alexa-tracking

Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acb0b6f529a45cd0a8b4577/pemerintah-siapkan-langkah-hadapi-ramadan-dan-idul-fitri-1439-h
Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H
Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H

JPP, JAKARTA - Pemerintah menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga-harga bahan pokok dalam menghadapi bulan Ramadan dan Idul Fitri 1439 H/2018 sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rapat Terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4/2018) sore.

Demikian disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita usai mengikuti Ratas tersebut. Mendag menjelaskan, yang sensitif adalah beras. Namun, dari sisi harga sudah mulai menurun, seiring tersedianya pasokan. Ia menargetkan minimal adalah mencapai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Bahwa kami juga akan mengupayakan seiring dengan tersedianya pasokan di bawah HET karena supply dan demand tentu akan menentukan,” ujar Anggartiasto kepada wartawan usai Ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (5/4/2018).

Untuk itu, pada pertengahan bulan ini, menurut Enggartiasto, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mewajibkan seluruh pedagang beras di pasar tradisional menjual beras medium. Apabila di daerah tersebut tidak memiliki stok beras medium maka pemerintah akan menyediakan yaitu melalui Bulog, dengan harga patokan yaitu Harga Eceran Tertinggi.

“Tidak ada alasan tidak ada stok dan tidak ada alasan harganya tidak mencapai itu, karena kami menyediakan kalau tidak ada,” ucap Enggartiasto.

Untuk minyak goreng, menurut Mendag, juga tidak ada masalah karena Kemendag sudah meminta dan mewajibkan seluruh produsen minyak goreng sebanyak 20% dari total produksinya harus dijual dalam kemasan sederhana Rp 11.000 per liter.

“Kita mengimbau juga kemasan 0.5 liter tapi harganya menjadi Rp 6.000 karena biaya pengemasannya, dan minyak goreng curah Rp 10.500,” ujar Enggartiasto seraya menambahkan dari sisi supply tidak ada gangguan karena Kemendag sudah memintakan untuk mereka dari jauh-jauh hari sudah mendistribusikan.

Kemudian gula, telur, dan daging ayam, menurut Mendag, tidak ada masalah. Namun justru ia khawatir harga yang terjun bebas terlalu jauh karena supply-nya berlebih.

Impor Daging

Untuk daging, Mendag melaporkan bahwa daging beku disiapkan dengan harga Rp 80.000 baik daging impor eks India maupun daging beku paha depan diimpor dari berbagai sumber, yaitu Australia, New Zealand, Meksiko, Spanyol, dan sekarang sedang dipersiapkan oleh Kementerian Pertanian melalui Dirjen PKH peninjauan dan penelitian Brazil.

Menurut Mendag, pemerintah hanya akan mengeluarkan izin impor daging paha depan dan sebagainya. “Kalau paha belakang lebih dari Rp 80.000 kita tolerir, kalau mau dengan Rp 80.000 alhamdulillah. Bagi mereka yang bersedia menjual kepada konsumen dengan harga Rp 80.000, kalau tidak kami tidak keluarkan izin impor. Dan kalau tidak ada yang mau saya impor sendiri yaitu BUMN kami akan suruh impor,” ulas Enggartiasto. (stkb/nbh)


Sumber : https://jpp.go.id/nasional/kabinet-k...l-fitri-1439-h

---

Kumpulan Berita Terkait NASIONAL :

- Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H Menteri LHK Ingatkan Daerah Serius Menangani Masalah Sampah

- Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H Utusan Khusus Presiden Siapkan Perundingan Kedelapan Batas Maritim RI-Malaysia

- Pemerintah Siapkan Langkah, Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 1439 H Mendagri: Pemerintah Siapkan Blanko KTP el untuk 2,2 Juta Pemilih Pemula

×