhasil mencetak kembali, dengan kondisi yang lebih bagus, dan Insya Allah sudah memenuhi standar  penulisan. Tapi aku kembali menemukan kekecewaan. Hingga detik ini, semenjak Maret 2018, karya buatanku baru laku sebanyak 8 cetakan. Sedangkan, jatuh tempo pembayaran hutang cetak sudah semakin dekat.

Apa yang harus kulakukan? Apa aku harus berhenti menulis? Aku coba berbagai cara untuk tetap menyalurkan hobi ku tersebut diberbagai media sosial. Wattpad, website yang kubuat www.warkoppp.com, Instagram. Tapi, tidak munafik rasanya, manusia butuh uang untuk melanjutkan proses hidup. Tak mungkin selamanya aku bergantung pada orang tua. Sedangkan, aku rasa kemampuanku untuk saat ini hanyalah didunia penulisan. 

Aku minta pendapat... tolong posisikan aku sebagai sahabat, jangan kau cerca diriku. Aku butuh masukan..

Mohon maaf bila curhatku panjang. Aku hanya gelisah dengan hidup ini.
image-url-apps
nzssz
image-url-apps
Saya amankan thread ini.......
KASKUS Ads
image-url-apps
lanjuuut gan
image-url-apps
hem..mungkin ceritanya dan gaya penulisanya kurang menarik bagi pembaca..dan harus tau juga genre yang akan naik di tahun depan seperti apa. gw juga nulis di wattpad karya sudah completed.tapi belum terfikirkan untuk menggebu-gebu harus major label atau di cetak. semua penulis belajar baik elo gw dan penulis hebat lainya.yang paling jelas rejekinya gan.
image-url-apps
Quote:


Makasih atas atensinya... Semoga dengan adanya thread ini, agan lebih berhati2 ketika ingin menerbitkan karya, ya emoticon-Smilie

image-url-apps
Quote:


iya gan..banyak plagiat bertaburanemoticon-Big Grin
Agan pantas kok jadi Penulis khan agan sudah buat cetakan novel tetapi mungkin layout novelnya kurang menarik, mungkin story linenya kurang menarik, dan mungkin juga dari harganya yang tidak ramah.


Okarin sudah lihat trailernya dan sepertinya cara promoting novel agan itu salah dan layout novelnya yang Okarin lihat maaf ya gan kurang eye catching emoticon-Peace


Tetap semangat ya gan dalam menulis emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
image-url-apps
Quote:


Maaf ya gan Okarin kalau ternyata covernya kurang eyecatching.. Hehehe.. Abis aku bingung. Ini salah satu resiko kalau ambil jalur indie. Segala sesuatunya di handled sendiri, huhuhu.... Entahlah gan.. Kayaknya emang mau vakum dulu buat nulis.. 😞😞
image-url-apps
Boleh jujur ngga nih? Kalo mau jadi penulis jangan setengah-setengah gan. Jangan pake bingung musti ngelakuin apa. Trus jangan promotin buku lewat youtube lagi kalo ngga ada tim yang bener-bener profesional. Muka agan juga ngga menjual kalo nampang di depan kamera. Kalo tetep maksa mau promot lewat youtube, cari talent pengganti agan yang gayanya enak diliat, yang ganteng maksimal sekalian. Sebagai penulis ngga usah terlalu maksain ngekspos diri. Orang yang nonton video agan di youtube udah keburu males beli buku agan karna ngebayangin muka agan sebagai tokoh utama. Pengen bukunya laku apa pengen tampang agan yang wara wiri di youtube tapi hasilnya ancur?

Mau sakit hati itu sih terserah agan, tapi kenyataan itu emang pahit. Silahkan menulis lagi tapi ngga perlu ngekspos diri yang bakal berujung gagalnya penjualan buku agan karna rusaknya imajinasi pembaca saat nyaksiin penampilan agan di youtube. Penulis-penulis berbakat dan terkenal jarang mau nampang di layar kaca. Seorang penulis hanya ingin membuat para pembacanya bahagia membaca karya bukunya tanpa harus merusak imajinasi mereka. Kalo ada yang memuji video youtube agan, ane yakin itu semua bohong. Ngga ada orang yang mau jujur di sekitar agan.

Buku itu tentang berimajinasi, gan. Kalo agan berhasil menciptakan sebuah imajinasi yang diharapkan para pembaca, ane yakin buku agan bakal laku bahkan jadi bestseller. Tapi kalo agan gatel pengen nampang di depan kamera mending jadi artis sinetron sekalian, ngga usah jadi penulis. What's your choice?

Sekian gan....
image-url-apps
Quote:


iya setuju ane sama zaskia nih, seperti andrea hirata misalnya beliau jarang menampakan dirinya dilayar kaca tetapi karyanya bisa diterima dengan baik bahkan best seller.
image-url-apps
Quote:


Ane ga sakit hati kokk. Banyak umpatan yang lebih nyelekit ketimbang pernyataan agan.. Hahahhaa.. Yah, namanya juga baru mulai dan ada yang kasih kesempatan, karena ane ngeliat itu adalah sebuah peluang, ane coba untuk ambil peluang tersebut.

Ya mungkin ini bagian dari pembelajaran ane untuk jangan terlalu menggebu2 ketika mengharapkan sesuatu. Bekerja optimal itu perlu. Tapi, harapan tidak selamanya sesuai dengan ekspetasi. Itu sebabnya ane coba tuangin keluh kesah disini. Jujur, ane sangat2 bahagia karena kaskus bisa jadi wadah ane intropeksi diri. Dimana ane sadar penikmat kaskus cukup dewasa ketika memberikan masukan ke orang yang butuh nasihat.. Dari lubuk hati yang paling dalam, sedikitpun ane ga ada niat untuk berhenti. Istirahat sejenak pasti perlu karena emang lagi kecewa banget.. Hahaha..

Makasih ya gan.

image-url-apps
Quote:


wkwkwkwkwkwk..sambel pedes merapat.emoticon-Ngakak
image-url-apps


Quote:


Dari semalam memang pengen bilang begini tapi nggak enak sama TSnya emoticon-Shakehand2 emoticon-Shakehand2
image-url-apps
di coba aja dulu gan, kali aja cocok emoticon-Big Grin
×