alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sanksi Kepada Dokter Terawan Belum Dijatuhkan
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb193c507410cd488b456e/sanksi-kepada-dokter-terawan-belum-dijatuhkan

Sanksi Kepada Dokter Terawan Belum Dijatuhkan

 Ketua Dewan Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. DR. Dr. A. Razak Thaha menegaskan, Pengurus Besar IDI masih memproses bukti-bukti dan menimbang secara matang soal penjatuhan sanksi kepada dokter Terawan.
Baca juga : IDI akan Cari Pelaku yang Membocorkan Surat Sanksi Dokter Terawan
’’Jumat lalu dokter Terawan telah melakukan pembelaan. PB IDI tidak akan mengambil keputusan secara gegabah. Kami butuh waktu untuk memutus seadil-adilnya. Karena sanksi belum dijatuhkan, Dr. Terawan statusnya saat ini masih anggota IDI,’’ kata dokter yang akrab di panggil Prof Aca dalam jumpa pers di sekretariat IDI Jalan Sam Ratulangi, di Jakarta, Senin (9/4).
IDI menyatakan masih menunda sanksi kepada Dr. Terawan. Belum berlakunya surat keputusan tersebut karena polemik yang berkembang sudah menjurus kemana-mana, direspon banyak tokoh nasional, dan menimbulkan kehebohan publik. Sehingga keputusan ditinjau ulang dan sembari melihat situasi yang berkembang.
Baca juga : DPR Akan Panggil IDI, Dokter Terawan, Pekan Depan
Kontroversi kebocoran surat IDI yang berisi skorsing kepada dokter Terawan bukan masalah baru sebenarnya. Sudah tiga tahun persoalan ini mencuat, bahkan yang bersangkutan sudah dipanggil sebanyak enam kali untuk mengklarifikasi, supaya terjadi penyelesaian masalah yang melibatkan anggota dan organisasi dokter terbesar di Indonesia ini.
’’Tahapan yang mestinya terjadi dalam proses ini. Pertama Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) memeriksa dan bersidang. Itu sudah dilakukan sejak 2015, dengan memanggil Dr. Terawan sudah enam kali. Dengan berkali-kali sidang, di dalam Anggaran Rumah Tangga IDI, MKEK memberi keputusan etik berdasarkan sidang-sidang mahkamah etik,’’ tambah Pakar Kesehatan dari Universitas Hasanuddin Makassar ini.
Baca juga : IDI Siap Pertanggungjawabkan Pemecatan Dokter Terawan
Keputusan yang dijatuhkan IDI pun tidak boleh dilakukan sewenang-wenang. Pihak yang diduga bermasalah, diberi hak membela diri dan forumnya difasilitasi, sehingga keputusan yang diambil memenuhi unsur keadilan.
’’Pada saat kemahkamahan, pihak bersangkutan berhak dibela badan hukum pembinaan anggota. Hasilnya disampaikan ke PB IDI untuk menjadi rekomendasi, lalu dieksekusi. Sebelum keputusan dilaksanakan, yang bersangkutan harus diberi forum bela diri. Forum tersebut sudah hari jumat lalu. Kewenangan kami hanya etik, kalau soal pelayanan kesehatan itu ranah Tim Health Technology Assessment,’’ pukas Prof Aca.

Sumber: www.law-justice.co
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 2
Karena banyak awam yang gak bisa membedakan sains dan Pseudoscience, jangankan masalah ini waktu tangan robot di Bali, gunung padang, blue energy, dll aja banyak yang bela.
Diubah oleh cosebel
nyimak dolo,bree..
Quote:


wkkwkw ada juga goblokers yg ngeles bumi telur unta bray.. pas ditanya telurnya ceplok apa dadar mereka ga bisa jawab juga tuh emoticon-Bedug
Sanksi Kepada Dokter Terawan Belum Dijatuhkan
Pindah warga negara aja jadi orang jerman...
Ayo lah IDI.. jangan terintimidasi sama netijen2 yg cuma ikut2an karena ada sejumlah tokoh ngebela.. dia memang menyembuhkan banyak orang, akan tetapi jauh sebelum dia menyembuhkan banyak orang, dia sudah di sumpah jabatan terlebih dahulu.. pelanggaran kode etik tetaplah pelanggaran kode etik
Diubah oleh aztec.wannabe
Quote:


