alexa-tracking

Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb15bd98e31bc9578b4581/presiden-yang-dulu-dulu-urus-sertifikatnya-lama-benar-tidak
Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak?
Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak?

JPP, SUKABUMI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan 3.063 sertifikat hak atas tanah untuk rakyat Kabupaten Sukabumi dan sekitarnya di Lapangan Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (7/4/2018) sore.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mengatakan, yang dulu itu seluruh Indonesia itu setahun hanya keluar kira-kira 500.000 sertifikat. Tahun kemarin di Jawa Barat saja sudah dikeluarkan 590.000 sertifikat, hanya Jawa Barat.

“Tahun ini Insyaallah nanti 1.200.000 sertifikat akan diberikan pada masyarakat Jawa Barat,” tegas Presiden.

Kalau target 1.200.000 sertifikat itu tidak terpenuhi, Kepala Negara akan mencopot Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tentu saja, Menteri ATR/Kepala BPN akan memberikan target kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), kalau tidak bisa memenuhi target akan dicopot.

Presiden menegaskan, kerja memang harus seperti itu, supaya rakyat terlayani dengan cepat, dengan baik. “Yang dulu-dulu ngurus sertifikat lama? Gini, gini, gini, gini, sana diminta, sini diminta. Bener ndak? Tahu saya, sudah tahu,” ujar Presiden.

Karena itu, Kepala Negara menjelaskan, sekarang ada percepatan pensertifikatan tanah. Banyak yang menyampaikan kepada Presiden, di kantor BPN banyak yang enggak tidur mengurus ini supaya ini jadi, karena ada target.

Banyak Sengketa

Mengenai program pensertifikatan tanah itu, Presiden Jokowi menjelaskan, karena setiap dirinya ke daerah, ke kampung, ke desa selalu keluhannya sama masalah sengketa lahan.

“Sengketa tanah di mana-mana, semuanya, di semua provinsi ada enggak di Jawa, Sumatra, di Maluku, Kalikantan, di NTB, di Papua, urusan sengketa tanah di mana-mana. Antara masyarakat dengan pemerintah, masyarakat dengan BUMN, masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan masyarakat, anak dengan bapak, anak dengan ibu, banyak,” papar Presiden seraya menambahkan, kalau sudah pegang sertifikat menjadi jelas sekarang.

Kepala Negara pun berpesan, agar sertifikat ini jangan ada yang dijual. Tetapi kalau mau dijadikan jaminan pinjaman ke bank, Presiden berpesan agar dihitung, dikalkulasi bisa mengangsur setiap bulannya, bisa mencicil tidak setiap bulannya. “Kalau ndak, jangan, nanti hilang sertifikatnya,” ujar Presiden.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. (stkb/bpmi/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/24-nasional/319315...ma-benar-tidak

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak? PNS yang Bertugas Saat Cuti Bersama Dapat Tambahan Cuti Tahunan  

- Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak? Menko Wiranto: Masih Banyak yang Belum Merasa Miliki Negeri Ini

- Presiden: Yang Dulu-Dulu Urus Sertifikatnya Lama, Benar Tidak? Indonesia Tidak Akan dan Tidak Boleh Bubar!

halah di bpn jaksel aja kalo urus perorangan naudzubillah lemotnya, surat keluar misal januari di berikan ke pemohon maret

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)

di bpn jakbar, pengukuran sampe 6 bulan ga memberikan hasil ukurnya ke pemohon.

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)

kirim pesan ke lapor, malah pelapor diancem sama petugas bpn.

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)