alexa-tracking

5 Pembelaan Ratna Sarumpaet Disertai Dasar Hukum Terkait Mobilnya Diderek Dishub DKI

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb2617582b2e01768b4568/5-pembelaan-ratna-sarumpaet-disertai-dasar-hukum-terkait-mobilnya-diderek-dishub-dki
5 Pembelaan Ratna Sarumpaet Disertai Dasar Hukum Terkait Mobilnya Diderek Dishub DKI
5 Pembelaan Ratna Sarumpaet Disertai Dasar Hukum Terkait Mobilnya Diderek Dishub DKI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktivis senior Ratna Sarumpaet mengadakan jumpa pers untuk mengklarifikasi terkait mobilnya yang diderek petugas Dishub DKI Jakarta di Taman Honda Tebet, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Ratna hadir didampingi pengacaranya, Samuel Lengkey di Dapur Indonesia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/4/2018).

"Jumpa pers ini ingin menjelaskan kenapa kedudukan hukum dan apa yang sebenarnya terjadi dari versi saya. Kemarin kan yang beredar di media kan lebih ke versi khayalan dan versi Dishub," ujar Ratna.

Terkait dengan kejadian tersebut, Ratna membuat klarifikasi.

Baca: Mengaku Ucapannya Sering Dipelintir di Media Sosial, Ratna Sarumpaet: Biar Waktu Mendidik Masyarakat

Yang pertama, bahwa saat mobil B 1237 BR diderek, Ratna berada dalam mobil dan tidak meninggalkan mobil.

Sehingga posisi mobil tersebut bukanlah parkir, melainkan berhenti, karena sedang menunggu sang anak yang sudah selesai berolahraga.

Berdasarkan Pasal 1 ayat 16 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu lintas mengenai posisi mobil yang berhenti yakni: Berhenti adalah keadaan kendaraan tidak bergerak untuk sementara dan tidak ditinggalkan pengemudinya.

Pembelaan kedua Ratna yaitu jalan di lokasi mobil B 1237 BR berhenti tidak terdapat marka jalan, seperti yang disyaratkan dalam Pasal 1 ayat 1 dan Pasal 3 ayat 1 dan 2 Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 34 Tahun 2014 Tentang Marka Jalan, hal ini dikaitkan dengan Pasal 38 ayat 1 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 5 Tahun 2014 Tentang Transportasi.

Ketiga, Petugas Dinas Perhubungan yang melakukan derek tidak menunjukkan identitasnya sebagai petugas dari Seksi Penegakan Hukum Dinas Perhubungan DKI Jakarta, yang diberi kewenangan sesuai dengan Pasal 27 ayat 3 huruf (e), Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 270 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Perhubungan.

Baca: Perdebatan Ratna Sarumpaet dan Dishub DKI, Sandiaga Minta Sosialisasi Perda Ditingkatkan

Keempat. petugas yang menderek mobil tidak menegur atau memberi kesempatan bagi Ratna untuk memindahkan kendaraan, seperti yang dicantumkan dalam pasal 64 ayat l, ayat 2, ayat 3, ayat 4 dan ayat S Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Perparkiran.

Kelima, sebagai aparatur sipil negara, Petugas derek telah melanggar asas profesional. asas proporsional, asas keterbukaan, asas keadilan, dan telah mengabaikan prinsip kode etik, kode perilaku, integritas dan moralitas sesuai dengan Pasal 1 dan Pasal 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Ratna mengatakan bahwa kejadian ini dapat menimpa siapapun, oleh karenanya ia memintaa agar segera menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kali ini tolong bantu saya meluruskan persoalan ini bukan persoalan Ratna Sarumpaet. Persoalan ini bahkan bukan persoalan Anies Baswedan semata. Tapi persoalan ini merupakan persoalan semua Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia mempunyai masalah ini," ungkap Ratna.

Penulis: Suci Febriastuti

Berita ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: 5 Pembelaan Ratna Sarumpaet Soal Mobilnya Diderek Petugas Dishub DKI Jakarta


Sumber : http://www.tribunnews.com/metropolit...rek-dishub-dki

---

Baca Juga :

- Perdebatan Ratna Sarumpaet dan Dishub DKI, Sandiaga Minta Sosialisasi Perda Ditingkatkan

- Mengaku Ucapannya Sering Dipelintir di Media Sosial, Ratna Sarumpaet: Biar Waktu Mendidik Masyarakat

- Ratna Sarumpaet Somasi Dishub, Sandiaga: Ikuti Prosedur Hukum yang Berlaku