blue energy bikin emoticon-Ngakak (S), sekelas kepala negara bisa ketipu emoticon-Nohope
gini nih kenapa orang pinter males di indonesia,,,,
karena di negeri sendiri tidak di akui cuma bisanya di nyinyirin aja....
contoh pak bj habibie , sri mulyani , arcanda itu sudah menjadi korban org2 nyinyir....

saya setuju dengan penyataan pak prabowo tahun 2030 indonesia akan hancur kalau orang orang pinter di indonesia di nyinyirin trus dan di hambat seperti ini.....emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)
Quote:


Inilah orang Indonesia, gak bisa bedakan antara penemuan ilmiah dan yang belum terbukti secara ilmiah
Waktu kasus blue energy, padi super toy, gunung padang, bahkan iron man Bali juga pembelaan ya sama

Padahal udah ada yang kasih penjelasan kenapa IDI bertindak

Quote:



Quote:



Quote:


susah lah gan mendingan aye cabut aja dari indo emoticon-Traveller emoticon-Traveller emoticon-Traveller
Quote:


Silakan, bahkan di negara maju praktik seperti ini bisa di pidana klo gak sesuai standar medis.
Berani ngaku dokter ya kudu pake standar kedokteran, berani ngaku bikin penemuan baru ya kudu berani di uji secara ilmiah.
Klo belum teruji ilmiah lalu sudah di komersilkan dan masih berpayung dalam dunia medis/kedokteran ya silakan berhadapan dengan hukum.
Makanya penemuan baru butuh penelitian bertahun2 biar bisa teruji klinis, jangan pasien reguler dijadikan kelinci percobaan.
Diubah oleh cosebel
Quote:


Banyak hal yg blm terbukti secara ilmiah tapi hasilnya cukup memuaskan

Begitu juga sebaliknya, ada hal2 yg katanya sudah diuji ilmiah tapi hasilnya kurang memuaskan

Dan ilmu kedokteran bisa dibilang masih muda dan masih berkembang
Quote:

Makanya dibaca lagi, biar gak muter2


Quote:



Quote:



Udah ada kok Solusinya, masih aja Ente muter2
Klo udah masuk ke ranah alternatif, mau pake metode brainwashed, Prana, chi, aura, pijat, akupunktur, ruqyah, atau pakai jin sekalipun IDI gak bisa ganggu gugat.
Diubah oleh cosebel
no comment
Quote:


yah terserah ente aja gan yang penting di indonesia gk bisa berkembang dan byk org indonesia yg pinter2 pada cabut dari indo....emoticon-Traveller
Quote:


Gak ada hubungannya, di luar malah lebih parah dalam menindak pelanggaran seperti ini. So kapan pindah dari Indonesia?
Quote:


Selama ini blm ada tanggapan dari pak dokter Terawan knp dia gak mau terbuka kpd IDI

Mungkin masalah kredibilitas atau obyektifitas atau masalah lain ?

Beliau dokter sekaligus Mayjen..... gak mungkin lah tanpa alasan dia menghindar terus

Kita tunggu aja tanggapan beliau
Quote:

Justru ane malah berharap dia ajukan untuk penelitian ilmiah, klo emang udah teruji dan bisa dipertanggungjawabkan bukan gak mungkin ada orang Indonesia yang dapat nobel
Ini penemuan besar, kenapa dia gak daftarkan paten?
Quote:


dih kepo deh ts hahah lagian ane juga dha gk di indo lagi kok emoticon-Wakaka emoticon-Wkwkwk emoticon-Wakaka
Quote:


Ane bukan TS

Quote:

Iyain aja
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di